2 Jenis Pekerjaan Ini Tahan Resesi, Gajinya Menggiurkan

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Selasa, 22 April 2025 | 11:46 WIB
2 Jenis Pekerjaan Ini Tahan Resesi, Gajinya Menggiurkan
2 jenis pekerjaan yang tahan resesi

Suara.com - Resesi menjadi salah satu ancaman bagi seluruh dunia yang bisa membuat ketahanan ekonomi terguncang. Apalagi, dengan adanya perang tarif yang dilakukan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat ekonomi dunia mengalami tekanan.

Tentunya ini berpotensi adanya resesi yang bisa terjadi. Jika, negara mengalami resesi maka akan banyak perusahaan yang bangkrut dan gelombang pemutusan hubungan kerja (phk) terjadi. Namun ada beberapa pekerjaan yang ternyata tahan terhadap resesi. Lantas apa saja jenis pekerjaan yang tahan resesi? Ternyata perawatan kesehatan dan bahan makanan salah satu pekerjaan yang terkuat serta banyak dibutukan.

Dalam perawatan kesehatan, beberapa pekerjaan yang lebih stabil dan diminati adalah perawat, dokter, dokter umum, ahli bedah, dan terapis. Hal ini mengalami lonjakan permintaan pasien selama pandemi dan belum melambat. Adapun untuk gajinya bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta. Tentunya sangat menggiurkan bagi calon pekerja.

Sementara itu, pekerja ritel akan dibutuhkan di supermarket dan tempat lain yang menjual barang kebutuhan pokok, termasuk kasir, petugas stok bahan makanan. Serta orang yang memuat dan menurunkan truk, dan pekerja rantai pasokan dan logistik.

Cory Stahle, seorang ekonom di situs pekerjaan Indeed mengatakan jika tarif baru dari pemerintahan Trump menaikkan harga, maka konsumen dapat menyesuaikannya dengan menganggarkan hanya untuk kebutuhan pokok.
"Anda mungkin harus mengubah jenis makanan yang Anda makan, tetapi Anda tetap akan memiliki kebutuhan dasar," katanya dilansir CNBC Make It, Selasa (22/4/2025).

Sementara itu, beberapa "pekerjaan yang kurang stabil" di pasar saat ini lebih banyak berupa peran pekerja kerah putih yang ahli, termasuk pengembangan perangkat lunak dan pemasaran. Meskipun demikian, jenis industri tempat Anda bekerja membuat perbedaan besar.

Secara keseluruhan, 75% dari pekerjaan baru yang ditambahkan pada tahun 2024 berasal dari perawatan kesehatan dan bantuan sosial, pemerintahan, serta rekreasi dan perhotelan, menurut analisis Indeed terhadap data Departemen Tenaga Kerja.

Di sisi lain, pekerjaan pengembangan perangkat lunak turun 33% dibandingkan dengan angka sebelum pandemi, tambah Stahle. Khususnya, pekerjaan pemerintah federal telah mengalami pemangkasan di bawah pemerintahan Trump. Benteng keamanan yang pernah dianggap mungkin tidak lagi menjadi pilihan karier yang aman di masa mendatang.

Konsentrasi peluang di sektor-sektor tertentu mengarah pada percabangan di pasar kerja. Adapun, angka-angka solid di sekitar pertumbuhan pekerjaan rata-rata dalam ekonomi tenaga kerja, yang didorong oleh hanya beberapa sektor, tidak sesuai dengan pengalaman banyak orang tentang pencarian kerja yang buruk.

baca juga

Sementara itu, para pencari kerja dan mereka yang memiliki pekerjaan tidak terlalu kebal terhadap resesi. Stahle mencatat bahwa penting untuk diingat bahwa karier bukanlah sesuatu yang terjadi dalam satu atau dua tahun. "Kita perlu berpikir dalam jangka panjang, yaitu beberapa dekade," imbunya. "

Untuk itu, ia menyarankan agar para pekerja fokus pada keterampilan mereka dan menempatkan diri mereka pada posisi yang baik agar berharga bagi pemberi kerja apa pun industri yang mereka geluti, dan apakah ada resesi atau tidak.

Misalnya, untuk semua diskusi seputar penggunaan AI di tempat kerja, banyak pemberi kerja masih sangat membutuhkan pekerja dengan keterampilan komputer dasar, kata Stahle, seperti mampu membuat dan menavigasi melalui spreadsheet atau berkomunikasi secara efektif melalui email.

"Menjaga pekerjaan Anda agar terhindar dari PHK" mungkin tidak sepenuhnya memungkinkan mampu mengembangkan keterampilan Anda. Serta dapat meminimalkan dampak gangguan pasar kerja dan membantu Anda menemukan pekerjaan lain lebih cepat jika diperlukan," tandasnya.

Seperti diketahui, resesi adalah kondisi penurunan aktivitas ekonomi secara signifikan dan meluas yang terjadi selama beberapa bulan atau tahun. Indikator utama resesi adalah penurunan Produk Domestik Bruto (PDB) selama dua kuartal berturut-turut atau lebih.  Resesi berdampak pada berbagai aspek ekonomi, termasuk penurunan lapangan kerja, investasi, dan keuntungan perusahaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Teknologi Grooming Naik ke Runway, Perawatan Diri Jadi Bagian dari Ekspresi Gaya

Teknologi Grooming Naik ke Runway, Perawatan Diri Jadi Bagian dari Ekspresi Gaya

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa

Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Rahasia Kulit Kencang Tanpa Mengubah Karakter Wajah, Collagen Stimulator Kini Makin Dilirik

Rahasia Kulit Kencang Tanpa Mengubah Karakter Wajah, Collagen Stimulator Kini Makin Dilirik

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Benarkah Maskulinitas Hambat Laki-Laki Bekerja di Sektor Ramah Lingkungan?

Benarkah Maskulinitas Hambat Laki-Laki Bekerja di Sektor Ramah Lingkungan?

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Cara Mengeringkan Sepatu Kehujanan Tanpa Dijemur, Praktis dan Gak Bikin Rusak!

Cara Mengeringkan Sepatu Kehujanan Tanpa Dijemur, Praktis dan Gak Bikin Rusak!

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:25 WIB

Moisturizer Sebaiknya Dipakai Berapa Kali Sehari? Ini Panduan agar Kulit Sehat

Moisturizer Sebaiknya Dipakai Berapa Kali Sehari? Ini Panduan agar Kulit Sehat

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:39 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×