Harga Pi Network Tiba-tiba Melejit 12 Persen, Ini Pendorongnya

Achmad Fauzi

Jum'at, 09 Mei 2025 | 15:24 WIB
Harga Pi Network Tiba-tiba Melejit 12 Persen, Ini Pendorongnya
Ilustrasi Pi Network/(Instagram).

Suara.com - Harga Pi Network, aset kripto mengalami lonjakan signifikan pada perdagangan kemarin. Pi Network mencatatakan kenaikan hingga 12 persen dan sempat menyentuh level tertinggi harian di angka USD0,6206.

Seperti dilansir dari Cryptotimes, Jumat, 9 Mei 2025, lonjakan tajam ini terjadi setelah tim Pi Network mengeluarkan pengumuman yang singkat namun menggugah, 'Pengumuman ekosistem Pi akan dirilis pada tanggal 14 Mei. Nantikan untuk mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya'.

Meski hanya berupa satu kalimat pendek, pernyataan tersebut langsung menyulut euforia dalam komunitas Pi dan menarik perhatian para pedagang aset kripto. Minimnya detail dalam pengumuman tidak menghalangi spekulasi yang berkembang pesat.

Banyak pihak kini meyakini bahwa peluncuran ekosistem penuh Pi atau bahkan mainnet terbuka, yang telah lama dinanti-nanti oleh komunitas global, kemungkinan besar akan diumumkan pada tanggal tersebut.

Lonjakan antusiasme tersebut tercermin jelas dalam data pasar. Kapitalisasi pasar Pi Coin naik hingga USD4,55 miliar, mencatat kenaikan sebesar 10,5 persen dalam waktu singkat.

Sementara itu, volume perdagangan harian melonjak tajam sebesar 74 persen menjadi USD84,35 juta, menandakan masuknya arus dana baru dari investor dan spekulan yang ingin mengambil posisi lebih awal menjelang pengumuman penting tersebut.

Namun, seperti halnya lonjakan cepat lainnya dalam dunia kripto, harga Pi Coin tak mampu bertahan lama di puncaknya. Setelah sempat menembus USD0,62, Pi Coin mengalami sedikit koreksi.

Pada saat berita ini ditulis, harga telah stabil dengan kenaikan bersih 7,17 persen dalam 24 jam terakhir. Kendati demikian, lonjakan tersebut sudah cukup untuk menunjukkan betapa kuatnya sentimen pasar terhadap proyek yang hingga kini masih berada dalam fase pengembangan tertutup ini.

Ilustrasi Token PI milik Pi Network/(Instargram).
Ilustrasi Token PI milik Pi Network/(Instargram).

Pergerakan harga Pi Coin juga terjadi di tengah sentimen pasar kripto yang lebih luas yang tengah menunjukkan tren menguat. Bitcoin baru saja menembus ambang USD99.000, sementara Ethereum diperdagangkan di kisaran USD1.899.

baca juga

Kapitalisasi pasar kripto global juga naik menjadi USD2,98 triliun, mengalami peningkatan 1,47 persen dalam 24 jam terakhir. Dalam konteks ini, kenaikan Pi Coin tidak bisa dilepaskan dari momentum bullish yang tengah menyelimuti pasar kripto secara umum.

Bisa Naik di Bulan Mei

Analis mata uang kripto Dr Altcoin lewat analisisnya di Media Sosial X mengatakan, harga Pi Coin akan melonjak selama Consensus Summit mendatang, di mana pendiri Pi Network berencana berpidato dalam acara tersebut,

Dr Altcoin memperkirakan dimulainya reli Pi Network pada pertengahan Mei. Dr Altcoin mencatat bahwa investor dapat mengharapkan tanggal dimulainya harga Pi Network selama Consensus Summit yang dijadwalkan pada bulan Mei.

Prediksi Dr Altcoin berbeda dari proyeksi sebelumnya yang memperkirakan dimulainya reli Pi Coin menjelang akhir Agustus. Investor sebelumnya menggantungkan harapan mereka pada reli harga setelah berakhirnya acara pembukaan Pi , yang akan merilis 212 juta Pi Coin.

Namun, Dr Altcoin memperkirakan reli akan dimulai jauh lebih awal di bulan Mei, dipicu oleh momentum seputar acara Konsensus. Dr Altcoin sebelumnya telah mengungkapkan mengapa Konsensus 2025 akan menjadi penting bagi Jaringan Pi, mengingat banyaknya jumlah dan kualitas peserta.

"Saya cukup yakin bahwa kenaikan harga Pi mungkin akan dimulai selama KTT Konsensus (14-16 Mei 2025) daripada pada akhir Agustus ketika pembukaan Pi berkurang secara signifikan," tulis Dr Altcoin, seperti dilansir dari CoinGape.

Prediksi Dr Altcoin untuk peluncuran reli harga Pi Network pada bulan Mei menghadapi serangkaian tantangan. Sejak awal, Tim Inti Pi (PCT) berpacu dengan waktu untuk menyetujui aplikasi KYB sebelum dimulainya Konsensus 2025.

Lebih jauh, Dr Altcoin mengatakan peluncuran aplikasi terdesentralisasi (DApps) di jaringan sebelum Konsensus 2025 akan mendukung kenaikan harga. Sementara PCT mencapai tonggak sejarah sebelum Konsensus 2025, faktor eksternal lainnya cenderung berdampak buruk pada harga Pi Network

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Kawakan Robert Kiyosaki Sebut Bitcoin Lebih Berharga dari Emas Hingga Minyak

Investor Kawakan Robert Kiyosaki Sebut Bitcoin Lebih Berharga dari Emas Hingga Minyak

Bisnis | Kamis, 08 Mei 2025 | 15:29 WIB

2 Alasan Harga Aset Kripto Pi Network Bisa Kembali Melonjak

2 Alasan Harga Aset Kripto Pi Network Bisa Kembali Melonjak

Bisnis | Kamis, 08 Mei 2025 | 14:23 WIB

Meski Harga Turun, Pi Network Masuk Deretan Aset Kripto dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar

Meski Harga Turun, Pi Network Masuk Deretan Aset Kripto dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 14:10 WIB

Terkini

Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda

Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda

Jatim | Jum'at, 11 September 2026 | 06:00 WIB

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:31 WIB

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:19 WIB

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:12 WIB

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

Video | Kamis, 10 September 2026 | 22:05 WIB

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 22:00 WIB

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:56 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Sumsel | Kamis, 10 September 2026 | 21:46 WIB

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:43 WIB

×