Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Dukung Ketahanan Air Indonesia Emas 2045, Brantas Abipraya Jadi Inisiator KPBU Irigasi Pertama

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 11 April 2025 | 15:42 WIB
Dukung Ketahanan Air Indonesia Emas 2045, Brantas Abipraya Jadi Inisiator KPBU Irigasi Pertama
Brantas Abipraya menjadi inisiator KPBU irigasi pertama di Indonesia (Dok: Brantas Abipraya)

Suara.com - PT Brantas Abipraya (Persero) menunjukkan komitmennya sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Brantas Abipraya yang telah menempatkan dirinya sebagai pemain kunci dalam upaya menjaga ketahanan pangan dan air ini tak mau ketinggalan dalam berperan aktif dan ambil andil untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045, Asta Cita.

“Kami melakukan berbagai langkah strategis untuk menyukseskan Asta Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo, khususnya di bidang irigasi di sektor ketahanan pangan. Salah satunya berkolaborasi bersama Kementerian dan institusi lainnya lewat skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU),” ujar Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.

Ditambahkannya, langkah ini dilakukan sebagai alternatif pembiayaan infrastruktur, sehingga diharapkan peran swasta akan lebih besar dalam pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Brantas Abipraya menjadi pemain kunci dalam upaya menjaga ketahanan pangan dan air (Dok: Brantas Abipraya)
Brantas Abipraya menjadi pemain kunci dalam upaya menjaga ketahanan pangan dan air (Dok: Brantas Abipraya)

Pondasi kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas sebagai mana yang telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo dalam visi misi Asta Cita dengan 17 Program Prioritas Presiden Prabowo 2024-2029, serta 8 Program Quick Wins, salah satu program prioritas adalah ketahanan swasembada pangan nasional yang perlu didorong oleh semua pihak agar terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

BUMN konstruksi ini mantap menyokong Asta Cita lewat proyek-proyek monumental di sektor sumber daya air (SDA) yang berkontribusi terhadap pelayanan air irigasi di masyarakat. Sebagaimana dikutip dari Asta Cita 2024 – 2029, "Negara yang kuat adalah negara yang memiliki sistem pertahanan keamanan negara yang baik yang dapat melindungi dan menjamin kedamaian di dalam wilayah negara kesatuan."

Sebagai informasi, skema KPBU ini dilakukan sebagai strategi adaptasi perusahaan terhadap perubahan skema pembiayaan untuk penyediaan infrastruktur di Indonesia. Brantas Abipraya dengan berbagai pengalaman proyek investasi melalui skema KPBU, merupakan pionir inisiator untuk proyek KPBU sektor sumber daya air sub sektor irigasi pertama di Indonesia, yakni Proyek KPBU Unsolicited Optimalisasi dan Revitalisasi Daerah Irigasi Komering dan Proyek KPBU HLD Lombok sangat diperlukan dan menjadi prioritas nasional dengan kontribusi layanan irigasi seluas total 158.148 Ha.

“Skema ini merupakan skema investasi yang dilakukan oleh perusahaan dalam rangka pengelolaan manajemen dan modernisasi irigasi melalui skema whole life cycle yang sejalan dengan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) dan pembangunan infrastruktur yang berdampak pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDG),” imbuh Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.

Sebagai agen pembangunan yang dimiliki sepenuhnya (100%) oleh Pemerintah Republik Indonesia, Brantas Abipraya memiliki Core Competency kuat di Sektor SDA, hal ini pun telah dibuktikan dengan karya-karya proyek monumental yang telah dibangun sebagai wujud BUMN ini berkontribusi penuh terhadap pelayanan air irigasi di masyarakat.***

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Brantas Abipraya Bangun STMB di Cipinang Cempedak, Wujudkan Masyarakat Sehat dan Berdaya

Brantas Abipraya Bangun STMB di Cipinang Cempedak, Wujudkan Masyarakat Sehat dan Berdaya

Bisnis | Kamis, 10 April 2025 | 10:00 WIB

Brantas Abipraya Hadirkan Mudik Aman dan Nyaman 2025, Fasilitasi Perjalanan Gratis ke Berbagai Kota

Brantas Abipraya Hadirkan Mudik Aman dan Nyaman 2025, Fasilitasi Perjalanan Gratis ke Berbagai Kota

Bisnis | Kamis, 27 Maret 2025 | 12:47 WIB

Miliki Kepemimpinan Visioner, Direktur Utama Brantas Abipraya Raih Penghargaan Indonesia Best CEO

Miliki Kepemimpinan Visioner, Direktur Utama Brantas Abipraya Raih Penghargaan Indonesia Best CEO

Bisnis | Kamis, 20 Maret 2025 | 11:18 WIB

Brantas Abipraya Dorong Kemandirian Pangan dan Lingkungan Sehat Lewat Program Budikdamber dan STMB

Brantas Abipraya Dorong Kemandirian Pangan dan Lingkungan Sehat Lewat Program Budikdamber dan STMB

Bisnis | Kamis, 13 Maret 2025 | 12:10 WIB

Miliki Potensi Besar, Mendagri: Indonesia Emas 2045 Bakal Tercapai

Miliki Potensi Besar, Mendagri: Indonesia Emas 2045 Bakal Tercapai

Bisnis | Rabu, 12 Maret 2025 | 14:07 WIB

Brantas Abipraya Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Jabodetabek

Brantas Abipraya Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Jabodetabek

Bisnis | Senin, 10 Maret 2025 | 10:39 WIB

Terkini

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB