Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Setelah Terkoreksi IHSG Bisa Kembali Bangkit Hari Ini, Cek Saham-saham Pilihan

Achmad Fauzi

Jum'at, 09 Mei 2025 | 07:45 WIB
Setelah Terkoreksi IHSG Bisa Kembali Bangkit Hari Ini, Cek Saham-saham Pilihan
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang mengalami teknikal rebound pada perdagangan Jumat, 9 Mei 2025. Hal ini setelah pada hari sebelumnya mencatat penurunan cukup dalam sebesar 1,42 persen.

Tekanan jual asing yang masih tinggi, dengan nilai net sell mencapai sekitar Rp906 miliar, menjadi faktor utama penekan pergerakan indeks.

Namun, adanya sentimen positif dari pasar global, termasuk kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan Inggris serta kebijakan terbaru dari The Fed, memberikan ruang pemulihan terbuka bagi IHSG selama mampu bertahan pada level support teknikal yang krusial.

"IHSG hari ini masih berpotensi mengalami teknikal rebound sepanjang mampu bertahan di atas area support 6800,” ujar Fanny Suherman, CFP, Head of Retail Research BNI Sekuritas dalam riset hariannya, Jumat (9/5/2025).

"Level support kunci IHSG berada pada rentang 6.770–6.800, sementara resistance terdekat berada pada area 6.850–6.925. Selama tekanan jual asing mulai mereda dan tidak terjadi penembusan support tersebut, maka potensi pemulihan cukup realistis dalam jangka pendek," sambung dia.

Pasar saham global menunjukkan penguatan signifikan pada perdagangan Kamis, 8 Mei 2025 waktu setempat. Indeks utama di Wall Street ditutup menguat, didorong oleh pengumuman Presiden AS Donald Trump terkait kerangka awal kesepakatan dagang dengan Inggris.

Dalam pernyataannya, Trump menegaskan bahwa kesepakatan tersebut akan menjadi perjanjian dagang besar pertama sejak AS secara sepihak menerapkan tarif pre-emptive terhadap sejumlah negara pada awal tahun 2025.

"Beberapa negara akan dikenakan tarif jauh lebih tinggi karena mereka memiliki surplus dagang besar," ujar Trump. Ia menambahkan bahwa “detail akhir sedang dirampungkan. Dalam beberapa minggu ke depan semuanya akan final.” Pernyataan ini disambut baik oleh pelaku pasar yang melihatnya sebagai sinyal stabilitas dan arah kebijakan dagang yang lebih jelas.

Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Penguatan di pasar AS tercermin pada indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) yang naik 0,62%, indeks S&P 500 yang menguat 0,58 persen, serta indeks Nasdaq Composite yang melonjak hingga 1,07 persen. Saham-saham sektor teknologi menjadi pendorong utama, khususnya setelah pemerintah Trump mengumumkan pencabutan sejumlah pembatasan terhadap industri semikonduktor yang diberlakukan di masa pemerintahan sebelumnya.

baca juga

Saham Alphabet (induk Google) naik hampir 2% setelah perusahaan membantah laporan media mengenai penurunan aktivitas pencarian akibat meningkatnya penggunaan AI di browser Safari.

Sementara itu, saham Boeing melonjak 3 persen menyusul pernyataan Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, yang menyebut bahwa kesepakatan dagang AS-Inggris akan membuka jalan bagi pemesanan pesawat Boeing dalam jumlah besar yang nilainya diperkirakan mencapai miliaran dolar.

Sentimen positif global turut merambat ke kawasan Asia. Pada perdagangan Kamis (8/5), bursa Asia-Pasifik bergerak mayoritas menghijau. Indeks Nikkei 225 Jepang tercatat naik 0,41 persen, Topix naik 0,09 persen, indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,37 persen, dan CSI 300 China menguat 0,56 persen.

Kinerja serupa juga ditunjukkan oleh ASX 200 Australia yang naik 0,16 pesen dan Kospi Korea Selatan yang menguat 0,22 persen. Hanya indeks FTSE Straits Times Singapura dan FTSE Bursa Malaysia yang mencatat penurunan, masing-masing 0,55 persen dan 0,27 persen.

Kenaikan ini terjadi setelah Federal Open Market Committee (FOMC) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 4,25 persen hingga 4,5 persen.

Keputusan ini sejalan dengan ekspektasi pasar, meskipun Ketua The Fed Jerome Powell memperingatkan bahwa kebijakan tarif tinggi yang diumumkan pemerintah AS berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan inflasi dalam jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Tertekan, Kesepakatan Dagang AS-Inggris Picu Kenaikan Wall Street dan Pasar Asia

IHSG Tertekan, Kesepakatan Dagang AS-Inggris Picu Kenaikan Wall Street dan Pasar Asia

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2025 | 07:30 WIB

7 Rekomendasi Aplikasi Saham untuk Pemula, Investasi Jadi Mudah!

7 Rekomendasi Aplikasi Saham untuk Pemula, Investasi Jadi Mudah!

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2025 | 07:13 WIB

IHSG Akhirnya Terkoreksi di Perdagangan Hari Ini Setelah Berhari-hari Nyaman di Zona Hijau

IHSG Akhirnya Terkoreksi di Perdagangan Hari Ini Setelah Berhari-hari Nyaman di Zona Hijau

Bisnis | Kamis, 08 Mei 2025 | 16:30 WIB

Terkini

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×