Anak Muda Belum Tahu Pentingnya Punya Asuransi

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 18 April 2025 | 11:11 WIB
Anak Muda Belum Tahu Pentingnya Punya Asuransi
Ilustrasi asuransi. Foto Istimewa.

Suara.com - Data terbaru dari Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2024 menunjukkan perkembangan yang menarik sekaligus mengkhawatirkan dalam lanskap asuransi di Indonesia.

Indeks literasi asuransi tercatat mengalami lonjakan signifikan, mencapai 76,25% pada tahun 2024, meningkat pesat dari angka 31,72% pada tahun 2022. Peningkatan pemahaman masyarakat terhadap produk dan manfaat asuransi ini tentu menjadi kabar baik.

Namun, ironisnya, peningkatan literasi ini tidak berbanding lurus dengan adopsi produk asuransi. Indeks inklusi asuransi justru mengalami penurunan, berada di angka 12,21% pada tahun 2024, menurun dari posisi 16,63% pada tahun 2022.

Fenomena ini mengindikasikan adanya jurang yang cukup lebar antara pemahaman teoritis mengenai asuransi dengan keinginan dan kemampuan masyarakat untuk benar-benar membeli dan memanfaatkan produk perlindungan tersebut.

Gap yang signifikan antara literasi dan inklusi asuransi ini menjadi perhatian serius bagi para pelaku industri dan regulator. Hal ini menandakan bahwa meskipun masyarakat semakin memahami pentingnya asuransi, pemahaman tersebut belum diterjemahkan menjadi tindakan nyata dalam memiliki polis asuransi. Berbagai faktor diduga menjadi penyebab kondisi ini, mulai dari masalah kepercayaan terhadap industri asuransi, prioritas keuangan yang berbeda, hingga kendala aksesibilitas dan affordability produk asuransi bagi sebagian besar masyarakat.

Menyadari adanya tantangan ini, PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) mengambil langkah proaktif untuk menjembatani kesenjangan antara literasi dan inklusi asuransi, terutama di kalangan generasi muda. Sebagai salah satu perusahaan asuransi terkemuka di Tanah Air, Askrindo secara aktif menggalakkan program literasi keuangan dengan fokus pada pentingnya pengelolaan risiko melalui asuransi.

Salah satu wujud nyata dari upaya tersebut adalah kegiatan Literasi Asuransi yang diselenggarakan Askrindo bekerja sama dengan Infobank Group pada Rabu, 16 April 2025. Acara bertajuk “Protect Your Future, Secure Your Dream” ini menyasar ratusan mahasiswa Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci, Tangerang. Pemilihan target generasi muda ini bukan tanpa alasan. Mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan dan agen perubahan diharapkan dapat menjadi motor penggerak peningkatan inklusi asuransi di kemudian hari.

M Fankar Umran, Direktur Utama Askrindo, dalam keterangannya pada Jumat (18/4/2025), menekankan betapa krusialnya kesadaran akan risiko sejak dini. Menurutnya, meraih mimpi dan merencanakan masa depan yang cerah tidak hanya cukup dengan mengejarnya, tetapi juga memerlukan strategi khusus untuk melindungi diri dari berbagai potensi risiko yang mungkin menghadang di kemudian hari.

Fankar menyoroti adanya ketidakseimbangan antara tingkat literasi dan inklusi keuangan secara umum di Indonesia, dengan perbandingan 80% berbanding 20%. Kondisi ini menunjukkan bahwa banyak masyarakat yang memiliki pemahaman dasar tentang keuangan, namun belum sepenuhnya menyadari pentingnya perlindungan terhadap risiko melalui produk asuransi.

baca juga

“Banyak orang yang mempersiapkan masa depan seolah-olah masa depan itu hanya satu sisi dan mereka lupa mempersiapkan bagaimana akan terjadi risiko, sehingga tidak banyak masyarakat Indonesia yang aware terhadap risiko tersebut. Mimpi itu penting, tetapi melindunginya dari risiko adalah bagian dari proses menuju sukses,” tegas Fankar.

Lebih lanjut, Fankar menjelaskan bahwa melalui kegiatan literasi seperti ini, Askrindo berupaya untuk menanamkan pemahaman yang lebih mendalam kepada generasi muda mengenai berbagai jenis risiko yang mungkin dihadapi di masa depan, serta bagaimana asuransi dapat menjadi salah satu solusi efektif untuk memitigasi dampak finansial dari risiko-risiko tersebut. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan para mahasiswa ini tidak hanya memiliki literasi asuransi yang tinggi, tetapi juga terdorong untuk mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata.

Senada dengan hal tersebut, Firman Daud Lenjau Lung selaku Ketua Program Studi Hubungan Internasional UPH, menyambut baik inisiatif Askrindo dalam memberikan literasi keuangan kepada mahasiswa.

Ia menekankan bahwa pengetahuan umum saja tidak cukup untuk menjadikan generasi muda sebagai individu yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Literasi keuangan yang baik, termasuk pemahaman tentang asuransi, menjadi bekal penting, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi dan politik global yang saling terkait saat ini.

Anak muda harus sudah mempersiapkan bekal mulai saat ini. Dari hal-hal kecil bisa kita lakukan seperti diskusi ini agar melek terhadap literasi keuangan,” ujar Firman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Muda Rentan Parkinson? Ini Fakta yang Harus Kamu Tahu Sebelum Terlambat

Anak Muda Rentan Parkinson? Ini Fakta yang Harus Kamu Tahu Sebelum Terlambat

Health | Kamis, 17 April 2025 | 19:49 WIB

5 Tips Membaca Buku ala Raim Laode agar Lebih Mudah Paham

5 Tips Membaca Buku ala Raim Laode agar Lebih Mudah Paham

Your Say | Kamis, 17 April 2025 | 14:17 WIB

Enam Lender Rugi Rp 1,67 Miliar, Akseleran Didesak Realisasikan Klaim Asuransi Gagal Bayar

Enam Lender Rugi Rp 1,67 Miliar, Akseleran Didesak Realisasikan Klaim Asuransi Gagal Bayar

Bisnis | Rabu, 16 April 2025 | 21:18 WIB

Terkini

Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, LEPAS Ekspansi Pasar Mobil Listrik Premium

Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, LEPAS Ekspansi Pasar Mobil Listrik Premium

Jawa Tengah | Kamis, 10 September 2026 | 06:10 WIB

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Masih Siaga

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Masih Siaga

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 06:00 WIB

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

×