Komitmen pada Keberlanjutan Industri Baja, Krakatau Posco Raih Predikat Green PROPER

Iwan Supriyatna

Rabu, 26 Februari 2025 | 15:30 WIB
Komitmen pada Keberlanjutan Industri Baja, Krakatau Posco Raih Predikat Green PROPER
PT KRAKATAU POSCO (PTKP) melakukan peningkatan sumber daya manusia (SDM).

Suara.com - KRAKATAU POSCO meraih penghargaan dalam ajang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) 2024.

Team Leader Environment Management KRAKATAU POSCO Mokhamad Naskuri mengatakan bahwa pihaknya menjadi satu-satunya perusahaan besi dan baja yang berhasil mempertahankan predikat Green PROPER selama dua tahun berturut-turut di antara 78 industri besi dan baja yang berpartisipasi, dan prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen KRAKATAU POSCO dalam menjalankan operasional industri yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Tahun ini, sebanyak 4.495 perusahaan dari berbagai sektor industri turut serta dalam PROPER 2024. Dari jumlah tersebut, 85 perusahaan berhasil meraih predikat Gold, 227 perusahaan meraih Green, 2.649 perusahaan mendapatkan Blue, 1.313 perusahaan memperoleh Red, dan 16 perusahaan tercatat dalam kategori Black.

"Keberhasilan KRAKATAU POSCO mempertahankan predikat Green di tengah persaingan ketat mencerminkan inovasi dan strategi berkelanjutan yang terus diimplementasikan oleh perusahaan.
Salah satu faktor utama yang mendorong keberhasilan KRAKATAU POSCO dalam PROPER 2024 adalah penerapan Life Cycle Assessment (LCA)," kata Naskuri ditulis Rabu (26/2/2025).

Melalui pendekatan ini, KRAKATAU POSCO melakukan perhitungan dampak lingkungan secara menyeluruh, mulai dari hulu proses penambangan bahan baku hingga penggunaan kembali by-product dalam proses produksi. Dengan laporan LCA, KRAKATAU POSCO mampu mengidentifikasi hotspot dalam rantai produksinya dan mengambil langkah-langkah perbaikan untuk meminimalkan dampak lingkungan.

Ia menambahkan, sebagai perusahaan baja terpadu, KRAKATAU POSCO memiliki keunggulan dimana hampir 100% by-product yang dihasilkan dapat dimanfaatkan kembali dalam proses produksi secara efisien.

"Contohnya, sisa hasil produksi seperti dust, scale, & slag digunakan kembali di Sinter Plant, sementara off-gas dimanfaatkan sebagai pengganti bahan bakar tak terbarukan seperti gas alam. Langkah-langkah ini tidak hanya mengurangi limbah industri, tetapi juga menekan konsumsi energi dan emisi karbon," tambah Naskuri.

Ia menegaskan, KRAKATAU POSCO tidak akan berhenti di predikat Green. Ke depannya, perusahaan menargetkan PROPER Gold pada tahun 2025 dengan meningkatkan kontribusi dalam aspek Keanekaragaman Hayati, Inovasi Sosial dan implementasi Social Return On Investment (SROI).

"Salah satu inisiatif yang tengah dikembangkan terkait dengan pengembangan keanekaragaman hayati / Biodiversity adalah penanaman mangrove di Kecamatan Tanara sebagai bagian dari program rehabilitasi lingkungan," ungkapnya.

baca juga

Penanaman mangrove ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keanekaragaman hayati, tetapi juga berkontribusi pada penurunan emisi karbon. Berdasarkan penelitian, satu pohon mangrove mampu menyerap hingga 308 kilogram CO2 sepanjang masa hidupnya.

Dengan langkah ini, KRAKATAU POSCO berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menciptakan industri besi dan baja yang lebih hijau dan berkelanjutan dan keberhasilan KRAKATAU POSCO dalam PROPER 2024 menjadi bukti bahwa industri baja dapat berkembang tanpa mengorbankan lingkungan.

Dengan strategi inovatif seperti Life Cycle Assessment, pemanfaatan by-product, dan program keanekaragaman hayati, KRAKATAU POSCO terus berupaya menjadi pelopor dalam praktik industri yang ramah lingkungan.

Melalui komitmen yang kuat, KRAKATAU POSCO optimistis dapat mencapai PROPER Gold pada 2025, sekaligus memberikan dampak positif yang lebih besar bagi lingkungan dan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Krakatau Posco Kembangkan Urban Farming Sebagai Ketahanan Pangan di Kecamatan Ciwandan

Krakatau Posco Kembangkan Urban Farming Sebagai Ketahanan Pangan di Kecamatan Ciwandan

Bisnis | Jum'at, 06 Desember 2024 | 06:25 WIB

Krakatau Posco Resmikan Sumber Energi Bertenaga Surya Pertama

Krakatau Posco Resmikan Sumber Energi Bertenaga Surya Pertama

Bisnis | Senin, 25 November 2024 | 14:39 WIB

Krakatau Posco Jadi Wajib Pajak yang Berkontribusi Signifikan di Wilayah Banten

Krakatau Posco Jadi Wajib Pajak yang Berkontribusi Signifikan di Wilayah Banten

Bisnis | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 07:54 WIB

Terkini

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

×