IHSG Terjungkal, Rencana Kebijakan Dwifungsi TNI Biang Kerok?

Achmad Fauzi

Selasa, 18 Maret 2025 | 15:52 WIB
IHSG Terjungkal, Rencana Kebijakan Dwifungsi TNI Biang Kerok?
Karyawan melintas di samping layar elektronik yang menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (9/9/2022). . ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memang tengah heboh diperbincangkan, imbas anjlok hingga 7 persen pada perdagangan Selasa (18/3/2025).

Banyak faktor yang membuat IHSG setia berada di zona merah hingga saat ini. Para Analis menduga bahwa kebijakan pemerintah seperti rencana dikembalikannya dwifungsi TNI yang menjadi salah satu biang kerok merosotnya IHSG.

Salah satunya, Analis dari Kiwoom Sekuritas, Oktavianus Adi yang menyebut, harusnya pemerintah menjaga kepercayaaan investor dari kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan.

Jangan sampai, kebijakan seperti rencana dikembalikannya dwifungsi TNI ini justru bikin blunder pasar saham.

"Ya dapat mempengaruhi, karena dengan situasi seperti dijelaskan diatas, harapannya adalah pemerintah dan regulator dapat memberikan trust kepada investor dengan kondisi yang lebih kondusif, khususnya terkait dengan kebijakan yang mempengaruhi perekenomian," ujarnya di Jakarta yang dikutip, Selasa (18/3/2025).

Di kesempatan terpisah, Ketua Komisi XI DPR RI, Misbakhun menegaskan, tidak ada kaitannya rencana kebijakan dwifungsi TNI dengan anjloknya IHSG.

"Nggak, Nggak ada (rencana kebijakan dwifungsi TNI biang kerok IHSG turun)," ucap dia.

Menurut Misbakhun, semua pihak jangan pesimis dengan kondisi IHSG saat ini. Sebab, dia menganggap, Indonesia memiliki keseimbangan fiskal yang kuat.

"Biasanya kan kita mengalami rebound. Itu yang selalu terjadi," beber dia.

baca juga

Sambangi BEI

Sejumlah anggota DPR menyambangi Bursa Efek Indonesia (BEI), setelah ambrolnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (18/3/2025).

Adapun beberapa anggota DPR yang hadir ke gedung BEI diantaranya, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sufmi Dasco, Ketua Komisi XI DPR Misbakhun, Wakil Ketua Komisi XI Mohamad Hekal, Wihadi Wiyanto, Putri Komarudin dan Fauzi Amro.

Dasco menegaskan, ekonomi fiskal Indonesia masih kuat, meski IHSG sedang terpuruk. Dia juga membantah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mundur dari jabatannya, karena ekonomi fiskal ini.

Sejumlah Anggota DPR RI menyambangi Gedung Bursa Efek Indonesia, setelah IHSG anjlok dalam.
Sejumlah Anggota DPR RI menyambangi Gedung Bursa Efek Indonesia, setelah IHSG anjlok dalam.

"Kalo persepsi investor luar saya nggak tau, Sri Mulyani tidak akan mundur, dan fiskal kita kuat," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (18/3/2025).

Dasco menyebut, anjloknya IHSG tidak terjadi saat ini saja. Menurut dia, jatuhnya IHSG sempat terjadi pada saat masa pandemi Covid.

"Menyikapi pembekuan otomatis dari akibat koreksi dari IHSG 5 persen yang emang otomatis dan bukan kali ini saja, udah pernah pas covid," ucap dia.

Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk pada perdagangan Selasa (18/3/2025) hingga menyebabkan transaksi dibekukan atau trading halt. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 11.30 WIB sebesar 353,613 poin atau melemah 5,022% ke level 6.158.

Ekonomi Fiskal Jadi Faktor

Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus mengatakan, biang kerok dari anjloknya IHSG ini berasal dari kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump hingga ekonomi fiskal.

Menurut dia, semua investor khawatir bahwa risiko fiskal kian mengalami peningkatan di Indonesia yang membuat banyak pelaku pasar dan investor pada akhirnya memutuskan untuk beralih kepada investasi lain yang jauh lebih aman dan memberikan kepastian imbal hasil.

"Sehingga saham menjadi tidak menarik, dan mungkin obligasi menjadi piihan setelah saham," ujar Nicodemus dalam keterangan tertulis, Selasa (18/2/2025).

Menurut dia, penerimaan Indonesia yang mengalami penurunan hingga 30 persen. Sehingga, mengakibatkan defisit APBN melebar, danmembutuhkan penerbitan utang yang lebih besar

"Dan tentu saja Rupiah kian semakin melemah. Hal ini yang berpotensi untuk menyebabkan Tingkat suku bunga Bank Indonesia juga akan lebih sulit untuk mengalami penurunan," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Anjlok, Bos BEI Salahkan Donald Trump

IHSG Anjlok, Bos BEI Salahkan Donald Trump

Bisnis | Selasa, 18 Maret 2025 | 15:42 WIB

IHSG Ambles, Teringat Kembali Ucapan Prabowo Saham Adalah Judi

IHSG Ambles, Teringat Kembali Ucapan Prabowo Saham Adalah Judi

Bisnis | Selasa, 18 Maret 2025 | 15:32 WIB

IHSG Merosot! Dasco: Ekonomi Fiskal Indonesia Kuat, Sri Mulyani Tak Akan Mundur

IHSG Merosot! Dasco: Ekonomi Fiskal Indonesia Kuat, Sri Mulyani Tak Akan Mundur

Bisnis | Selasa, 18 Maret 2025 | 15:16 WIB

Terkini

Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang

Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB

Bukan Soal Biaya, Mengapa ESG Perlu Dilihat Sebagai Cara Kelola Risiko?

Bukan Soal Biaya, Mengapa ESG Perlu Dilihat Sebagai Cara Kelola Risiko?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB

Inul Daratista Ungkap Cara Manjakan Kucing Kesayangan, Ternyata Waktu Makan Jadi Momen Bonding

Inul Daratista Ungkap Cara Manjakan Kucing Kesayangan, Ternyata Waktu Makan Jadi Momen Bonding

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:59 WIB

Spesifikasi Redmi Note 17 Series Lengkap, Ada yang Bawa Baterai 10.000 mAh & Anti Air 72 Jam

Spesifikasi Redmi Note 17 Series Lengkap, Ada yang Bawa Baterai 10.000 mAh & Anti Air 72 Jam

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 16:58 WIB

Menkeu Suahasil Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil hingga Dony Oskaria Ikut Hadir

Menkeu Suahasil Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil hingga Dony Oskaria Ikut Hadir

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:56 WIB

Kembalinya Harta Karun Sasak, Kain Tenun Berusia Seabad Lebih

Kembalinya Harta Karun Sasak, Kain Tenun Berusia Seabad Lebih

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 16:56 WIB

Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut

Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 16:54 WIB

Flash Sale BRImo: Beli Pulsa Cukup Bayar Pakai Uang Koin Rp1

Flash Sale BRImo: Beli Pulsa Cukup Bayar Pakai Uang Koin Rp1

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 16:48 WIB

Naik LRT Bareng Pramono, Prabowo Beri Instruksi Mendadak soal Penghijauan Jakarta

Naik LRT Bareng Pramono, Prabowo Beri Instruksi Mendadak soal Penghijauan Jakarta

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:45 WIB

Promo BRI x RiaMiranda, Beri Gift Spesial untuk 250 Pembeli Pertama

Promo BRI x RiaMiranda, Beri Gift Spesial untuk 250 Pembeli Pertama

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 16:44 WIB

×