Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.449,830
LQ45 631,032
Srikehati 307,374
JII 384,118
USD/IDR 17.851

IHSG Berbalik Menguat pada Pembukaan Perdagangan Kamis

Achmad Fauzi

Kamis, 17 April 2025 | 09:18 WIB
IHSG Berbalik Menguat pada Pembukaan Perdagangan Kamis
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru berbalik menguat pada pembukaan perdagangan Kamis (17/4/2025). IHSG masuk zona hijau di level 6.407.

Mengutip data RTI Business, pada pukul 09.12 WIB, IHSG masih bergerak dua arah, namun lebih mengarah ke zona hijau dengan naik 23,16 poin atau naik 0,36 persen menuju ke level 6.423

Pada waktu itu, sebanyak 1,80 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp1,25 triliun, serta frekuensi sebanyak 160,4 ribu kali.

Dalam perdagangan di waktu itu, sebanyak 214 saham bergerak naik, sedangkan 194 saham mengalami penurunan, dan 189 saham tidak mengalami pergerakan.

Proyeksi Hari Ini

IHSG diprediksi akan mengalami hambatan dan terperangkap di zona merah pada perdagangan Kamis (17/4/2025).

IHSG kemarin ditutup turun 0.65 persen, dan kembali disertai aksi jual asing Rp 365 Miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBNI, BMRI, ADRO, BBRI, dan BBCA.

Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman mengatakan,IHSG hari ini berpotensi kembali terkoreksi seiring the Fed mengisyaratkan hold rate lebih lama.

"Di mana level support IHSG dengan rentang 6.200 - 6.300, sedangkan level resistance IHSG dengan rentang 6.450-6.500," ujar Fanny dalam risetnya di Jakarta, Kamis (17/4/2025).

baca juga

Adapun, Dia menuturkan, Indeks-indeks utama Wall Street melemah pada perdagangan Rabu (16/4). Hal tersebut didorong oleh kekhawatiran investor terhadap prospek sektor teknologi dan dampak kebijakan tarif yang diumumkan Presiden AS Donald Trump.

Kemudian pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell mengenai risiko ekonomi AS akibat tarif tersebut. Dow Jones Industrial Average turun 1,73 persen S&P 500 turun 2,24 persen dan Nasdaq Composite turun signifikan sebesar 3,07 persen.

Tekanan jual semakin dalam setelah saham Nvidia melemah 6,9 persen, setelah perusahaan mengumumkan akan mencatat beban kuartalan sebesar USD5,5 miliar terkait larangan ekspor chip H20 ke China dan negara lain. Pemerintah AS mewajibkan lisensi khusus untuk pengiriman chip tersebut dari AS ke China.

"Selain itu, saham Nvidia setelah laporan The New York Times menyebutkan bahwa pemerintahan Trump sedang mengambil langkah untuk menindak startup China DeepSeek, salah satu mitra Nvidia. Kemudian, saham AMD anjlok 7,4 persen, dan Micron Technology melemah 2,4 persen. Saham ASML mengecewakan, saham turun 7 persen," kata Fanny.

Sedangkan, Dia menuturkan, bursa saham Asia-Pasifik melemah pada perdagangan Rabu (17/4), seiring tekanan dari Wall Street yang turun. Sentimen investor dibayangi oleh kekhawatiran tarif dan terhadap rilis data ekonomi utama dari China.

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 1,01% dan Topix turun 0,61 persen. Indeks Kospi Korea Selatan turun 1,21 persen, sementara indeks small-cap Kosdaq melemah 1,80 persen. Di Australia, indeks S&P/ASX 200 turun tipis 0,04 persen.

Sementara itu, indeks Hang Seng Hong menurun 1,91 persen. Sedangkan, CSI300 China naik 0,31 persen dan Shanghai Composite turun 0,26 persen. Data ekonomi China, produk domestik bruto (PDB) China tumbuh 5,4 persen YoY pada 1Q25 atau lebih tinggi dari estimasi konsensus sebesar 5,2 persen.

Sedangkan, produksi industri tumbuh 7,7 persen pada bulan Maret dibandingkan tahun lalu. Penjualan ritel meningkat 5,9 persen, atau jauh lebih tinggi dari kenaikan yang diperkirakan sebesar 4,3 persen.

"Di sisi lain, ketegangan dagang antara AS dan China kembali meningkat. Otoritas China memerintahkan maskapai untuk menghentikan pengiriman pesawat Boeing, sebagai respons terhadap perang tarif masih berlanjut," imbuh dia.

Sementara, Analis Phintraco Sekuritas, Valdy memproyeksikan, IHSG diperkirakan lanjutkan fluktuasi dalam rentang support-resistance 6.300-6.500, dengan kecenderungan melemah ke kisaran 6.350-6.375 di Kamis (17/4).

"Secara teknikal, indikasi overbought pada Stochastic RSI memperbesar peluang pullback lanjutan tersebut," kata Valdy.

Menurut dia, pasar juga masih dipengaruhi faktor psikologis jelang libur panjang akhir pekan ini. Kemudian, pasar masih meragukan konsistensi keputusan Pemerintah AS untuk menunda implementasi reciprocal tariffs selama 90 hari dan pengecualian produk-produk elektronik dari kebijakan tarif tersebut.

"Pasar khawatir terdapat perubahan kebijakan atau kebijakan tarif baru di akhir pekan ini. Pasalnya, China masih belum membuka peluang negosiasi dengan AS, meski berbagai upaya untuk menekan Tiongkok telah dilakukan oleh AS," beber Valdy.

Terkait hal di atas, lanjutnya, tim negosiasi Indonesia yang dipimpin oleh Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto dikabarkan masih melakukan proses negosiasi dengan Pemerintah AS. "Pasar masih mengharapkan kabar positif dari upaya negosiasi tersebut," imbuh Valdy,

Saham-saham yang dapat diperhatikan di Kamis (17/4) meliputi MAPI, MTEL, KLBF, JSMR dan PSAB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Diproyeksikan Masih Terperangkap di Zona Merah pada Perdagangan Hari Ini

IHSG Diproyeksikan Masih Terperangkap di Zona Merah pada Perdagangan Hari Ini

Bisnis | Kamis, 17 April 2025 | 08:19 WIB

SMGR Punya Hajat Mau Buyback Saham, Siapkan Rp300 Miliar

SMGR Punya Hajat Mau Buyback Saham, Siapkan Rp300 Miliar

Bisnis | Kamis, 17 April 2025 | 07:53 WIB

Profil Helmy Yahya yang Ditunjuk Dedi Mulyadi jadi Komisaris Independen Bank BJB

Profil Helmy Yahya yang Ditunjuk Dedi Mulyadi jadi Komisaris Independen Bank BJB

Bisnis | Rabu, 16 April 2025 | 17:01 WIB

Terkini

Ketika Energi Hijau Mengusik Ruang Hidup Warga

Ketika Energi Hijau Mengusik Ruang Hidup Warga

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:58 WIB

Gejolak Aceh dan Papua, Gatot Nurmantyo Soroti Akar Masalah

Gejolak Aceh dan Papua, Gatot Nurmantyo Soroti Akar Masalah

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:57 WIB

5 Cara Memilih Ukuran Sandal Bahan Polimer yang Tepat, Pasti Nyaman di Kaki

5 Cara Memilih Ukuran Sandal Bahan Polimer yang Tepat, Pasti Nyaman di Kaki

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Pemuda Betawi Pimpin PCNU Kota Tangerang, Sejak Kecil Ditempa di Pesantren

Pemuda Betawi Pimpin PCNU Kota Tangerang, Sejak Kecil Ditempa di Pesantren

Banten | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:49 WIB

Warna Pintu Toko yang Baik Menurut Feng Shui agar Bisnis Lancar, Jangan Salah Pilih

Warna Pintu Toko yang Baik Menurut Feng Shui agar Bisnis Lancar, Jangan Salah Pilih

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:49 WIB

Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Pulau Palue NTT

Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Pulau Palue NTT

Foto | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin

Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin

Jogja | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Enam Saksi Pihak Swasta Diperiksa Terkait Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah

Enam Saksi Pihak Swasta Diperiksa Terkait Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Mendagri Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue

Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Mendagri Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Ancaman Delisting WSKT Memang Jadi Risiko Restrukturisasi

Ancaman Delisting WSKT Memang Jadi Risiko Restrukturisasi

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:42 WIB

×