Bukan Soal Biaya, Mengapa ESG Perlu Dilihat Sebagai Cara Kelola Risiko?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB
Bukan Soal Biaya, Mengapa ESG Perlu Dilihat Sebagai Cara Kelola Risiko?
Ilustrasi ESG. [Dok Pexels].
baca 10 detik
  • Sustainability Division Head PT Antam Tbk, Kunto Hendrapawoko, menyatakan bahwa ESG bukan sekadar biaya tambahan melainkan strategi mitigasi risiko operasional.
  • Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Katadata SAFE 2026 pada hari Rabu, 16 September 2026.
  • Antam berhasil masuk ke dalam tiga indeks ESG untuk periode Juni hingga November 2026 sebagai bentuk validasi eksternal.

Suara.com - Environmental, Social, and Governance (ESG) kerap dipahami sebagai komitmen keberlanjutan yang membutuhkan biaya. Perusahaan perlu mengalokasikan anggaran untuk mengurangi dampak lingkungan, meningkatkan keselamatan pekerja, membangun hubungan dengan masyarakat, hingga memperkuat tata kelola.

Cara pandang tersebut dapat membuat ESG terlihat sebagai pengeluaran tambahan di luar kegiatan bisnis. Padahal, persoalan lingkungan dan sosial juga dapat berkembang menjadi risiko yang mengganggu operasional dan keberlangsungan usaha.

Hal itu diungkapkan oleh  Sustainability Division Head PT Antam Tbk Kunto Hendrapawoko dalam Katadata SAFE 2026, Rabu, (16/09/2026).

Menurut dia, perusahaan perlu melihat ESG bukan hanya dari biaya yang dikeluarkan untuk menjalankan program keberlanjutan, tetapi juga dari risiko yang muncul ketika aspek tersebut tidak dikelola.

Ilustrasi Pahlawan Lingkungan (unsplash)
Ilustrasi Pahlawan Lingkungan (unsplash)

“Kami melihatnya dengan view yang berbeda. Bukan hanya apakah kita bisa membayar atau membiayai program ESG, tapi risikonya apa yang kita tanggung kalau risiko ini tidak dikelola,” kata Kunto.

Dalam industri yang aktivitasnya bersentuhan langsung dengan lingkungan dan masyarakat, risiko tersebut dapat muncul dalam berbagai bentuk. Persoalan lingkungan, kecelakaan kerja, konflik dengan masyarakat, hingga rendahnya penerimaan komunitas terhadap kegiatan perusahaan dapat berdampak pada kelancaran operasi.

Karena itu, ESG perlu ditempatkan sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan bisnis, bukan sekadar program tambahan. Dalam pertambangan, misalnya, pertimbangan keberlanjutan dapat dimulai sejak tahap eksplorasi, pengelolaan wilayah konsesi, konservasi, penerapan praktik pertambangan yang baik, pengelolaan lingkungan, hingga kegiatan pascatambang.

Pendekatan tersebut juga mengubah cara perusahaan memandang biaya. Pengeluaran untuk pengelolaan lingkungan, keselamatan, maupun hubungan dengan masyarakat tidak semata-mata menjadi biaya untuk memenuhi agenda ESG.

Di dalamnya terdapat upaya untuk mencegah atau mengurangi risiko yang berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar di kemudian hari.

baca juga

“Yang paling penting bahwa sustainability ini menjadi arsitektur bisnis,” ujar Kunto.

“Bagi kami, ESG yang paling penting bagaimana memastikan berjalan konsisten dengan bisnis.”

Perspektif mengenai ESG sebagai bagian dari pengelolaan risiko tersebut hadir di tengah meningkatnya perhatian terhadap praktik bisnis berkelanjutan.

Salah satu bentuk pengakuan terhadap penerapan ESG adalah masuknya perusahaan ke dalam indeks yang menggunakan sejumlah kriteria keberlanjutan.

Antam, misalnya, kembali menjadi konstituen tiga indeks ESG untuk periode Juni-November 2026, yakni Indeks SRI-KEHATI, Indeks ESG Quality 45 IDX KEHATI, dan Indeks ESG Sector Leaders IDX KEHATI.

Pencantuman tersebut diumumkan Bursa Efek Indonesia pada 21 Mei 2026 dan dikonfirmasi Yayasan KEHATI pada 9 Juni 2026. Bagi Antam, pencapaian itu disebut sebagai validasi eksternal, sementara penerapan ESG tetap diarahkan untuk menjadi bagian dari arsitektur bisnis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

News | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Greenpeace Pertanyakan SK Pencabutan IUP 4 Perusahaan Tambang Nikel di Raja Ampat

Greenpeace Pertanyakan SK Pencabutan IUP 4 Perusahaan Tambang Nikel di Raja Ampat

News | Senin, 14 September 2026 | 17:31 WIB

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:57 WIB

Terkini

Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang

Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB

Inul Daratista Ungkap Cara Manjakan Kucing Kesayangan, Ternyata Waktu Makan Jadi Momen Bonding

Inul Daratista Ungkap Cara Manjakan Kucing Kesayangan, Ternyata Waktu Makan Jadi Momen Bonding

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:59 WIB

Spesifikasi Redmi Note 17 Series Lengkap, Ada yang Bawa Baterai 10.000 mAh & Anti Air 72 Jam

Spesifikasi Redmi Note 17 Series Lengkap, Ada yang Bawa Baterai 10.000 mAh & Anti Air 72 Jam

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 16:58 WIB

Menkeu Suahasil Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil hingga Dony Oskaria Ikut Hadir

Menkeu Suahasil Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil hingga Dony Oskaria Ikut Hadir

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:56 WIB

Kembalinya Harta Karun Sasak, Kain Tenun Berusia Seabad Lebih

Kembalinya Harta Karun Sasak, Kain Tenun Berusia Seabad Lebih

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 16:56 WIB

Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut

Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 16:54 WIB

Flash Sale BRImo: Beli Pulsa Cukup Bayar Pakai Uang Koin Rp1

Flash Sale BRImo: Beli Pulsa Cukup Bayar Pakai Uang Koin Rp1

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 16:48 WIB

Naik LRT Bareng Pramono, Prabowo Beri Instruksi Mendadak soal Penghijauan Jakarta

Naik LRT Bareng Pramono, Prabowo Beri Instruksi Mendadak soal Penghijauan Jakarta

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:45 WIB

Promo BRI x RiaMiranda, Beri Gift Spesial untuk 250 Pembeli Pertama

Promo BRI x RiaMiranda, Beri Gift Spesial untuk 250 Pembeli Pertama

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 16:44 WIB

Kasus Suap HGB Mencuat, Nusron Wahid Lagi-lagi Absen Rapat di DPR

Kasus Suap HGB Mencuat, Nusron Wahid Lagi-lagi Absen Rapat di DPR

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:41 WIB

×