Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.885

Presdir Indocement Beberkan Strategi Hadapi Tantangan Ekonomi Dalam Negeri dan Iklim 2025

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Kamis, 13 Maret 2025 | 16:38 WIB
Presdir Indocement Beberkan Strategi Hadapi Tantangan Ekonomi Dalam Negeri dan Iklim 2025
Presiden Direktur PT Indocement Tunggal Prakasa, Christian Kartawijaya dalam acara "Meet The CEO" besutan IDNFinancials.com dengan Suara.com.

Suara.com - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (Indocement), salah satu produsen semen terkemuka di Indonesia, telah menunjukkan ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi dan alam yang muncul di awal tahun 2025.

Perusahaan ini berhasil mengadaptasi operasionalnya dengan pemanfaatan teknologi canggih, seperti AI, robotik, dan expert system, untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya operasional.

"Kita sudah pakai AI dan kita pakai robotik, dan kita ada expert system. Dulu satu operator handle satu batch plant misalkan untuk beton satu rebirth, kemudian sekarang satu operator menghandle tiga batch plant dan semua duduknya di ruangan yang sama," kata Presiden Direktur PT Indocement Tunggal Prakasa, Christian Kartawijaya dalam acara "Meet The CEO" besutan IDNFinancials.com dengan Suara.com dikutip Kamis (13/3/2025).

Christian juga mengatakan, di tengah kondisi pasar yang fluktuatif akibat pemangkasan anggaran oleh pemerintah dan dampak musim hujan yang menyebabkan banjir, Indocement tetap mampu mempertahankan performa yang stabil.

Menurut Christian, meskipun volume penjualan mengalami penurunan, perusahaan ini tidak terburu-buru memberikan diskon yang bisa mempengaruhi harga jual di pasaran.

“Kami melihat 2025 ini dimulai dengan cukup oke, tetap volumenya ngedrop karena ada banjir, ada musim hujan, tapi kelihatannya nggak panik. Biasanya kalau kondisi begini, banyak yang pada lempar diskon. Tetapi Alhamdulillah, hingga saat ini, semua cukup lumayan," ujar Christian.

Selain menghadapi tantangan domestik, Indocement juga terpengaruh oleh dinamika ekonomi global, khususnya perang tarif yang diberlakukan oleh Amerika.

Kebijakan ini telah memberikan tekanan tambahan pada industri semen, yang beroperasi dalam pasar global yang sangat kompetitif.

Meski demikian, Indocement tetap berupaya untuk menavigasi tantangan ini dengan strategi pasar yang matang dan inovasi terus-menerus.

baca juga

Inovasi yang paling mencolok dari Indocement adalah pengoptimalan penggunaan AI dan robotik dalam operasional produksi.

Dengan teknologi ini, satu operator yang sebelumnya hanya dapat mengelola satu batch plant kini dapat mengelola tiga batch plant sekaligus.

Semua operator ini ditempatkan dalam satu ruangan yang sama, memungkinkan efisiensi kerja dan koordinasi yang lebih baik.

Teknologi tersebut tidak hanya mengurangi biaya tenaga kerja tetapi juga meningkatkan kecepatan dan akurasi produksi.

Tindakan proaktif Indocement dalam mengadopsi teknologi canggih dan mengoptimalkan proses operasional menunjukkan komitmennya terhadap inovasi dan efisiensi.

Hal ini penting, terutama saat industri menghadapi tekanan dari perubahan kebijakan eksternal dan ketidakpastian ekonomi global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Presdir Indocement Gandeng Ahli dari Jerman untuk Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Cerita Presdir Indocement Gandeng Ahli dari Jerman untuk Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Bisnis | Kamis, 13 Maret 2025 | 16:23 WIB

Lowongan Kerja Indocement Berbagai Jurusan, Lulusan S1 Hingga S2

Lowongan Kerja Indocement Berbagai Jurusan, Lulusan S1 Hingga S2

Bisnis | Rabu, 27 September 2023 | 09:57 WIB

INTP Optimis Permintaan Semen Mulai Naik di Mei 2023

INTP Optimis Permintaan Semen Mulai Naik di Mei 2023

Bisnis | Kamis, 30 Maret 2023 | 16:02 WIB

Terkini

Ijazah Makin Tinggi, Kerja Layak Makin Langka: Siapa yang Gagal?

Ijazah Makin Tinggi, Kerja Layak Makin Langka: Siapa yang Gagal?

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Viva Face Tonic Spirulina untuk Jenis Kulit Apa? Kenali Fungsinya agar Tak Salah Pilih

Viva Face Tonic Spirulina untuk Jenis Kulit Apa? Kenali Fungsinya agar Tak Salah Pilih

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:25 WIB

Promo Alfamart Terbaru 9 Agustus 2026, Ada Diskon Susu hingga Popok Bayi

Promo Alfamart Terbaru 9 Agustus 2026, Ada Diskon Susu hingga Popok Bayi

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:25 WIB

4 Perbedaan Jam Tangan Seiko 5 dan Seiko Prospex, Bukan Cuma Desainnya

4 Perbedaan Jam Tangan Seiko 5 dan Seiko Prospex, Bukan Cuma Desainnya

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:16 WIB

Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar

Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Pesan Tegas Sudaryono ke Kader Gerindra Semarang: Jangan Cuma Duduk di Kantor, Turun ke Rakyat!

Pesan Tegas Sudaryono ke Kader Gerindra Semarang: Jangan Cuma Duduk di Kantor, Turun ke Rakyat!

Jawa Tengah | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:11 WIB

10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika

10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:05 WIB

Indonesia-Brasil Jajaki PTA Mercosur, Pintu Masuk Produk RI ke Pasar Amerika Latin Terbuka

Indonesia-Brasil Jajaki PTA Mercosur, Pintu Masuk Produk RI ke Pasar Amerika Latin Terbuka

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:04 WIB

Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!

Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Aturan EUDR Mengancam Kopi Indonesia? Ini Strategi Kesiapan Petani Menembus Pasar Global

Aturan EUDR Mengancam Kopi Indonesia? Ini Strategi Kesiapan Petani Menembus Pasar Global

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:58 WIB

×