IHSG Masih Kuat Bertahan Naik Pada Pembukaan Perdagangan Hari Ini

Achmad Fauzi

Selasa, 22 April 2025 | 09:10 WIB
IHSG Masih Kuat Bertahan Naik Pada Pembukaan Perdagangan Hari Ini
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka masih terus menanjak naik di pembukaan perdagangan Selasa (22/4/2025). IHSG dibuka menghijau di level 6.455.

Mengutip data RTI Business, hingga pukul 09.01 WIB, IHSG masih kuat bertahan di zona hijau dengan naik 15,85 poin atau naik 0,25 persen menuju ke level 6.461

Pada perdagangan waktu itu, sebanyak 819,18 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp358,85 ,iliar, serta frekuensi sebanyak 39,99 ribu kali.

Dalam perdagangan hari, sebanyak 179 saham bergerak naik, sedangkan 137 saham mengalami penurunan, dan 217 saham tidak mengalami pergerakan.

Di perdagangan hari ini, beberapa saham yang mengalami kenaikan sebagai penggerak IHSG diantaranya, BPTR, CITY, UDNG, NOBU, IOTF, BUMI, DAAZ, DNAR, IMJS, ANTM, PTPP.

Sementara, saham-saham yang alami jeblok pada perdagangan hari ini diantaranya, LPPF, MEJA, KOBX, FORU, OBAT, FMII, JPFA, FORE, DILD.

Proyeksi Hari Ini

IHSG) diprediksikan bisa mengalami koreksi pada perdagangan Selasa (22/4/2025).

Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman mengatakan, banyak faktor yang membuat IHSG bisa terkoreksi. Misalnya, carut-marutnya keuangan di Amerika Serikat (AS).

baca juga

Hal ini dipicu dari Presiden AS Donald Trump melancarkan serangan tajam terhadap Ketua The Fed Jerome Powell.

"Aksi Trump tersebut menimbulkan kekhawatiran pasar soal independensi bank sentral, di tengah belum adanya kemajuan penting dalam pembicaraan dagang global," ujarnya dalam risetnya yang dikutip, Selasa (24/4/2025).

Kekhawatiran itu membuat bursa saham AS Wall Street ditutup melemah. Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 2,48 persen, S&P 500 turun 2,36 persen, dan Nasdaq Composite turun 2,55 persen.

Selain sentimen Trump, sebut Fanny, penurunan tersebut terutama disebabkan oleh tekanan pada saham-saham teknologi raksasa atau ‘Magnificent Seven’. Saham Tesla turun 5,8 persen, Nvidia turun lebih dari 4 persen, Amazon dan Meta juga melemah 3 persen, sementara Caterpillar turun 2,8 persen.

Melalui platform Truth Social, Trump menyebut Powell sebagai ‘Mr. Too Late, seorang pecundang besar’ dan menuntut agar The Fed segera memangkas suku bunga. Bahkan, Trump sempat mengisyaratkan kemungkinan pemecatan Powell, sesuatu yang menurut penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett sedang dipelajari.

"Komentar Trump membuat dolar AS makin tertekan, jatuh ke titik terendah dalam tiga tahun terakhir. Di sisi lain, emas justru melonjak tajam hingga menembus level rekor baru di atas USD3.400 per ons, menandakan investor beralih ke aset safe haven," kata Fanny.

Sementara, lanjut dia, bursa saham Asia Pasifik bervariasi pada Senin (21/4/2025). Di sisi lain, bank sentral China mempertahankan suku bunga pada saat yuan berada di bawah tekanan karena ketegangan perdagangan China-Amerika Serikat (AS).

Di China, CSI 300 naik 0,33 persen dan Shanghai Composite menguat 0,45 persen, setelah Bank Sentral China (PBoC) mempertahankan suku bunga pinjaman utama di 3,1 persen untuk tenor 1 tahun. Selain itu, suku bunga pinjaman tenor 5 tahun di 3,6 persen.

Sedangkan di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 1,30 persen dan indeks Topix melemah 1,18 persen. Sementara itu, di Korea Selatan, indeks Kospi naik 0,28 persen, sementara indeks Kosdaq turun 0,32 persen. Di sisi lain, pasar saham Australia dan Hong Kong masih libur dalam rangka perayaan Paskah.

"IHSG hari ini tendensi koreksi mendekati support 6400, seiring dengan Presiden Trump yang terus desak The Fed cut suku bunga dan ini dapat mengacaukan independency the Fed," beber Fanny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Diprediksi Bisa Terkoreksi Hari Ini, Simak Saham-saham Pilihan

IHSG Diprediksi Bisa Terkoreksi Hari Ini, Simak Saham-saham Pilihan

Bisnis | Selasa, 22 April 2025 | 08:45 WIB

Wall Street Terguncang, IHSG Diprediksi Melemah Pasca Asing Jual Saham Bluechip

Wall Street Terguncang, IHSG Diprediksi Melemah Pasca Asing Jual Saham Bluechip

Bisnis | Selasa, 22 April 2025 | 06:48 WIB

IHSG Berakhir Naik Lagi, Meski Perang Dagang Terus Memanas

IHSG Berakhir Naik Lagi, Meski Perang Dagang Terus Memanas

Bisnis | Senin, 21 April 2025 | 16:26 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×