IHSG Diproyeksikan Masuk Fase Konsolidasi Pada Perdagangan Senin Ini

Achmad Fauzi

Senin, 21 April 2025 | 08:41 WIB
IHSG Diproyeksikan Masuk Fase Konsolidasi Pada Perdagangan Senin Ini
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masuk fase konsolidasi pada Senin (21/4/2025).

Seperti dilansir riset dari Phintraco Sekuritas mengungkapkan, IHSG dibayangi sentimen beragam eksternal di awal pekan ini (21/4). Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump kembali menekankan pentingnya pemangkasan sukubunga acuan kepada Kepala the Fed, Jerome Powell.

Kemudian, jajak pendapat CNBC menunjukan economic approval rate terendah sepanjang periode kepemimpinan Presiden AS, Donald Trump sebesar 43 persen (13/4). Selain itu, AS berencana menarik diri dari upaya perdamaian Rusia-Ukraina apabila tidak ada perkembangan konkrit dalam beberapa hari kedepan.

"Hal di atas diperkirakan mendorong rebound harga gas alam yang sempat turun ke kisaran 3,2 persen di pekan lalu. Sementara harga minyak lanjutkan rebound pasca sanksi baru oleh AS kepada Iran. AS dikabarkan berencana menekan ekspor minyak Iran hingga 0, bersamaan dengan proses perundingan mengenai fasilitas nuklir iran," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya yang dikutip, Senin (21/4/2025).

Sementara, dari dala negeri, perkembangan sementara proses negosiasi Indonesia dengan AS memperoleh beberapa poin penting. Beberapa diantaranya meliputi rencana peningkatan impor sejumlah komoditas dari AS, seperti energi dan agrikultur, kolaborasi hilirisasi, relaksasi TKDN, hingga paket deregulasi. Hal-hal tersebut akan dibahas selama 60 hari kedepan, sebelum masa penundaan implementasi tarif resiprokal berakhir.

"Dengan berbagai sentimen di atas, IHSG diperkirakan masih melanjutkan fase konsolidasi dalam rentang 6.300-6.550 di pekan ini. Saham-saham yang dapat diperhatikan meliputi BUKA, EMTK, CTRA, SRTG dan BRPT," tulis Phintraco Sekuritas.

Sementara, Analis dari BNI Sekuritas, Fanny Suherman mengatakan, IHSG Kamis lalu ditutup naik 0,6 persen, tapi masih terjadi aksi jual asing sebesar Rp539 Miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BMRI, BBNI, BBRI, ITMG, dan ADRO.

"HSG hari ini akan mencoba tes support di 6.400. Jika kuat di support tersebut, IHSG akan mencoba menguat kembali," ucap dia.

Menurut dia, Wall Street masih was-was, di tengah kekhawatiran pasar terhadap kebijakan tarif AS yang terus membayangi sentimen investor. Ditambah lagi dengan penurunan saham kesehatan dan teknologi.

baca juga

Indeks S&P 500 naik tipis sebesar 0,13 persen. Sementara itu, Nasdaq Composite turun tipis 0,13 persen. Sedangkan, Dow Jones Industrial Average melemah 1,33 persen, terdorong oleh penurunan saham UnitedHealth sebesar 22 persen setelah perusahaan asuransi itu membukukan laba di bawah ekspektasi.

Dow Jones dan Nasdaq pun tercatat mengalami penurunan selama tiga hari berturut-turut. Tekanan juga datang dari saham raksasa teknologi Nvidia, yang turun hampir 3 persen, melanjutkan pelemahan hampir 7 persen di sesi sebelumnya. Nvidia mengungkapkan adanya beban kuartalan sekitar USD5,5 miliar akibat pembatasan ekspor chip GPU H20 ke China dan negara lainnya, imbas kebijakan kontrol ekspor AS.

Selain itu, tambah Fanny, Bursa Asia bergerak menghijau pada perdagangan Jumat (18/4). Indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,03 persen, CSI300 China naik tipis 0,01 persen, Taiex Taiwan naik 0,29 persen, Kospi Korea Selatan naik 0,53 persen, Kosdaq naik 0,85 persen, dan FTSE Malaysia naik 1,09 persen. Sebagian besar pasar Asia libur untuk peringatan Jumat Agung.

Bursa Asia berfluktuasi karena investor mengambil pendekatan wait and see terkait negosiasi tarif Trump, sebelum mengambil taruhan jangka panjang.

Di sisi lain, pertanyaan utama seputar China, setelah Beijing mengindikasikan bahwa mereka memiliki beberapa persyaratan untuk menyetujui perundingan dengan pemerintahan Donald Trump.

Sementara itu, di Jepang, inflasi konsumen Maret mendukung sikap bank sentral untuk menaikkan suku bunga secara bertahap. Inflasi konsumen yang tidak termasuk makanan segar naik 3,2 persen pada maret, naik dari 3 persen pada bulan sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Aplikasi Investasi Saham AS Terbaik

5 Aplikasi Investasi Saham AS Terbaik

Bisnis | Kamis, 17 April 2025 | 20:37 WIB

IHSG Betah Berada di Zona Hijau Hingga Akhir Perdagangan Kamis

IHSG Betah Berada di Zona Hijau Hingga Akhir Perdagangan Kamis

Bisnis | Kamis, 17 April 2025 | 16:23 WIB

IHSG Susah Gerak, Warga RI Tahan Belanja, Analis: Saya Khawatir!

IHSG Susah Gerak, Warga RI Tahan Belanja, Analis: Saya Khawatir!

Bisnis | Kamis, 17 April 2025 | 15:27 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×