Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

2 Alasan Harga Aset Kripto Pi Network Bisa Kembali Melonjak

Achmad Fauzi

Kamis, 08 Mei 2025 | 14:23 WIB
2 Alasan Harga Aset Kripto Pi Network Bisa Kembali Melonjak
Ilustrasi Pi Network/(Instagram).

Suara.com - Harga Pi Network (Pi Coin) mengalami penurunan tajam sejak peluncuran mainnet pada Februari 2025. Dari semula sekitar USD3, harga koin ini kini terperosok ke level USD0,635.

Kemerosotan Pi Network juga membuat valuasi proyek kripto ini anjlok dari lebih dari USD15 miliar menjadi USD4 miliar. Kerugian besar pun dirasakan oleh para pionir dan investor yang sejak awal menaruh harapan pada proyek ini.

Seperti dilansir dari Invezz, kendati begitu, sejumlah analis dan pengamat pasar mulai melihat potensi kebangkitan harga Pi Network dalam waktu dekat. Alasan pertama, menjelang pengumuman besar yang akan dilakukan oleh tim pengembang pada Selasa, 14 Mei 2025, dalam acara bergengsi Consensus 2025 di Toronto, Kanada.

"Pengumuman ekosistem Pi akan dirilis pada tanggal 14 Mei. Saksikan untuk mengetahui apa yang akan hadir berikutnya!" ungkap tim Pi Network dalam pernyataan resminya, seperti dikutip, Kamis (8/5/2025).

Meskipun belum ada kejelasan terkait isi pengumuman tersebut, spekulasi mulai beredar di komunitas kripto. Salah satu kemungkinan besar adalah pengumuman pendanaan ekosistem, seperti yang telah dilakukan oleh sejumlah proyek kripto besar lainnya.

Pendanaan ini akan menjadi dorongan signifikan bagi para pengembang untuk membangun dan memperluas aplikasi di jaringan Pi.

Alasa kedua, pencatatan Pi Coin di bursa kripto utama. HTX, salah satu bursa besar, disebut-sebut memberi isyarat ke arah itu melalui serangkaian unggahan misterius di platform media sosial X.

Pencatatan ini semakin masuk akal karena pendiri Pi Network hadir dalam acara Token2049 minggu lalu, di mana Justin Sun, penasihat utama HTX, juga menjadi pembicara utama. Sun dijadwalkan kembali berbicara di Consensus pekan depan.

Apakah Pi network menjanjikan
Apakah Pi network menjanjikan

Selain itu, kemitraan strategis dengan pemain besar di sektor kripto atau keuangan digital juga menjadi kemungkinan dalam pengumuman mendatang. Jika terealisasi, kemitraan ini akan menjadi katalis penting bagi penguatan harga Pi Coin.

baca juga

Meski demikian, sejumlah bursa masih berhati-hati terhadap Pi Coin karena beberapa faktor. Di antaranya adalah struktur tokenomik yang dinilai terlalu menguntungkan pihak internal, serta tingkat likuiditas rendah dengan volume perdagangan harian di bawah USD100 juta, menurut data dari CoinMarketCap.

Bahkan, bursa seperti Bybit secara terbuka menyebut Pi sebagai proyek yang "mencurigakan" dan berkomitmen untuk tidak mendaftarkannya.

Tingkat sentralisasi juga menjadi sorotan, mengingat lebih dari 35 miliar token dari total 100 miliar berada di tangan pihak internal. Hal ini menimbulkan kekhawatiran mengenai kontrol harga dan distribusi yang tidak merata.

Namun, seiring membaiknya sentimen dan upaya pengembang dalam memenuhi proses Know Your Business (KYB) di bursa besar, harapan pencatatan di bursa tingkat atas tetap terbuka.

Secara teknikal, Pi Coin menunjukkan tanda-tanda pergerakan signifikan. Setelah berada dalam fase konsolidasi selama beberapa pekan, grafik harga menunjukkan pola akumulasi dalam kerangka Teori Wyckoff.

Fase ini ditandai dengan pergerakan harga menyamping dan volume rendah, yang biasanya menjadi awal dari fase markup atau lonjakan harga parabola yang didorong oleh Fear of Missing Out (FOMO).

Pola falling wedge (baji jatuh) juga terlihat pada grafik Pi Coin, dua garis tren menurun dan konvergen, yang secara historis mengindikasikan potensi penembusan bullish saat garis-garis tersebut bertemu.

Ditambah lagi, indikator Bollinger Bands menunjukkan penyempitan signifikan sejak awal tahun, yang menandakan potensi tekanan harga dalam waktu dekat.

Dengan segala katalis ini, para analis memperkirakan bahwa Pi Coin berpeluang menembus level USD1 dalam beberapa pekan mendatang, level yang sekaligus menjadi target psikologis utama setelah penurunan panjang sejak Februari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Harga Turun, Pi Network Masuk Deretan Aset Kripto dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar

Meski Harga Turun, Pi Network Masuk Deretan Aset Kripto dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 14:10 WIB

Meski Tekanan Jual, Harga Pi Network Bersiap Kembali Naik

Meski Tekanan Jual, Harga Pi Network Bersiap Kembali Naik

Bisnis | Selasa, 06 Mei 2025 | 12:05 WIB

Cara Aman Menjual Pi Coin: Panduan Lengkap untuk Pemula

Cara Aman Menjual Pi Coin: Panduan Lengkap untuk Pemula

Bisnis | Senin, 05 Mei 2025 | 21:27 WIB

Terkini

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!

Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:24 WIB

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Sumut | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:18 WIB

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:13 WIB

Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan

Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama

Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama

Health | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:07 WIB

Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi

Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor

Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor

Bogor | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air

Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air

Video | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×