Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

5 Pekerjaan Ini Tidak Bakal Bisa Digantikan Oleh AI

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Rabu, 07 Mei 2025 | 05:38 WIB
5 Pekerjaan Ini Tidak Bakal Bisa Digantikan Oleh AI
5 jenis pekerjaan ini tidak bakal bisa digantikan oleh AI

Suara.com - Revolusi kecerdasan buatan atau AI mengubah lanskap profesional dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya.Bahkan, pada tahun 2030 diramal banyak karier kelas menengah yang secara tradisional memberikan stabilitas dan mobilitas sosial akan berubah secara signifikan atau berpotensi dihilangkan oleh sistem AI yang semakin canggih.

Namun, tidak semua profesi bisa digantikan oleh AI. Beberapa karier membutuhkan kualitas yang sulit ditiru oleh mesin. Salah satunya mengenai kecerdasan emosional mendalam, penilaian etika yang kompleks, visi kreatif, dan kehadiran fisik menciptakan hubungan manusia yang bermakna.

Dilansir dari News Trade U, berikut 5 pekerjaan yang tidak dibisa digantikan oleh AI:

1.Terapis

Meskipun aplikasi terapi dan chatbot bertenaga AI telah muncul sebagai alat pelengkap, penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa hasil terapi berkorelasi kuat dengan kualitas hubungan terapi antara praktisi dan klien.

Apalagi, terapis mental, atau psikoterapis, bekerja membantu pasien mengatasi masalah kesehatan mental dan meningkatkan kesejahteraan psikologis. Mereka membantu klien menghadapi masalah seperti kecemasan, stres, depresi, dan gangguan mental lainnya melalui berbagai jenis terapi, seperti terapi bicara, terapi kognitif-perilaku, dan terapi perilaku dialektik.

Selain itu, konseling yang efektif melibatkan interpretasi halus dari isyarat non-verbal, konteks budaya, dan nuansa emosional yang sulit dipahami oleh sistem AI secara holistik. Terapis harus menavigasi lanskap emosional yang kompleks, menunjukkan empati yang tulus, dan membangun kepercayaan melalui interaksi yang konsisten dan autentik.

Bahkan AI yang paling canggih pun tidak memiliki pengalaman hidup dan resonansi emosional yang memungkinkan terapis manusia untuk benar-benar memahami trauma, kesedihan, kecemasan, dan spektrum penuh pengalaman psikologis manusia.

Terapis manusia juga mengadaptasi pendekatan mereka berdasarkan pemahaman intuitif tentang kebutuhan klien, sering kali mengubah strategi terapi di tengah sesi sebagai respons terhadap perubahan perilaku yang halus.

baca juga

2.Produser Konten Kreatif
Walaupun AI kini dapat menghasilkan gambar, teks, dan musik yang mengagumkan berdasarkan pola dari karya yang sudah ada, arahan kreatif yang benar-benar inovatif membutuhkan kualitas yang belum dapat ditiru oleh mesin. Salah satunya visi orisinal, intuisi budaya, dan kemampuan untuk mengantisipasi tren yang muncul alih-alih sekadar menganalisis tren yang sudah ada tidak bisa mudah dilakukan oleh kecanggihan teknologi.

Adapun jabatan Direktur kreatif dalam periklanan, film, mode, dan desain harus memahami konteks budaya yang halus, resonansi emosional, dan penilaian estetika yang melampaui pola data. Karya kreatif yang paling sukses sering kali melanggar aturan yang ditetapkan dengan cara yang sulit diprediksi secara algoritmik. Kreator manusia memanfaatkan pengalaman hidup, pendalaman budaya, dan pemahaman intuitif tentang psikologi audiens untuk mengembangkan karya yang benar-benar terhubung dan beresonansi.
3.Tokoh Agama

Kepemimpinan spiritual dan keagamaan berpusat pada pertanyaan tentang makna, tujuan, etika, dan transendensi yang melampaui ranah komputasional. Tokoh agama dan pemandu spiritual memberikan nasihat selama transisi paling mendalam dalam hidup kelahiran, kematian, pernikahan, krisis moral.

Lantaran ehadiran manusia yang autentik membawa makna yang tak tergantikan.Peran pemimpin spiritual meliputi pembangunan komunitas, bimbingan moral, fasilitasi ritual, dan menjawab pertanyaan teologis dan etika yang kompleks.

Fungsi-fungsi ini tidak hanya membutuhkan pengetahuan tentang teks dan tradisi keagamaan, tetapi juga perwujudan prinsip-prinsip spiritual melalui pengalaman dan praktik pribadi. Keaslian perjalanan spiritual dan komitmen seorang pemimpin menciptakan landasan kepercayaan yang tidak dapat ditiru oleh algoritme.

Di masa krisis atau perayaan, orang mencari pemimpin yang dapat berbagi kegembiraan atau kesedihan mereka dari tempat pemahaman manusia yang sejati. Aspek komunal dari praktik spiritual kerentanan bersama, ritual kolektif, dan kebijaksanaan antargenerasi bergantung pada hubungan antarmanusia yang tidak dapat digantikan oleh teknologi secara berarti. Meskipun perangkat digital dapat meningkatkan aksesibilitas terhadap sumber daya spiritual, namun kehadiran toko agama memberikan nuansa emosional berbeda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:28 WIB

Melihat Bukan Lagi Berarti Percaya: Mengapa Era Deepfake Adalah Ancaman Nyata bagi Realitas Kita

Melihat Bukan Lagi Berarti Percaya: Mengapa Era Deepfake Adalah Ancaman Nyata bagi Realitas Kita

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 14:23 WIB

Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia

Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 13:52 WIB

AI Sudah Jadi Teman Curhat, Apa yang Dicari Gen Z dari Hubungan Digital?

AI Sudah Jadi Teman Curhat, Apa yang Dicari Gen Z dari Hubungan Digital?

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

MotoGP Belanda 2026: Sengit, Jorge Martin Ambil Alih Pimpinan Klasemen!

MotoGP Belanda 2026: Sengit, Jorge Martin Ambil Alih Pimpinan Klasemen!

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 09:53 WIB

Dibalik Maraknya Kasus Deepfake di Kampus: AI Bukan Lagi Sekadar Alat Bantu

Dibalik Maraknya Kasus Deepfake di Kampus: AI Bukan Lagi Sekadar Alat Bantu

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Melawan AI, Naoki Urasawa Rilis Manga Baru Bertema Eksistensi Manusia!

Melawan AI, Naoki Urasawa Rilis Manga Baru Bertema Eksistensi Manusia!

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:17 WIB

AMD EPYC Bikin Server Gaming Makin Kencang, Shockbyte Pangkas Konsumsi Listrik 30 Persen

AMD EPYC Bikin Server Gaming Makin Kencang, Shockbyte Pangkas Konsumsi Listrik 30 Persen

Tekno | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:30 WIB

HP Perkenalkan AI PC dan HP IQ, Siap Ubah Masa Depan Dunia Kerja

HP Perkenalkan AI PC dan HP IQ, Siap Ubah Masa Depan Dunia Kerja

Tekno | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:54 WIB

Terkini

Kemenperin Siapkan Dewan Kawasan Industri Nasional, Presiden Bakal Pimpin Langsung

Kemenperin Siapkan Dewan Kawasan Industri Nasional, Presiden Bakal Pimpin Langsung

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 10:03 WIB

Rupiah Kembali Loyo Lawan Dolar AS Lemas ke Level Rp17.888

Rupiah Kembali Loyo Lawan Dolar AS Lemas ke Level Rp17.888

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:50 WIB

Kesempatan untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Kesempatan untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:30 WIB

Pasar Antisipasi Perundingan AS - Iran di Doha, Harga Minyak Dunia Melemah

Pasar Antisipasi Perundingan AS - Iran di Doha, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:20 WIB

IHSG Dibuka Makin Tenggelam ke Level 5.801, BBCA Kembali Dijual Asing

IHSG Dibuka Makin Tenggelam ke Level 5.801, BBCA Kembali Dijual Asing

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:19 WIB

Daftar Calon IPO BEI 2026 Bertambah, Ada 8 Emiten Siap Melantai di Bursa Saham, Ini Bocorannya

Daftar Calon IPO BEI 2026 Bertambah, Ada 8 Emiten Siap Melantai di Bursa Saham, Ini Bocorannya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:12 WIB

Jurnalis Kawakan Karni Ilyas Duduki Komisaris Emiten Tambang DEWA, Ini Profilnya

Jurnalis Kawakan Karni Ilyas Duduki Komisaris Emiten Tambang DEWA, Ini Profilnya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:56 WIB

AHY Bidik Industri Kendaraan Listrik Nasional, Targetkan Brand EV Buatan Indonesia

AHY Bidik Industri Kendaraan Listrik Nasional, Targetkan Brand EV Buatan Indonesia

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:55 WIB

Paraguay Cuan Ratusan Miliar Usai Kalahkan Jerman di Laga Kontroversial

Paraguay Cuan Ratusan Miliar Usai Kalahkan Jerman di Laga Kontroversial

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:37 WIB

Tak Mau Investasi Hilirisasi Bernilai Jumbo Gagal, BP BUMN Gandeng KPK

Tak Mau Investasi Hilirisasi Bernilai Jumbo Gagal, BP BUMN Gandeng KPK

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:32 WIB

×