Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.195,427
LQ45 619,275
Srikehati 301,815
JII 377,408
USD/IDR 17.858

Laba Jasindo Naik 549 Persen, Capai Rp70 Miliar

M Nurhadi

Sabtu, 12 April 2025 | 17:05 WIB
Laba Jasindo Naik 549 Persen, Capai Rp70 Miliar
Kantor pusat PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo). [jasindo.co.id]

Suara.com - Perlambatan pertumbuhan ekonomi dan ketidakpastian global menjadi tantangan besar bagi industri asuransi di Indonesia. Daya beli masyarakat yang tertekan akibat inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pokok membuat prioritas pembelian produk asuransi seringkali terpinggirkan.

Di sisi lain, perusahaan asuransi menghadapi tekanan klaim yang meningkat, terutama di sektor kesehatan, sementara investasi portofolio mereka terdampak volatilitas pasar keuangan. Rendahnya literasi keuangan juga turut mempersulit penetrasi produk asuransi, di mana banyak masyarakat masih memandang asuransi sebagai pengeluaran, bukan perlindungan.

Disrupsi teknologi dan perubahan pola risiko iklim menambah kompleksitas tantangan yang dihadapi industri. Perusahaan asuransi dituntut berinovasi dengan produk terjangkau yang sesuai kebutuhan masyarakat ekonomi menengah-bawah, sekaligus menjaga kesehatan keuangan perusahaan.

Regulasi yang semakin ketat terkait perlindungan konsumen dan kecukupan modal juga memerlukan penyesuaian strategi bisnis. Di tengah kondisi ini, kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan institusi pendidikan diperlukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus menciptakan ekosistem asuransi yang lebih tangguh.

Di tengah dinamika ekonomi nasional hingga global yang berdampak pada perlambatan sejumlah sektor industri, PT Asuransi Jasa Indonesia atau Asuransi Jasindo menunjukkan ketangguhannya dan tetap berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang impresif hingga Februari 2025.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema, menjelaskan dalam keterangan resminya bahwa capaian positif ini merupakan hasil dari strategi bisnis yang adaptif, efisiensi operasional, serta manajemen risiko yang disiplin.

“Kami bersyukur bahwa di tengah tekanan ekonomi global dan nasional yang masih cukup tinggi, Jasindo tetap mampu menjaga kinerja keuangan secara solid dan bahkan menunjukkan pertumbuhan signifikan di berbagai lini,” ujar Brellian.

Berdasarkan data per Februari 2025, Rasio Kecukupan Modal (Risk Based Capital/RBC) Asuransi Jasindo mengalami peningkatan menjadi 154,05%. Angka ini jauh di atas ketentuan minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 120%, yang menunjukkan posisi permodalan perusahaan tetap sehat dan kuat dalam mendukung pertumbuhan bisnis.

Lebih lanjut, Hasil Underwriting naik 128,44% dari Rp40,53 miliar pada Februari 2024 menjadi Rp92,60 miliar pada Februari 2025. Sementara itu, laba perusahaan melesat 549% menjadi Rp70,16 miliar dibandingkan dengan Rp10,81 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Berlanjut pada bulan berikutnya, pertumbuhan signifikan ini turut diperkuat oleh peningkatan kinerja pada sejumlah lini bisnis utama hingga Maret 2025 apabila dibandingkan periode yang sama tahun lalu, antara lain:
- Cargo tumbuh sebesar 42,52%
- Engineering mencatat lonjakan sebesar 471,38%
- Energy (Onshore) naik 56,12%
- Liability tumbuh 308,79%
- Personal Accident mengalami peningkatan 186,02%

Menurut Brellian, capaian tersebut mencerminkan efektivitas strategi pemasaran yang dilakukan secara selektif dan tepat sasaran, serta dukungan penuh dari manajemen dalam penguatan manajemen risiko dan peningkatan layanan nasabah dengan penyediaan jalur distribusi yang beragam.

“Asuransi Jasindo berkomitmen untuk terus memperkuat ketahanan bisnis, memperluas jangkauan perlindungan, dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil,” tambah Brellian.

Dengan fondasi keuangan yang solid dan kinerja lini bisnis yang menjanjikan, Asuransi Jasindo optimistis dapat melanjutkan tren positif ini hingga akhir tahun 2025, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan asuransi umum terbesar di Indonesia. 

Transformasi digital menjadi solusi krusial bagi industri asuransi untuk mengatasi berbagai tantangan ekonomi saat ini. Tantangan baru muncul terkait keamanan siber dan perlindungan data konsumen yang harus diantisipasi. Inovasi berbasis teknologi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan penetrasi asuransi, tetapi juga membangun ketahanan industri menghadapi gejolak ekonomi di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CNAF Kantongi Laba Bersih Rp464 Miliar di 2024

CNAF Kantongi Laba Bersih Rp464 Miliar di 2024

Bisnis | Sabtu, 12 April 2025 | 07:14 WIB

Askrindo Siapkan Strategi Hadapi Tantangan Industri Asuransi yang Menantang

Askrindo Siapkan Strategi Hadapi Tantangan Industri Asuransi yang Menantang

Bisnis | Kamis, 10 April 2025 | 20:34 WIB

Penjualan Asuransi Kendaraan Meningkat Jelang Lebaran, Tingginya Kecelakaan Jadi Faktor Pendorong

Penjualan Asuransi Kendaraan Meningkat Jelang Lebaran, Tingginya Kecelakaan Jadi Faktor Pendorong

Otomotif | Sabtu, 29 Maret 2025 | 19:54 WIB

Emiten Bahan Bangunan Plastik Ini Kantongi Laba Bersih Rp539 Miliar di 2024

Emiten Bahan Bangunan Plastik Ini Kantongi Laba Bersih Rp539 Miliar di 2024

Bisnis | Jum'at, 28 Maret 2025 | 11:34 WIB

Bijak Atur THR Jelang Lebaran Biar Tak Hanya "Numpang Lewat"

Bijak Atur THR Jelang Lebaran Biar Tak Hanya "Numpang Lewat"

Bisnis | Kamis, 27 Maret 2025 | 11:29 WIB

Asuransi Kitabisa Raih Pengakuan di GERAK Syariah 2025 untuk Inovasi Literasi Keuangan Digital

Asuransi Kitabisa Raih Pengakuan di GERAK Syariah 2025 untuk Inovasi Literasi Keuangan Digital

Bisnis | Kamis, 27 Maret 2025 | 10:08 WIB

Terkini

Di tengah Ambruknya IHSG, Saham-saham Ini Layak Dilirik Karena Diburu Asing

Di tengah Ambruknya IHSG, Saham-saham Ini Layak Dilirik Karena Diburu Asing

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 14:02 WIB

BPS Ramal Produksi Padi dan Beras Nasional Turun 3 Bulan ke Depan

BPS Ramal Produksi Padi dan Beras Nasional Turun 3 Bulan ke Depan

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:56 WIB

Transaksi Komoditas Berbasis Sawit Meledak 267%, Nilainya Tembus Rp3,83 Triliun dalam Sepekan

Transaksi Komoditas Berbasis Sawit Meledak 267%, Nilainya Tembus Rp3,83 Triliun dalam Sepekan

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:30 WIB

IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini

IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:21 WIB

Eks Kepala BGN Diperiksa Kejagung, Punya Tunjangan Fantastis dan Fasilitas Setingkat Menteri

Eks Kepala BGN Diperiksa Kejagung, Punya Tunjangan Fantastis dan Fasilitas Setingkat Menteri

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:15 WIB

Sederet Penyebab IHSG Ambruk Hingga 5 Persen

Sederet Penyebab IHSG Ambruk Hingga 5 Persen

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:04 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak saat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah

Harga Minyak Dunia Melonjak saat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:49 WIB

Dana IPO Mulai Terserap, Merdeka Gold Pacu Produksi Tambang Emas Pani

Dana IPO Mulai Terserap, Merdeka Gold Pacu Produksi Tambang Emas Pani

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:47 WIB

BTN Percepat Transformasi Ecosystem Banking untuk Dorong Pertumbuhan CASA dan Pendapatan Transaksi

BTN Percepat Transformasi Ecosystem Banking untuk Dorong Pertumbuhan CASA dan Pendapatan Transaksi

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:35 WIB

IHSG Ambruk 4 Persen, Bank Mulai Jual Dolar Rp18.000

IHSG Ambruk 4 Persen, Bank Mulai Jual Dolar Rp18.000

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:29 WIB