Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Mentan Targetkan Produksi 1 Juta Ton Beras di Kalteng, Akselerasi Cetak Sawah 75 Ribu Hektare

Fabiola Febrinastri | RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Kamis, 20 Maret 2025 | 15:04 WIB
Mentan Targetkan Produksi 1 Juta Ton Beras di Kalteng, Akselerasi Cetak Sawah 75 Ribu Hektare
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan nasional melalui cetak sawah di Kalimantan Tengah (Dok: Kementerian Pertanian)

Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan nasional melalui cetak sawah di Kalimantan Tengah. Melalui dukungan anggaran yang dialokasikan di Kalteng sebesar Rp3 triliun, pemerintah menargetkan produksi 2 juta ton gabah atau setara 1 juta ton beras.

“Ini Kalimantan Tengah potensinya besar. Kita cetak sawah anggaran kurang lebih Rp 3 triliun di sini. 75 ribu hektare kalau ini berhasil, kemudian ada oplah berhasil, Kalimantan Tengah bisa memproduksi 1 juta ton beras,” kata Mentan Amran usai Rakor Luas Tambah Tanam yang dihadiri Forkopimda Kalimantan Tengah dan penyuluh pertanian di di Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (19/3/2025).

Mentan Amran mengungkapkan bahwa program ini diharapkan dapat meningkatkan produksi beras di Kalimantan Tengah hingga 1 juta ton, sehingga tidak hanya mencukupi kebutuhan pangan lokal tetapi juga mampu menyuplai provinsi lain yang membutuhkan. Potensi besar ini harus dimanfaatkan secara optimal agar memberikan dampak ekonomi yang luas, terutama bagi masyarakat sekitar.

“Dengan 1 juta ton tersebut bahkan bisa mensuplai provinsi lain. Ini harapan kita karena besar potensinya dan akan mengangkat pendapatan masyarakat sekitar karena bantuan ini atas arahan Bapak Presiden untuk rakyat. Semua untuk petani. Ini yang kita berikan,” terangnya.

Untuk itu, dalam Rakor dan Sosialisasi Inpres Nomor 3 tahun 2025 tentang Pendayagunaan Penyuluh Pertanian, Mentan Amran menegaskan bahwa realisasi cetak sawah harus berjalan sesuai target. Hingga pertengahan tahun ini, dari target 75 ribu hektare, 63 ribu hektare sudah dalam tahap kontrak. Namun, evaluasi tetap dilakukan secara harian, mingguan, dan bulanan.

“Sekarang sudah kontrak semua tetapi nanti evaluasi harian, mingguan bulanan, progres kurang dari kabupaten itu kita cabut nanti kami serahkan ke kabupaten lain,” tegasnya.

Selain program cetak sawah, Kementerian Pertanian juga mendorong transformasi pertanian dari sistem tradisional ke modern dengan pendekatan holistik. Pemerintah akan menyediakan alat dan mesin pertanian secara besar-besaran, mulai dari traktor, alat panen, hingga fasilitas penyimpanan seperti gudang yang lengkap.

“Semua ini sedang berproses. Kita ingin memastikan bahwa petani memiliki akses terhadap teknologi pertanian modern, sehingga produksi meningkat dan kesejahteraan petani terjamin,” ujar Mentan.

Kementerian Pertanian terus berkomitmen untuk mempercepat transformasi sektor pertanian guna meningkatkan ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani.

Program ini merupakan bentuk nyata dari arahan Presiden untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional serta memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat bagi petani. Semua dukungan, baik dalam bentuk anggaran, infrastruktur, maupun teknologi pertanian, diberikan sepenuhnya demi kesejahteraan petani dan keberlanjutan sektor pertanian di Indonesia. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadapi Puncak Panen, Bulog Kediri Realisasikan Penyerapan Gabah & Beras Petani Terbesar di Jatim

Hadapi Puncak Panen, Bulog Kediri Realisasikan Penyerapan Gabah & Beras Petani Terbesar di Jatim

Bisnis | Kamis, 20 Maret 2025 | 11:20 WIB

Jelang Puncak Panen, BULOG Kediri Realisasikan Penyerapan Gabah & Beras Petani Terbesar di Jatim

Jelang Puncak Panen, BULOG Kediri Realisasikan Penyerapan Gabah & Beras Petani Terbesar di Jatim

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 09:33 WIB

Sri Mulyani Wanti-wanti Anggaran Rp16,6 Triliun Untuk Beli Beras Petani Tidak di Korupsi

Sri Mulyani Wanti-wanti Anggaran Rp16,6 Triliun Untuk Beli Beras Petani Tidak di Korupsi

Bisnis | Selasa, 11 Maret 2025 | 13:40 WIB

Mentan Amran Bidik Sumsel Jadi Tiga Besar Produsen Beras Nasional, Percepat Swasembada Pangan

Mentan Amran Bidik Sumsel Jadi Tiga Besar Produsen Beras Nasional, Percepat Swasembada Pangan

News | Rabu, 05 Maret 2025 | 21:32 WIB

Rano Karno Tinjau Ketersediaan Beras dan Kebutuhan Pokok Menjelang Ramadan 1446 H

Rano Karno Tinjau Ketersediaan Beras dan Kebutuhan Pokok Menjelang Ramadan 1446 H

Foto | Sabtu, 22 Februari 2025 | 21:06 WIB

Bulog Butuh Dana Rp60 Triliun untuk Kelola 4,7 Juta Ton Beras

Bulog Butuh Dana Rp60 Triliun untuk Kelola 4,7 Juta Ton Beras

Bisnis | Rabu, 22 Januari 2025 | 15:45 WIB

Terkini

Produksi Ikan Nasional Diprediksi Capai 10,57 Juta Ton hingga Akhir 2026

Produksi Ikan Nasional Diprediksi Capai 10,57 Juta Ton hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 22:05 WIB

Zulhas: Berkat Prediksi Jitu Prabowo, RI Lebih Tangguh Hadapi Gejolak Global

Zulhas: Berkat Prediksi Jitu Prabowo, RI Lebih Tangguh Hadapi Gejolak Global

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 21:15 WIB

Waspada! Mandatori B50 Bayangi Kelangkaan Minyak Goreng, Rakyat Jadi Korban?

Waspada! Mandatori B50 Bayangi Kelangkaan Minyak Goreng, Rakyat Jadi Korban?

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 20:15 WIB

Pemerintah Belanja Ekspansif Sembari Jaga Disiplin Fiskal, Ekonomi Beri Sinyal Positif

Pemerintah Belanja Ekspansif Sembari Jaga Disiplin Fiskal, Ekonomi Beri Sinyal Positif

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 19:36 WIB

Pemerintah Kebut Restrukturisasi BUMN, 15 Perusahaan Logistik Akan Digabung Jadi Satu

Pemerintah Kebut Restrukturisasi BUMN, 15 Perusahaan Logistik Akan Digabung Jadi Satu

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 19:26 WIB

Rupiah Babak Belur ke Rp17.100, BI Siapkan Instrumen Operasi Moneter

Rupiah Babak Belur ke Rp17.100, BI Siapkan Instrumen Operasi Moneter

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 18:46 WIB

Lowongan Kerja BRI Terbaru April 2026, Terbuka untuk Semua Jurusan

Lowongan Kerja BRI Terbaru April 2026, Terbuka untuk Semua Jurusan

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 18:38 WIB

Ekspor Produk Perikanan Capai 6,27 Miliar Dolar AS di 2025, Tertinggi dalam 5 Tahun

Ekspor Produk Perikanan Capai 6,27 Miliar Dolar AS di 2025, Tertinggi dalam 5 Tahun

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 18:36 WIB

Siapa PT Yasa Artha Trimanunggal? Pemenang Pengadaan Motor Trail Listrik MBG

Siapa PT Yasa Artha Trimanunggal? Pemenang Pengadaan Motor Trail Listrik MBG

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 18:26 WIB

Restrukturisasi Utang Whoosh Rampung, Dony Oskaria Bocorkan Skemanya

Restrukturisasi Utang Whoosh Rampung, Dony Oskaria Bocorkan Skemanya

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 18:11 WIB