Hore! Redanya Perang Dagang Buat IHSG Menguat Pagi Ini

Achmad Fauzi

Kamis, 10 April 2025 | 09:26 WIB
Hore! Redanya Perang Dagang Buat IHSG Menguat Pagi Ini
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya menguat pada pembukaan perdagangan Kamis (10/4/2025). IHSG dibuka menguat di level 6.270.

Mengutip data RTI Business, hingga pukul 09.09 WIB IHSG terus melanjutkan penguatannya sebesar 4,4 persen atau naik 264,1 menuju level 6.326

Pada waktu itu, sebanyak 3,22 miliar a saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp2,96 triliun, serta frekuensi sebanyak 139,13 ribu kali.

Dalam perdagangan di waktu itu, sebanyak 439 saham bergerak naik, sedangkan 52 saham mengalami penurunan, dan 97 saham tidak mengalami pergerakan.

Diproyeksikan Rebound

IHSG diproyeksikan bakal rebound dari keterpurukan selama dua hari kebelakang. Hal ini menyusul redanya sentimen perang dagang.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman menjelaskan, rebound IHSG ini akan mengikuti bursa saham Amerika serikat yang melemah.

Dia memproyeksikan, pergerakan IHSG akan berada di rentang support antara 5.850-5.900 dan level resistance antara 6.100-6.200.

"IHSG hari ini berpotensi rebound mengikuti pergerakan bursa US karena melemahnya tensi perang dagang setelah Presiden Trump menunda pengenaan tarif 90 hari, kecuali untuk China," ujar Fanny dalam risetnya yang dikutip, Kamis (10/4/2025).

baca juga

Senada dengan Fanny, Analis Phitranco Sekuritas, Valdy K juga menyebut, IHSG berpeluang rebound, mencoba menutup sebagian gap ke kisaran 6.160-6.270 di Kamis (10/4).

"Jika euforia cukup besar, penguatan IHSG dapat berlanjut sampai dengan kisaran 6.450-6.500," kata dia.

Menurut Valdy, kebijakan penundaan implementasi sebagian tarif resiprokal milik Presiden AS Donald Trump memberikan waktu yang lebih lama bagi Pemerintah Indonesia untuk melakukan negosiasi dengan Pemerintah AS.

Secara global, kebijakan tersebut juga meredam potensi bertambahnya daftar negara yang melakukan aksi balasan. Kondisi ini akan meredam potensi praktik dumping, khususnya kawasan ASEAN, termasuk ke Indonesia.

"Pasalnya, tarif resiprokal berpotensi memicu oversupply pada sejumlah produk di negara-negara Asia Tenggara. Kondisi ini berpotensi memaksa penerapan tarif impor atau bea masuk atau kebijakan hambatan impor non-tarif baru diantara negara-negara Asia Tenggara," kata Valdy.

Sebelum negosiasi dimulai, lanjut dia, pemerintah Indonesia melakukan beberapa upaya. Pertama, merubah kebijakan TKDN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Naik 5,07 Persen Pasca Penundaan Tarif Trump, Rupiah Turut Menguat!

IHSG Naik 5,07 Persen Pasca Penundaan Tarif Trump, Rupiah Turut Menguat!

Bisnis | Kamis, 10 April 2025 | 09:17 WIB

Wall Street Bangkit! IHSG Diprediksi Rebound Efek Penundaan Tarif Trump

Wall Street Bangkit! IHSG Diprediksi Rebound Efek Penundaan Tarif Trump

Bisnis | Kamis, 10 April 2025 | 09:11 WIB

Tarif Trump Ditunda, IHSG Bersiap Rebound Hari Ini

Tarif Trump Ditunda, IHSG Bersiap Rebound Hari Ini

Bisnis | Kamis, 10 April 2025 | 07:39 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×