Bulog Butuh Dana Rp60 Triliun untuk Kelola 4,7 Juta Ton Beras

M Nurhadi

Rabu, 22 Januari 2025 | 15:45 WIB
Bulog Butuh Dana Rp60 Triliun untuk Kelola 4,7 Juta Ton Beras
Arsip-Pekerja mengoperasikan mesin Rice To Rice (RTR) untuk mengisi karung beras medium di Gudang RTT Bulog, Kelapa Gading, Jakarta Utara. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Perum Bulog mengajukan kebutuhan pendanaan sebesar Rp60 triliun untuk mengelola stok beras nasional yang mencapai 4,7 juta ton.

Dana ini diperlukan untuk melaksanakan penugasan dari Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, yang meminta penyerapan beras sebanyak 3 juta ton di awal tahun 2025.

Iryanto Hutagaol, Direktur Keuangan Perum Bulog, menjelaskan bahwa tahun ini Bulog menargetkan untuk menyerap 2 juta ton beras. Saat ini, stok yang tersedia di gudang mencapai 1,7 juta ton. Dengan demikian, total beras yang akan dikelola pada akhir tahun diperkirakan mencapai 3,7 juta ton. Namun, dengan tambahan tugas untuk menyerap 3 juta ton beras, total beras yang akan dikelola Bulog tahun ini menjadi 4,7 juta ton.

Jika dihitung berdasarkan harga rata-rata Rp12.000 per kilogram, total biaya untuk pengelolaan 4,7 juta ton beras diperkirakan mencapai sekitar Rp57 triliun. Selain itu, Bulog juga membutuhkan tambahan sekitar 10% dari biaya tersebut untuk keperluan pengolahan.

"Secara keseluruhan, kami membutuhkan dana sekitar Rp60 triliun untuk mengelola 4,7 juta ton sesuai dengan perintah pemerintah," kata Iryanto.

Kebutuhan pendanaan ini merupakan bagian dari upaya Perum Bulog dalam mendukung program pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Jumlah tersebut mencakup biaya pembelian, penyimpanan, distribusi, dan pengelolaan stok beras selama tahun berjalan.

Bulog berencana memanfaatkan berbagai sumber pendanaan, termasuk bekerja sama dengan perbankan nasional dan mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah. "Saat ini kami mendapatkan bantuan dari perbankan. Jika struktur kami didukung oleh pemerintah, maka sebagian anggaran negara akan langsung diberikan kepada kami," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Perum Bulog, Wahyu Suparyono, menjelaskan strategi untuk mendukung pengelolaan dan penyerapan beras. Pertama, Bulog bekerja sama dengan Perpadi (Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk mengelola 1,2 juta ton beras di sembilan lokasi strategis.

Kedua, Bulog juga akan menjalin kerja sama dengan asosiasi perbenihan untuk mendukung pasokan beras berkualitas. Ketiga, kemitraan dengan Mitra Pangan Pengadaan MPP terus dilanjutkan dengan lebih dari 1.200 MPP yang tersebar di seluruh Indonesia.

baca juga

Wahyu menambahkan bahwa Perum Bulog juga melakukan penyerapan langsung di lokasi-lokasi panen berdasarkan data dari Kementerian Pertanian. "Hari ini kami menugaskan Wakil Direktur Utama untuk berada di Sentra Produksi di Jawa Timur guna sosialisasi dan mengoptimalkan penyerapan gabah maupun beras," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gibran Huzaifah Poles Keuangan eFishery, Penggelapan Dana Capai Rp 9,7 Triliun

Gibran Huzaifah Poles Keuangan eFishery, Penggelapan Dana Capai Rp 9,7 Triliun

Bisnis | Kamis, 01 Januari 1970 | 07:00 WIB

KPK Sebut Karna Suswandi Minta Uang Ijon 10 Persen dari Nilai Proyek PUPP

KPK Sebut Karna Suswandi Minta Uang Ijon 10 Persen dari Nilai Proyek PUPP

News | Rabu, 22 Januari 2025 | 02:03 WIB

Prabowo Kucurkan APBN Rp48,8 Triliun untuk Pembangunan IKN Tahap II, Ini Prioritasnya

Prabowo Kucurkan APBN Rp48,8 Triliun untuk Pembangunan IKN Tahap II, Ini Prioritasnya

News | Selasa, 21 Januari 2025 | 22:06 WIB

Batal Pakai Dana PEN, KPK Pastikan Bupati Situbondo Gunakan DAK untuk Proyek PUPP

Batal Pakai Dana PEN, KPK Pastikan Bupati Situbondo Gunakan DAK untuk Proyek PUPP

News | Selasa, 21 Januari 2025 | 21:52 WIB

Bupati Situbondo Karna Suswandi Resmi Ditahan KPK dalam Kasus Korupsi Dana PEN

Bupati Situbondo Karna Suswandi Resmi Ditahan KPK dalam Kasus Korupsi Dana PEN

News | Selasa, 21 Januari 2025 | 20:13 WIB

6 Kepala Desa di Sumut Diduga Kuras Dana Desa untuk Judi Online, PPATK: Daerah Lain Juga Ada

6 Kepala Desa di Sumut Diduga Kuras Dana Desa untuk Judi Online, PPATK: Daerah Lain Juga Ada

News | Senin, 20 Januari 2025 | 13:46 WIB

Terkini

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

News | Senin, 14 September 2026 | 20:47 WIB

Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 20:46 WIB

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 20:45 WIB

Kronologi Konser Kotak Mendadak Dihentikan: Bau Menyengat di Lagu ke-10, Tantri Sampai Sesak Napas

Kronologi Konser Kotak Mendadak Dihentikan: Bau Menyengat di Lagu ke-10, Tantri Sampai Sesak Napas

News | Senin, 14 September 2026 | 20:36 WIB

Bahas RUU Perampasan Aset Habiburokhman 'Ditodong' Pukat UGM: Buka Drafnya, Biar Kami Bedah!

Bahas RUU Perampasan Aset Habiburokhman 'Ditodong' Pukat UGM: Buka Drafnya, Biar Kami Bedah!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:36 WIB

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Banten | Senin, 14 September 2026 | 20:29 WIB

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 20:21 WIB

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:18 WIB

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Riau | Senin, 14 September 2026 | 20:17 WIB

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 20:16 WIB

×