Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.185,783
LQ45 612,558
Srikehati 299,552
JII 369,759
USD/IDR 17.990

Meski Naik 7 Persen Selama Sepekan, Pi Network Dihantui Penurunan

Achmad Fauzi

Jum'at, 25 April 2025 | 11:20 WIB
Meski Naik 7 Persen Selama Sepekan, Pi Network Dihantui Penurunan
ilustrasi Pi Network/(Instagram).

Suara.com - Aset kripto Pi Network mencatat kenaikan harga sebesar 7 persen dalam tujuh hari terakhir, menandai momentum kenaikan moderat di tengah kondisi pasar yang cenderung fluktuatif.

Seperti dilansir dari Beincrypto, Jumat (25/4/2025), kekininan Pi Network diperdagangkan di level USD0,65. Namun, di balik pergerakan harga ini, analisis teknikal menunjukkan bahwa reli Pi Network belum sepenuhnya didukung oleh kekuatan fundamental atau sentimen pasar yang kuat.

Kenaikan harga ini, menurut analis, lebih mencerminkan pertumbuhan pasar kripto secara keseluruhan daripada lonjakan minat investor khusus terhadap Pi Network. Salah satu indikator utama yang mencerminkan pandangan ini adalah Relative Strength Index (RSI), sebuah alat analisis teknis yang mengukur kekuatan tren berdasarkan tekanan beli dan jual.

Menariknya, RSI PI tetap datar meskipun harga mengalami peningkatan. Dalam analisis teknikal, kondisi RSI yang datar menandakan tidak adanya dominasi dari tekanan beli atau jual, atau dengan kata lain, pasar berada dalam fase konsolidasi atau keragu-raguan.

Hal ini menunjukkan keseimbangan antara tekanan beli dan jual Pi Network, bukan lonjakan sentimen bullish yang biasanya menyertai reli berkelanjutan.

Sebagai informasi, RSI bergerak antara 0 dan 100, dengan nilai di atas 70 mengindikasikan kondisi overbought atau jenuh beli, sedangkan nilai di bawah 30 menunjukkan oversold atau jenuh jual. Namun ketika nilai RSI berada di tengah-tengah dan tidak menunjukkan pergerakan jelas, para trader biasanya mengartikan ini sebagai tanda bahwa tidak ada arah tren yang kuat.

Lebih lanjut, indikator Super Trend menambah lapisan kehati-hatian dalam prospek Pi Network. Saat ini, indikator ini berada pada level USD0,85, bertindak sebagai resistensi dinamis yang kuat. Dengan harga Pi Network masih diperdagangkan di bawah level tersebut, sinyal yang muncul adalah bahwa pasar Pi Network masih dalam tren menurun, dengan tekanan jual yang terus mendominasi.

Saat ini Pi Network berjuang untuk menembus level ini, garis tren memperkuat sentimen bearish dan menunjukkan bahwa mendorong aset lebih tinggi dalam jangka pendek akan sulit.

Tak hanya itu, Pi Network juga diperdagangkan di bawah Exponential Moving Average (EMA) 20 harinya, sebuah indikator teknis yang menghitung rata-rata harga aset dalam 20 hari terakhir dengan bobot lebih pada harga terbaru. Ini adalah sinyal bearish jangka pendek yang menunjukkan bahwa harga Pi Network saat ini lebih rendah daripada tren rata-rata terdekatnya.

baca juga

Jika tekanan jual berlanjut, para analis memperingatkan kemungkinan Pi Network kembali ke titik terendah sepanjang masa di level USD0,40. Skenario ini menjadi perhatian khusus di kalangan investor ritel yang khawatir akan potensi koreksi lebih dalam.

Namun, tak semua berita berujung negatif. Jika sentimen pasar membaik dan para bull (istilah untuk pembeli agresif) berhasil mengambil alih momentum, maka Pi Network berpotensi untuk bangkit dan menembus EMA 20 hari, yang akan membuka jalan menuju level resistensi psikologis berikutnya di USD1,01.

Secara keseluruhan, meskipun Pi Network mengalami kenaikan harga dalam sepekan terakhir, fundamental teknis menunjukkan sinyal peringatan. Keseimbangan RSI, tekanan dari indikator Super Trend, dan posisi di bawah EMA 20 hari menjadi pertanda bahwa perjalanan PI menuju pemulihan penuh masih jauh dari pasti.

Investor dan trader disarankan untuk tetap berhati-hati, mempertimbangkan sinyal teknikal dan mengamati dinamika pasar secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan investasi lebih lanjut.

Apa Itu Pi Network?

Pi Network adalah proyek kripto inovatif yang dikembangkan oleh sekelompok lulusan Stanford, dipimpin oleh Dr. Nicolas Kokkalis. Proyek ini diluncurkan pada 14 Maret 2019, dengan misi menghadirkan mata uang kripto yang dapat ditambang melalui smartphone sebuah konsep yang sangat berbeda dari Bitcoin atau Ethereum yang membutuhkan perangkat keras canggih dan konsumsi listrik besar.

Dengan pendekatan yang ramah pengguna dan hemat energi, Pi Network menarik perhatian jutaan pengguna global. Hingga kini, komunitas Pi disebut "Pioneers" telah berkembang pesat dengan lebih dari 45 juta pengguna terdaftar.
Penambangan Pi dilakukan melalui aplikasi seluler, tanpa menguras baterai atau data.

Aplikasi hanya memverifikasi kehadiran pengguna setiap 24 jam. Kontribusi keamanan jaringan dilakukan melalui sistem Social Trust Graph, di mana pengguna saling memverifikasi keaslian akun.

Pi menggunakan konsensus algoritma Stellar Consensus Protocol (SCP), yang memungkinkan validasi transaksi tanpa konsumsi daya besar seperti Proof of Work. Ini membuatnya jauh lebih berkelanjutan secara lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pi Network Hampir Rp11.000, Ini Prediksi Fluktuasi Pasarnya

Harga Pi Network Hampir Rp11.000, Ini Prediksi Fluktuasi Pasarnya

Bisnis | Kamis, 24 April 2025 | 20:49 WIB

Setelah Terkoreksi Pi Network Mulai Kembali Melaju Naik, Dalam Sepekan Naik 4,7 Persen

Setelah Terkoreksi Pi Network Mulai Kembali Melaju Naik, Dalam Sepekan Naik 4,7 Persen

Bisnis | Kamis, 24 April 2025 | 11:50 WIB

Harga Coin Pi Network Naik Stabil dalam 24 Jam, Kapitalisasi 4,52 Miliar Dolar AS

Harga Coin Pi Network Naik Stabil dalam 24 Jam, Kapitalisasi 4,52 Miliar Dolar AS

Bisnis | Rabu, 23 April 2025 | 18:17 WIB

Terkini

Mitchell Baker Hat-trick! John Herdman Terkesan dengan Debut Bintang Baru Timnas

Mitchell Baker Hat-trick! John Herdman Terkesan dengan Debut Bintang Baru Timnas

Video | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:23 WIB

Pemerintah Tagih Komitmen Mazda Jadikan Indonesia Basis Ekspor ke Australia

Pemerintah Tagih Komitmen Mazda Jadikan Indonesia Basis Ekspor ke Australia

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:22 WIB

Perbandingan Kulkas Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Unggul?

Perbandingan Kulkas Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Unggul?

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:20 WIB

Sepatu Heiden Heritage Buatan Mana? Ini 4 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula dan Pelari Pro

Sepatu Heiden Heritage Buatan Mana? Ini 4 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula dan Pelari Pro

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:16 WIB

Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI

Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI

Bri | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:15 WIB

Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan

Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:10 WIB

Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG

Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:05 WIB

Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut

Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:03 WIB

Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu

Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:00 WIB

Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman

Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:57 WIB

×