Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Kepemimpinan Hijau Jadi Kunci Kelestarian UMKM Pasca Pandemi

Iwan Supriyatna

Senin, 05 Mei 2025 | 13:13 WIB
Kepemimpinan Hijau Jadi Kunci Kelestarian UMKM Pasca Pandemi
Ilustrasi UMKM.

Suara.com - Dalam rangka melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat, pada tanggal 3 Mei 2025, enam Dosen Program Magister Manajemen (MM) Universitas Mercu Buana (UMB) mengadakan kegiatan dengan tema: Kepemimpinan Untuk Keberlanjutan Usaha dan Kelestarian Lingkungan dalam Perspektif Manajemen bagi Pelaku Usaha Mikro di Jakarta Barat.

Tema ini penting, karena sebagai pelaku usaha, UMKM tidak hanya dituntut untuk mencari keuntungan jangka pendek, tetapi juga perlu menjaga agar usahanya dapat tetap bertahan lama dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan alam.

Dalam acara ini, UMB bekerjasama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta PT. Permodalan Nasional Madani (PNM).

Layanan PNM Mekaar difokuskan kepada perempuan pelaku usaha mikro dengan kondisi keluarga yang memiliki indeks pendapatan per kapita maksimal USS1,99 per hari atau Rp 800 ribu per bulan.

Pembiayaan PNM Mekaar tidak mensyaratkan agunan fisik, namun bersifat tanggung renteng kelompok, dengan syarat kedisiplinan untuk mengikuti Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM).

Pertemuan kelompok wajib dilaksanakan setiap minggu, sebagai salah satu cara untuk memastikan pembayaran angsuran mingguan.

Kegiatan diawali dengan pemaparan oleh Bapak Maxensius Tri Sambodo, PhD, wakil dari BRIN tentang Kepemimpinan untuk Keberlanjutan Usaha dan Kelestarian Lingkungan dalam Perspektif Manajemen.

Setelah itu, dilanjutkan dengan pemaparan dari dosen-dosen program MM-UMB. Pemaparan UMB dibuka dengan materi tentang Menyiapkan Kepemimpinan berwawasan MSDM Kebelanjutan dan Kelestarian Lingkungan pada Usaha Mikro yang dibawakan oleh Dr. Singmin Johanes Lo, MSOD dan dilanjutkan dengan materi tentang Implementasi Produksi Bersih untuk Keberlanjutan Usaha dan Perlindungan Lingkungan pada Usaha Mikro yang dibawakan oleh Dr. Agustinus Hariadi Djoko Purwanto.

Selanjutnya materi tentang Penerapan Manajemen Kualitas Total untuk Keberlangsungan Usaha Mikro disampaikan oleh Dr. Niken Sulistyowati, MM. Sedangkan materi pengembangan Sumber Daya Manusia Hijau dan Pola Pikir Hijau usaha mikro untuk keberlanjutan usaha dipaparkan oleh Dr. M. Ali Iqbal M.Sc dan Dr. Parwoto.

baca juga

Dalam kegiatan ini juga dibahas tentang bagaimana menjaga kelestarian lingkungan melalui program ramah lingkungan 3R (reduce, recycle, reuse).

Reduce adalah usaha mengurangi produk yang sampahnya tidak dapat didaur ulang. Sementara recycle merupakan kegiatan mendaur ulang bahan sampah agar dapat menjadi produk baru dan reuse merupakan usaha menggunakan kembali kemasan atau produk yang sudah dipakai.

Pembangunan ekonomi yang dicapai harus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan alam, sehingga keduanya tidak bertentangan.

Diharapkan dengan kegiatan ini, pelaku usaha mikro akan termotivasi untuk meningkatkan peran dan partisipasinya dalam menjaga kelestarian alam, sekaligus dapat meningkatkan pendapatannya dalam jangka panjang.

Kegiatan ini ditutup dengan melakukan pendampingan bagi pelaku usaha mikro agar ke depan dapat mengelola usahanya dengan lebih baik dan bijak.

Peserta terlihat sangat antusias untuk mendalami bagaimana meningkatkan kinerja usahamya, agar dapat menjaga keberlangsungan usaha disamping tetap menjaga kelestarian lingkungan di sekitar mereka.

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan fondasi penting dalam perekonomian Indonesia. Sektor ini menyerap tenaga kerja yang signifikan, mendorong inovasi lokal, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

UMKM memiliki fleksibilitas dan kemampuan adaptasi yang tinggi, memungkinkan mereka untuk bertahan dan berkembang dalam berbagai kondisi pasar.

Meskipun demikian, UMKM seringkali menghadapi tantangan seperti akses terbatas terhadap modal, teknologi, dan pasar.

Pemerintah dan berbagai pihak terus berupaya memberikan dukungan melalui pelatihan, pendampingan, dan kemudahan perizinan.

Dengan dukungan yang tepat, UMKM dapat semakin berdaya saing dan menjadi mesin penggerak utama perekonomian Indonesia. Investasi pada UMKM adalah investasi pada masa depan bangsa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UMKM Kini Bisa Jalankan Bisnis Dengan Sistem Kerja Serba Digital

UMKM Kini Bisa Jalankan Bisnis Dengan Sistem Kerja Serba Digital

Bisnis | Senin, 05 Mei 2025 | 12:26 WIB

BRI Siapkan Jurus Jitu Kerek UMKM Naik Kelas di Tengah Meningkatnya Tantangan Ekonomi

BRI Siapkan Jurus Jitu Kerek UMKM Naik Kelas di Tengah Meningkatnya Tantangan Ekonomi

Bri | Minggu, 04 Mei 2025 | 16:15 WIB

Kementerian UMKM Apresiasi BIBW 2025 Bawa Dampak Positif bagi UMKM

Kementerian UMKM Apresiasi BIBW 2025 Bawa Dampak Positif bagi UMKM

Bisnis | Minggu, 04 Mei 2025 | 10:34 WIB

Terkini

274 BUMN Sudah Dipangkas, Pemerintah Bongkar Ratusan Perusahaan Pelat Merah

274 BUMN Sudah Dipangkas, Pemerintah Bongkar Ratusan Perusahaan Pelat Merah

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:57 WIB

Gibran di Gayo Lues: Kondisi Alamnya Begini, Normalisasi Sungai Itu Lebih Mahal dari Bikin Jembatan

Gibran di Gayo Lues: Kondisi Alamnya Begini, Normalisasi Sungai Itu Lebih Mahal dari Bikin Jembatan

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Budget Mepet? Ini 4 Pilihan Motor Bekas 3 Jutaan yang Bandel dan Irit untuk Harian

Budget Mepet? Ini 4 Pilihan Motor Bekas 3 Jutaan yang Bandel dan Irit untuk Harian

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:49 WIB

Menko Airlangga Hartarto Pantau SUV Hybrid JETOUR T2 i-DM di GIIAS 2026

Menko Airlangga Hartarto Pantau SUV Hybrid JETOUR T2 i-DM di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar Kasus Fraud PT Dana Syariah Indonesia, 5.714 Korban Terverifikasai

Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar Kasus Fraud PT Dana Syariah Indonesia, 5.714 Korban Terverifikasai

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:38 WIB

Gedung Bapenda DKI Terbakar, Pramono Jamin Data Perpajakan Aman dan Pelayanan Tetap Jalan

Gedung Bapenda DKI Terbakar, Pramono Jamin Data Perpajakan Aman dan Pelayanan Tetap Jalan

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:31 WIB

Changan Nevo Q05 Menjadi Pilihan Baru SUV Listrik Rp 300 Jutaan di Indonesia

Changan Nevo Q05 Menjadi Pilihan Baru SUV Listrik Rp 300 Jutaan di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:26 WIB

9 Facial Wash untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas untuk Cegah Tanda Penuaan

9 Facial Wash untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas untuk Cegah Tanda Penuaan

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Di Balik Polemik UKT dan Roh Pendidikan Tinggi: Saatnya Kampus Elite Berbagi dengan Kampus Daerah

Di Balik Polemik UKT dan Roh Pendidikan Tinggi: Saatnya Kampus Elite Berbagi dengan Kampus Daerah

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Kabel Tembaga Ngumpet di Jok Vario, Aksi Dua Pekerja di Gresik Berakhir di Tangan Polisi

Kabel Tembaga Ngumpet di Jok Vario, Aksi Dua Pekerja di Gresik Berakhir di Tangan Polisi

Jatim | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:13 WIB

×