IHSG Naik 5,07 Persen Pasca Penundaan Tarif Trump, Rupiah Turut Menguat!

M Nurhadi

Kamis, 10 April 2025 | 09:17 WIB
IHSG Naik 5,07 Persen Pasca Penundaan Tarif Trump, Rupiah Turut Menguat!
Kantor Bursa Efek Indonesia di Jakarta. [Antara]

Suara.com -  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat tajam pada perdagangan Kamis pagi, mencatat kenaikan 302,62 poin (5,07%) ke level 6.270,61. Penguatan ini turut didorong oleh kenaikan indeks LQ45 yang melonjak 44,78 poin (6,69%) ke posisi 714,15. Sementara itu, nilai tukar rupiah juga menguat 40 poin (0,24%) menjadi Rp16.833 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp16.873.

Wall Street Bangkit, Pasar Respons Kebijakan Tarif Trump
Reli IHSG sejalan dengan pemulihan pasar saham AS (Wall Street) setelah Presiden Donald Trump mengumumkan penundaan tarif impor selama 90 hari untuk sejumlah negara. Kebijakan ini meredakan kekhawatiran investor akan dampak perang dagang terhadap ekonomi global. Indeks S&P 500 melonjak 9,5%, diikuti kenaikan Dow Jones (7,87%) dan Nasdaq Composite (12,16%). Sektor teknologi menjadi penyokong utama dengan kenaikan 14,15%, sementara saham-saham seperti Nvidia (+18,7%) dan Apple (+15,3%) mencatatkan lonjakan signifikan.

Namun, Trump tetap memberlakukan kenaikan tarif impor dari China menjadi 125%, sebagai respons atas kebijakan China yang menaikkan tarif 84% untuk produk AS mulai 10 April. Langkah ini memicu ketidakpastian baru meskipun pasar AS merespons positif jeda tarif untuk negara lain.

Bursa Asia Tertekan, Ketegangan Perdagangan Masih Membayangi
Berbeda dengan Wall Street, mayoritas bursa Asia justru melemah. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 3,93%, disusul Topix (-3,40%), Taiex Taiwan (-5,79%), dan Kospi Korea Selatan (-1,74%). Pasar Australia (ASX 200) dan regional seperti Singapura (FTSE Straits Times) serta Malaysia (FTSE Malay) juga terkoreksi lebih dari 2%.

Sementara itu, Hang Seng Hong Kong (+0,68%) dan CSI 300 China (+0,99%) menjadi pengecualian dengan catatan menguat. Pelemahan terjadi karena investor mengantisipasi tarif baru AS yang berlaku tengah malam waktu setempat, dengan barang-barang China kini menghadapi tarif kumulatif 104%.

Proyeksi IHSG: Potensi Rebound Lebih Lanjut

Sebelumnya, IHSG pada Rabu (9/4/2025) lalu ditutup melemah 0,47% dengan net sell asing mencapai Rp1,05 triliun. Saham-saham seperti BBRI, BMRI, BBNI, MDKA, dan MAPI menjadi yang paling banyak dilepas investor asing.

Namun, analis memproyeksikan IHSG berpeluang rebound. Phintraco Sekuritas memperkirakan indeks bergerak ke kisaran 6.160–6.270, dengan potensi melanjutkan penguatan hingga 6.450–6.500 jika euforia pasar cukup kuat. Valdy Kurniawan, Senior Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, menyatakan bahwa penundaan tarif oleh Trump memberi waktu bagi Indonesia untuk bernegosiasi dengan AS sekaligus meredam risiko pembalasan dari negara lain.

Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan berbalik menguat (rebound) mengikuti bursa saham global, utamanya bursa Wall Street, AS. Kenaikan itu seiring pelaku pasar merespons positif penundaan tarif resiprokal ke berbagai negara selama 90 hari oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, kecuali ke China.

baca juga

Meskipun pengumuman Trump meredakan sentimen negatif sementara, ketegangan AS-China masih menjadi ancaman serius bagi stabilitas pasar. Investor perlu memantau perkembangan kebijakan perdagangan dan respons bank sentral, termasuk keputusan suku bunga Reserve Bank of India yang akan diumumkan hari ini.

Meski sentimen membaik, ketegangan AS-China tetap menjadi risiko utama bagi stabilitas pasar. Investor disarankan memantau perkembangan kebijakan perdagangan dan keputusan bank sentral, termasuk suku bunga Reserve Bank of India yang akan diumumkan hari ini.

Pasar keuangan global masih dalam mode "risk-on, risk-off", di mana setiap perkembangan geopolitik dapat memicu gejolak tinggi. Para pelaku pasar disarankan untuk tetap selektif, memanfaatkan peluang rebound dengan manajemen risiko yang ketat, serta memperhatikan level support (5.850–5.900) dan resistance (6.100–6.200) IHSG.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wall Street Bangkit! IHSG Diprediksi Rebound Efek Penundaan Tarif Trump

Wall Street Bangkit! IHSG Diprediksi Rebound Efek Penundaan Tarif Trump

Bisnis | Kamis, 10 April 2025 | 09:11 WIB

Tarif Trump Ditunda, IHSG Bersiap Rebound Hari Ini

Tarif Trump Ditunda, IHSG Bersiap Rebound Hari Ini

Bisnis | Kamis, 10 April 2025 | 07:39 WIB

Perang Dagang Jilid Baru? Trump Ancam Industri Farmasi dengan Tarif Tinggi

Perang Dagang Jilid Baru? Trump Ancam Industri Farmasi dengan Tarif Tinggi

News | Rabu, 09 April 2025 | 23:36 WIB

Bantah Omongan AS, Adik Kim Jong-un Tegas Menolak Denuklirisasi Korut

Bantah Omongan AS, Adik Kim Jong-un Tegas Menolak Denuklirisasi Korut

News | Rabu, 09 April 2025 | 21:53 WIB

Langkah Trump Teken Perintah Eksekutif Hidupkan Kembali Industri Batu Bara AS

Langkah Trump Teken Perintah Eksekutif Hidupkan Kembali Industri Batu Bara AS

News | Rabu, 09 April 2025 | 21:13 WIB

Rupiah Terkapar Dekati Rp 17.000, Puan Minta Hal Ini ke Pemerintah Prabowo

Rupiah Terkapar Dekati Rp 17.000, Puan Minta Hal Ini ke Pemerintah Prabowo

News | Rabu, 09 April 2025 | 19:44 WIB

Terkini

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

×