Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp1.886.000/Gram Hari Ini

Achmad Fauzi

Rabu, 14 Mei 2025 | 10:10 WIB
Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp1.886.000/Gram Hari Ini
Seorang karyawan menunjukkan emas batangan Aneka Tambang (Antam) di Butik Emas Antam, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Kamis (23/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Rabu, 14 Mei 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp1.886.000 per gram.

Harga emas Antam itu naik tipis sebesar Rp2.000 dibandingkan hari Selasa, 13 Mei 2025 sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp1.734.000 per gram.

Harga buyback itu juga melonjak Rp2.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Selasa kemarin.

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 gram Rp993.000
  • Emas 1 Gram Rp1.886.000
  • Emas 2 gram Rp3.712.000
  • Emas 3 gram Rp5.543.000
  • Emas 5 gram Rp9.205.000
  • Emas 10 gram Rp18.355.000
  • Emas 25 gram Rp45.762.000
  • Emas 50 gram Rp91.445.000
  • Emas 100 gram Rp182.812.000
  • Emas 250 gram Rp456.765.000
  • Emas 500 gram Rp913.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp1.826.600.000

Harga Emas Dunia Masih Anjlok

Harga emas dunia diperdagangkan melemah di sesi awal Asia hari ini, Rabu, 14 Mei 2025, dengan harga turun ke kisaran USD 3.245 per troy ounce.

Seperti diklansir dari FXstreet, penurunan ini terjadi di tengah meningkatnya selera risiko investor global setelah Amerika Serikat dan China mencapai kesepakatan untuk saling menurunkan tarif impor, yang memicu penguatan pasar dan menekan permintaan terhadap logam mulia sebagai aset safe haven.

Harga emas hari ini di Palembang
Harga emas hari ini di Palembang

Kesepakatan tarif tersebut dicapai setelah dua hari negosiasi intensif antara perwakilan AS dan China di Jenewa, Swiss.

baca juga

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Amerika Serikat memangkas tarif impor terhadap produk China menjadi 30 persen dari sebelumnya 145 persen, sementara China menurunkan tarif impor terhadap barang-barang dari AS menjadi 10 persen dari 125 persen. Perkembangan ini disambut positif oleh pelaku pasar dan mendorong aliran dana keluar dari aset lindung nilai seperti emas.

"Emas dan perak menunjukkan aksi jual besar-besaran di awal minggu baru di tengah kesepakatan dagang antara AS dan China di Swiss. Indeks dolar dan imbal hasil obligasi AS melonjak setelah pengumuman kesepakatan dagang. Gencatan senjata Indo-Pakistan selama akhir pekan juga meredakan pembelian logam mulia sebagai aset safe haven," kata Manoj Kumar Jain, analis dari Prithvifinmart Commodity Research.

Di luar kesepakatan dagang, situasi geopolitik Asia Selatan juga turut berkontribusi terhadap tekanan harga emas. Meredanya ketegangan antara India dan Pakistan memberikan tambahan tekanan pada logam mulia. Setelah berminggu-minggu ketegangan di wilayah perbatasan Jammu dan Kashmir, kedua negara kini menerapkan gencatan senjata yang tetap bertahan hingga malam hari.

Perdana Menteri India, Narendra Modi, menegaskan bahwa India tidak akan mentoleransi 'pemerasan nuklir' dan bahwa operasi terhadap Pakistan hanya dihentikan sementara, tergantung pada langkah selanjutnya dari pihak Pakistan.

Penguatan sentimen risiko global dan penurunan ketegangan geopolitik secara umum telah mengurangi daya tarik emas sebagai aset lindung nilai. Namun, beberapa analis menilai bahwa ketidakpastian tetap ada dan bisa menjadi katalis pembalikan arah bagi emas.

“Meskipun terjadi aksi jual saat ini, tanda-tanda eskalasi lanjutan antara India dan Pakistan atau kebijakan perdagangan yang tidak konsisten dari Presiden AS Donald Trump bisa memicu arus modal kembali ke aset safe haven seperti emas,” tambah Jain.

Selain itu, perhatian investor kini beralih ke pidato sejumlah pejabat Federal Reserve yang dijadwalkan pada hari ini. Pernyataan dari The Fed akan dipantau ketat untuk mendapatkan petunjuk terkait arah kebijakan moneter berikutnya.

Jika terdapat sinyal dovish atau kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi global, harga emas berpotensi kembali menguat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Terbaru, Berat Banget Naiknya

Harga Emas Antam Terbaru, Berat Banget Naiknya

News | Rabu, 14 Mei 2025 | 10:01 WIB

Harga Emas Pegadaian Anjlok Dua Hari Beruntun, Bakal Menguat atau Melemah Lagi?

Harga Emas Pegadaian Anjlok Dua Hari Beruntun, Bakal Menguat atau Melemah Lagi?

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2025 | 07:47 WIB

Terus Merosot, Pengamat Ungkap Ramalan Harga Emas Dunia

Terus Merosot, Pengamat Ungkap Ramalan Harga Emas Dunia

Bisnis | Selasa, 13 Mei 2025 | 16:22 WIB

Terkini

Jangan Persulit Warga Terdampak! Ini Tuntutan Warga Kampung Pelangi Jaksel soal Rusun

Jangan Persulit Warga Terdampak! Ini Tuntutan Warga Kampung Pelangi Jaksel soal Rusun

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:12 WIB

Ketika Dongeng Ayah Berhadapan dengan Skeptisisme Anak yang Beranjak Dewasa

Ketika Dongeng Ayah Berhadapan dengan Skeptisisme Anak yang Beranjak Dewasa

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:05 WIB

Bukan Pesta Ultah Prabowo, Ini Isi Agenda Pertemuan Kabinet di Istana Bogor

Bukan Pesta Ultah Prabowo, Ini Isi Agenda Pertemuan Kabinet di Istana Bogor

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:58 WIB

Bukan Bahas Evaluasi, Sosok Ini yang Bikin Pejabat Berkumpul di Istana Bogor Semalam

Bukan Bahas Evaluasi, Sosok Ini yang Bikin Pejabat Berkumpul di Istana Bogor Semalam

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:55 WIB

PBB Tak Punya Taring, Guru Besar UGM Desak Indonesia Turun Tangan Redam Konflik Yaman-Arab Saudi

PBB Tak Punya Taring, Guru Besar UGM Desak Indonesia Turun Tangan Redam Konflik Yaman-Arab Saudi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran Kondusif Saat Penerapan Ganjil Genap Pengisian BBM di Bali

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran Kondusif Saat Penerapan Ganjil Genap Pengisian BBM di Bali

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:47 WIB

IHSG Era Prabowo Ambruk 11,6%, Membayangi Kejatuhan Saham di Zaman Soeharto

IHSG Era Prabowo Ambruk 11,6%, Membayangi Kejatuhan Saham di Zaman Soeharto

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Syarat dan Dokumen untuk Klaim Asuransi Mobil Bekas Apa Saja?

Syarat dan Dokumen untuk Klaim Asuransi Mobil Bekas Apa Saja?

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Pembangunan Gazebo Picu Konflik di Coatesville Kota Wisata, Warga Mengeluh Nilai Properti Anjlok

Pembangunan Gazebo Picu Konflik di Coatesville Kota Wisata, Warga Mengeluh Nilai Properti Anjlok

Jabar | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Persita vs Persija Jakarta Malam Ini: Mantan Siap Bikin Macan Kemayoran Terluka

Persita vs Persija Jakarta Malam Ini: Mantan Siap Bikin Macan Kemayoran Terluka

Bola | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:23 WIB

×