Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IHSG Bersiap Uji ke Level 7.000, Meski Dihantui Tekanan Perekonomian yang Melambat

Achmad Fauzi

Rabu, 07 Mei 2025 | 08:27 WIB
IHSG Bersiap Uji ke Level 7.000, Meski Dihantui Tekanan Perekonomian yang Melambat
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (9/3).

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Rabu 7 Mei 2025 diproyeksikan masih berpeluang melanjutkan penguatannya pada perdagangan hari ini, setelah ditutup naik 0,97 persen pada sesi sebelumnya.

Meski tekanan jual investor asing masih berlanjut dengan net sell sebesar Rp141 miliar, sentimen teknikal dinilai cukup mendukung potensi kenaikan indeks menuju level psikologis 7.000.

Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, menjelaskan bahwa IHSG saat ini sedang menguji resistance penting di kisaran 6.900. Apabila mampu menembus level tersebut, maka jalan menuju 7.000 terbuka lebar dalam waktu dekat.

"Selama IHSG mampu bertahan di atas support 6.870 dan menguat menembus 6.900, maka target jangka pendek di 7.000 sangat mungkin dicapai," ujar Fanny dalam laporan riset harian, Rabu (7/5/2025).

Ia juga menekankan bahwa penguatan IHSG kemarin terjadi di tengah tekanan pasar global, sehingga menunjukkan adanya daya tahan yang cukup kuat dari pasar domestik. Meski demikian, investor tetap disarankan berhati-hati mengingat kondisi eksternal masih bergejolak, khususnya terkait perkembangan terbaru dari negosiasi dagang Amerika Serikat.

Di sisi global, pasar saham Wall Street kembali mencatatkan pelemahan signifikan. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,95 persen, S&P 500 melemah 0,77 persen, dan Nasdaq Composite merosot 0,87 persen pada perdagangan Selasa (6/5).

Pelemahan ini dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran pelaku pasar terhadap ketidakpastian arah kesepakatan dagang AS dengan sejumlah negara mitra utama.

Pernyataan Presiden AS Donald Trump dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri Kanada Mark Carney yang menyebut bahwa

"Kita tidak harus menandatangani kesepakatan, menjadi sumber utama kekhawatiran," kata Trump.

baca juga

Sikap Trump ini tampak bertolak belakang dengan pernyataan Menteri Keuangan Scott Bessent sehari sebelumnya, yang menyatakan bahwa AS sudah dekat dengan beberapa kesepakatan dan menargetkan penyelesaian mayoritas perjanjian pada akhir tahun.

Pasar Asia pun bergerak variatif di tengah libur bursa di beberapa negara seperti Jepang dan Korea Selatan. Indeks Hang Seng menguat 0,70 persen, sedangkan indeks Taiex Taiwan dan ASX 200 Australia masing-masing melemah 0,05 persen dan 0,08 persen.

Indeks manajer pembelian (PMI) jasa Caixin di China juga turun menjadi 50,7, menandakan pelemahan aktivitas sektor jasa di negara tersebut.

Kembali ke pasar domestik, aliran dana asing masih mencatatkan penjualan bersih, dengan saham-saham seperti ASII, CUAN, BBNI, BMRI, dan MBMA menjadi target utama penjualan asing.

Namun, Fanny menilai bahwa tekanan ini belum cukup untuk mengubah arah tren jangka pendek, mengingat beberapa sektor masih menunjukkan potensi penguatan.

"Sejumlah saham komoditas dan energi seperti BRMS, MDKA, MEDC, PTRO, serta emiten berbasis energi baru seperti BREN dan PGAS, menjadi pilihan menarik untuk perdagangan jangka pendek hari ini," tambahnya.

Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]
Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]

Senada dengan Fanny, Pilarmas Investindo Sekuritas juga memproyeksikan IHSG menguat terbatas.

Secara teknikal, analis menilai bahwa pergerakan IHSG masih dalam tren konsolidasi, dengan potensi penguatan yang terbatas.

"IHSG berpotensi melanjutkan penguatan namun terbatas, dengan level support di 6.700 dan resistance di kisaran 6.980," tulis tim riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam laporan hariannya.

Sentimen positif di pasar domestik datang dari data ketenagakerjaan Indonesia yang menunjukkan perbaikan. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada kuartal I 2025 turun menjadi 4,76 persen, dibandingkan 4,82 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini merupakan yang terendah sejak krisis moneter 1997.

Seiring dengan itu, jumlah tenaga kerja meningkat 2,52 persen menjadi 145,77 juta orang, terutama di sektor perdagangan besar dan eceran, serta reparasi dan perawatan kendaraan bermotor.

Namun demikian, dari sisi makroekonomi, pertumbuhan ekonomi nasional justru mengalami pelemahan. Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada kuartal I 2025 tumbuh 4,87 persen secara tahunan (YoY), turun dari 5,02 persen pada kuartal IV 2024.

Ini menjadi tingkat pertumbuhan terlemah sejak kuartal III tahun 2021. Pelemahan ini sebagian besar disebabkan oleh penurunan belanja pemerintah dan melambatnya permintaan global.

Kinerja ekspor Indonesia tercatat melambat menjadi 6,78 persen dari sebelumnya 7,63 persen, mencerminkan lemahnya permintaan dari negara mitra dagang utama. Sementara itu, pertumbuhan impor anjlok tajam menjadi 3,96 persen dari 10,36 persen, mencerminkan tekanan terhadap daya beli domestik.

Meski demikian, pemerintah tetap optimistis dengan menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen untuk tahun ini, dan antara 5,8 persen hingga 6,3 persen pada tahun 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Boy Thohir Borong 46,8 Juta Lembar Saham MBMA

Boy Thohir Borong 46,8 Juta Lembar Saham MBMA

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 06:00 WIB

IHSG Terus Melesat Tembus Level 6.898 Hari Ini, Berikut Saham Pendorongnya

IHSG Terus Melesat Tembus Level 6.898 Hari Ini, Berikut Saham Pendorongnya

Bisnis | Selasa, 06 Mei 2025 | 16:38 WIB

IHSG Terus Perkasa di Pembukaan Pedagangan Hari Ini, Simak Saham Pendorongnya

IHSG Terus Perkasa di Pembukaan Pedagangan Hari Ini, Simak Saham Pendorongnya

Bisnis | Selasa, 06 Mei 2025 | 09:14 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×