Operasional LRT Jabodebek 100 Persen Menggunakan Listrik

Iwan Supriyatna

Selasa, 15 April 2025 | 18:03 WIB
Operasional LRT Jabodebek 100 Persen Menggunakan Listrik
Ilustrasi LRT Jabodebek.

Suara.com - LRT Jabodebek terus berkomitmen memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat.

Tak hanya mengutamakan keandalan layanan, LRT Jabodebek juga berupaya untuk menjadi moda transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Hal ini diwujudkan melalui operasional yang sepenuhnya menggunakan energi listrik, sehingga mampu mengurangi emisi karbon dan dampak negatif terhadap lingkungan.

Untuk memastikan layanan tetap aman dan tepat waktu, LRT Jabodebek secara rutin melakukan perawatan sistem kelistrikan.

Pasokan listrik menjadi komponen penting dalam pengoperasian kereta, karena seluruh perjalanan LRT digerakkan sepenuhnya menggunakan energi listrik.

Sistem kelistrikan di LRT Jabodebek terdiri dari Gardu Traksi atau TPSS (Traction Power Sub Station) dan Third Rail.

TPSS berfungsi mengubah energi listrik dari tegangan komersial (PLN, tegangan 20.000 volt) menjadi tegangan yang dibutuhkan kereta dan fasilitas operasi seperti sistem persinyalan, sistem telekomunikasi, Platform Screen Door (PSD), hingga sistem kontrol peralatan.

Sementara itu, Third Rail adalah rel tambahan yang dipasang di sisi lintasan dan berfungsi menghantarkan listrik langsung ke kereta melalui komponen khusus yang menempel di bagian bawah rangkaian. Energi dari TPSS dialirkan ke Third Rail, lalu diserap oleh kereta agar bisa bergerak.

Untuk memastikan seluruh sistem ini berjalan optimal, tim teknis LRT Jabodebek melakukan perawatan secara rutin dan terjadwal.

baca juga

Perawatan dilakukan pada malam hari setelah layanan kereta selesai beroperasi, karena sebagian besar perangkat berada langsung di lintasan.

Setiap malam, petugas melakukan berbagai kegiatan seperti pembersihan komponen Third Rail, pemeriksaan visual, pengukuran dimensi, hingga uji fungsi dan penggantian suku cadang jika diperlukan.

Sementara untuk TPSS, perawatan mencakup pemeriksaan parameter kelistrikan, pengujian perangkat distribusi daya, serta pengecekan fungsi perlindungan sistem.

Seluruh proses ini dilaksanakan berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, mulai dari perawatan harian hingga berkala setiap bulan, tiga bulan, enam bulan, dan tahunan, sesuai standar dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Meski waktu perawatan sangat terbatas, tim teknis tetap bekerja secara efisien dengan dukungan alat bantu seperti maintenance trolley dan kendaraan operasional yang ditempatkan di titik strategis.

Tak hanya mengandalkan kerja manual, pemantauan sistem kelistrikan juga dilakukan secara real-time melalui sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) yang terhubung langsung ke pusat kendali.

Dengan teknologi ini, operator dapat melihat kondisi pasokan listrik selama 24 jam nonstop dan melakukan tindakan cepat jika terjadi gangguan.

“Perjalanan kereta yang andal dan tepat waktu berawal dari sistem kelistrikan yang terjaga. Kami mengapresiasi dedikasi seluruh petugas yang bekerja di balik layar, bahkan hingga tengah malam, demi memastikan layanan tetap optimal,” ujar Executive Vice President LRT Jabodebek Mochamad Purnomosidi ditulis Selasa (15/4/2025).

Dengan dedikasi petugas di lapangan dan dukungan teknologi pemantauan modern, LRT Jabodebek terus berupaya memberikan layanan transportasi publik yang nyaman, aman, dan dapat diandalkan oleh masyarakat setiap harinya.

LRT Jabodebek, sebuah proyek ambisius yang bertujuan mengubah wajah transportasi publik di Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi, akhirnya resmi beroperasi.

Sistem kereta ringan ini menjanjikan perjalanan yang lebih cepat, efisien, dan ramah lingkungan, mengurangi kemacetan di jalan raya yang selama ini menjadi momok.

Dengan lintasan yang melayang di atas jalan, LRT Jabodebek menawarkan pemandangan kota yang unik dan nyaman.

Kehadirannya diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik, sehingga berkontribusi pada kualitas udara yang lebih baik dan mobilitas yang lebih lancar.

Meskipun masih terdapat beberapa tantangan awal dalam operasional, LRT Jabodebek merupakan langkah maju yang signifikan dalam modernisasi infrastruktur transportasi di Indonesia.

Investasi besar ini diharapkan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat Jabodetabek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Volume Penumpang LRT Jabodebek Terus Naik, 4.227 Pengguna Tercatat Gunakan Pos Kesehatan Stasiun

Volume Penumpang LRT Jabodebek Terus Naik, 4.227 Pengguna Tercatat Gunakan Pos Kesehatan Stasiun

Bisnis | Kamis, 06 Maret 2025 | 14:25 WIB

Kemenhub Masih Belum Bayar Biaya Pembangunan LRT Jabodebek ke Adhi Karya

Kemenhub Masih Belum Bayar Biaya Pembangunan LRT Jabodebek ke Adhi Karya

Bisnis | Rabu, 05 Maret 2025 | 15:12 WIB

LRT Jabodebek Angkut 103.075 Penumpang untuk Pertama Kalinya Sejak Beroperasi

LRT Jabodebek Angkut 103.075 Penumpang untuk Pertama Kalinya Sejak Beroperasi

Bisnis | Sabtu, 01 Maret 2025 | 10:17 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×