Perum Bulog Libatkan TNI-Polri Awasi Penyerapan Gabah Rp6.500/Kg

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Sabtu, 22 Maret 2025 | 06:04 WIB
Perum Bulog Libatkan TNI-Polri Awasi Penyerapan Gabah Rp6.500/Kg
Jajaran Perum Bulog, PCO, serta TNI-Polri saat memantau panen raya di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. (Dok: Suara.com/ Restu Fadilah)

Suara.com - Pemerintah terus berupaya memperkuat sektor pertanian dan pangan demi mencapai kemandirian pangan. Melalui kebijakan Presiden Prabowo, langkah konkret diambil untuk mendorong swasembada pangan, termasuk dengan menaikan harga pembelian gabah kering panen (GKP) menjadi Rp6.500 per kilogram. Sebelumnya, harga pembelian pemerintah (HPP) terhadap GKP petani berada di angka Rp6.000 per kilogram.

Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Marga Taufiq menjelaskan, untuk memastikan harga beli gabah di angka Rp6.500 per kilogram, pihaknya melibatkan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari TNI dan Bhayangkara Pembina Keamanan serta Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dari Polri.

"Saya kira kita sudah mengimbau juga seperti katanya, bahwa Bulog tidak sendiri, bersama dengan para penyuluh pertanian, kemudian teman-teman dari Babinsa, dari Babinkamtibmas itu, sama-sama memberikan pendampingan untuk sampai ke Bulog," jelas Marga saat memantau panen raya di Klaten, Jawa Tengah pada Jumat, (22/3/2025).

Wakil Pemimpin Wilayah Bulog Jawa Tengah, Fadillah Rachmawati mengamini hal serupa. Fadillah meyakini, keterlibatan TNI-Polri membuat program ini berjalan optimal. Pasalnya, Babinsa mendampingi petani sejak sebelum awal menanam hingga masa panen. Sehingga, mereka memiliki pengetahuan terkait lokasi panen gabah para petani.

"Kenapa kami membutuhkan tenaga Babinsa? Karena, selama ini tenaga Babinsa itu justru yang sudah membantu beserta PPL, penyuluh pertanian sejak sebelum tanam. Jadi karena sudah membersamainya dari awal, tentu ini lebih memudahkan begitu sebenarnya," ujar Fadillah saat ditemui di Sentra Penggilingan Padi (SPP) Sragen pada hari yang sama.

Perlu diketahui, hingga April 2025, serapan gabah oleh Perum Bulog Surakarta diproyeksikan mencapai sekitar 28.000 ton setara beras. Serapan itu tersebar dari tujuh wilayah kerja yang meliputi enam kabupaten dan satu kota di Solo Raya mencakup Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, dan Klaten.

Wakil Pemimpin Cabang Bulog Surakarta, Dicky Yusfarino, turut memberikan penjelasan terkait mekanisme pembelian gabah kering panen yang diterapkan oleh Bulog Surakarta. Menurut Dicky, ada dua metode utama yang digunakan dalam pembelian GKP dari petani. Pertama, skema jemput bola, di mana Bulog secara aktif melakukan penyerapan gabah langsung dari sumbernya. Kedua, skema kerja sama dengan mitra maklon yang turut berperan dalam proses pengadaan.

"Total GKP yang sudah kami beli totalnya sudah mencapai sekitar total yang sudah kita beli sekitar 5.000 ton," kata Dicky.

Dalam keseluruhan proses serapan gabah, Perum Bulog Surakarta sangat mengandalkan kapasitas pengeringan yang mereka miliki, yang mampu mengeringkan sekitar 600 ton gabah setiap harinya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 120 ton di antaranya diproses di Sentra Penggilingan Padi (SPP) Sragen. Dalam proses pengeringan ini, Bulog Surakarta menggunakan teknologi dryer terbaru yang memiliki kemampuan untuk mengeringkan gabah dalam rentang waktu antara 24 jam hingga 48 jam, tergantung pada jenis dryer yang digunakan.

baca juga

Sebagai bagian dari upaya untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional, Bulog Surakarta secara aktif melakukan koordinasi dengan berbagai mitra serta rekanan strategis. Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengeringan gabah yang tersedia sehingga proses penyerapan beras dapat berjalan dengan lebih optimal dan maksimal sesuai dengan kebutuhan yang ada. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pastikan Petani Sejahtera, PCO Pantau Langsung Implementasi Pembelian Gabah Rp6.500/Kg

Pastikan Petani Sejahtera, PCO Pantau Langsung Implementasi Pembelian Gabah Rp6.500/Kg

Bisnis | Sabtu, 22 Maret 2025 | 05:38 WIB

Cegah Petani Jual Padi ke Tengkulak, Bulog Gercep Serap Gabah di Solo Raya

Cegah Petani Jual Padi ke Tengkulak, Bulog Gercep Serap Gabah di Solo Raya

Bisnis | Sabtu, 22 Maret 2025 | 04:46 WIB

Sempat Tak Ada Kabar Usai Aksi Tolak Revisi UU TNI, YLBHI Pastikan Lorra Vedder Aman

Sempat Tak Ada Kabar Usai Aksi Tolak Revisi UU TNI, YLBHI Pastikan Lorra Vedder Aman

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 01:06 WIB

Fedi Nuril Kritik Cara Puan Maharani Sikapi Kontroversi Pengesahan UU TNI: Tidak Profesional!

Fedi Nuril Kritik Cara Puan Maharani Sikapi Kontroversi Pengesahan UU TNI: Tidak Profesional!

Entertainment | Jum'at, 21 Maret 2025 | 21:12 WIB

Mengenal Idrus Nasir Djajadiningrat, Kakek Aktris Lutesha Ternyata Pernah Jadi Politisi di Era Orba

Mengenal Idrus Nasir Djajadiningrat, Kakek Aktris Lutesha Ternyata Pernah Jadi Politisi di Era Orba

Lifestyle | Jum'at, 21 Maret 2025 | 19:50 WIB

Pimpin Komisi I DPR Kebut RUU TNI, Utut Adianto Punya Mobil Seharga Miliaran

Pimpin Komisi I DPR Kebut RUU TNI, Utut Adianto Punya Mobil Seharga Miliaran

Video | Jum'at, 21 Maret 2025 | 20:21 WIB

Terkini

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 21:23 WIB

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:11 WIB

×