Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Efisiensi, Starbucks Kembali PHK 1.100 Karyawannya

Iwan Supriyatna | Rina Anggraeni | Suara.com

Selasa, 25 Februari 2025 | 13:28 WIB
Efisiensi, Starbucks Kembali PHK 1.100 Karyawannya
Starbucks Thamrin. (Suara.com/Fajar Ramadhan)

Suara.com - Starbucks memangkas 1.100 pekerjaan dan menyederhanakan menunya di Amerika Serikat (AS).

Hal ini karena berupaya meningkatkan bisnis yang lesu di pasar dalam negeri. Beberapa menu yang dihilangkan termasuk Royal English Breakfast Latte, White Hot Chocolate, dan beberapa jenis frappuccino campuran.

Namun, Starbucks mengatakan lebih banyak penawaran akan dipangkas. Agar bertujuan untuk mengecilkan menunya hampir sepertiga selama tahun depan, dengan harapan dapat mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan kualitas dan konsistensi.

Perusahaan telah bergulat dengan penurunan penjualan yang berkelanjutan sejak tahun lalu, yang khususnya terasa di AS.

Kepala eksekutif Brian Niccol, yang sebelumnya mengepalai rantai makanan Meksiko Chipotle, dibawa ke Starbucks tahun lalu untuk membantu membalikkan keadaan bisnis.

Ia mengatakan ingin melihat perusahaan kembali ke akarnya sebagai kedai kopi. "Minuman yang ditetapkan untuk talenan tidak biasa dibeli, dapat rumit dibuat, atau seperti minuman lain di menu kami", kata Starbucks dilansir BBC, Selasa (25/3/2025).

"Kami menyederhanakan menu kami untuk fokus pada lebih sedikit item yang populer, yang dieksekusi dengan sangat baik," tambahnya.

Keputusan ini akan membuka jalan bagi inovasi, membantu mengurangi waktu tunggu, meningkatkan kualitas dan konsistensi, dan selaras dengan identitas inti sebagai perusahaan kopi.

PHK yang diumumkan pada hari Senin difokuskan pada peran "mitra pendukung" perusahaan dan tidak akan memengaruhi pekerjaan atau investasi di toko.

Perusahaan mengatakan akan memberi tahu staf yang terdampak oleh keputusan tersebut pada tengah hari pada hari Selasa. Perusahaan juga menghilangkan "beberapa ratus" posisi yang terbuka dan tidak terisi.

"Tujuan kami adalah untuk beroperasi lebih efisien, meningkatkan akuntabilitas, mengurangi kompleksitas, dan mendorong integrasi yang lebih baik," tulis Tn. Niccol dalam pengumuman tersebut.

Starbucks mempekerjakan lebih dari 360.000 orang dan mengoperasikan atau memberi lisensi pada lebih dari 40.000 toko di seluruh dunia. AS merupakan pasar terbesar dan terpentingnya.

Tetapi mereknya di sana telah merosot dalam beberapa tahun terakhir karena pelanggan mengeluhkan waktu tunggu yang lama dan harga yang tinggi, dan perusahaan bergulat dengan para barista yang berusaha berserikat.

Perusahaan tersebut juga terlibat dalam perdebatan mengenai perang Israel-Gaza, menghadapi seruan boikot dari kubu pro-Israel dan pro-Palestina, meskipun perusahaan berupaya untuk tetap netral.

Perusahaan tersebut bulan lalu mengatakan transaksi di toko-toko AS yang dibuka setidaknya selama setahun turun 8% pada kuartal terakhir, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 19:03 WIB

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:09 WIB

Literasi Keuangan Jadi Kunci Perempuan Lebih Percaya Diri Kelola Bisnis

Literasi Keuangan Jadi Kunci Perempuan Lebih Percaya Diri Kelola Bisnis

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 17:46 WIB

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 16:36 WIB

Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini

Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:46 WIB

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:42 WIB

Waskita Beton Precast (WSBP) Kantongi Pendapatan Rp395 Miliar

Waskita Beton Precast (WSBP) Kantongi Pendapatan Rp395 Miliar

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 17:56 WIB

SMBC Indonesia Catat Penyaluran Kredit Rp191,8 Triliun di Q1-2026

SMBC Indonesia Catat Penyaluran Kredit Rp191,8 Triliun di Q1-2026

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 17:51 WIB

Menkeu Purbaya Bongkar Alasan Copot Febrio dan Luky: Ada 'Noise' Internal!

Menkeu Purbaya Bongkar Alasan Copot Febrio dan Luky: Ada 'Noise' Internal!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 16:54 WIB

Badai PHK Belum Berlalu, Nike Kembali Pangkas 1.400 Karyawan

Badai PHK Belum Berlalu, Nike Kembali Pangkas 1.400 Karyawan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 14:44 WIB

Terkini

Klarifikasi Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar: Bukan Bagian BNI

Klarifikasi Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar: Bukan Bagian BNI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 07:29 WIB

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 22:10 WIB

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 20:38 WIB

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 19:03 WIB

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:09 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:01 WIB

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 17:14 WIB

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 16:36 WIB

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:32 WIB