Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Cetak Rekor: Cadangan Beras Bulog Tembus 3,7 Juta Ton, Lampaui Era Soeharto

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Kamis, 15 Mei 2025 | 15:51 WIB
Cetak Rekor: Cadangan Beras Bulog Tembus 3,7 Juta Ton, Lampaui Era Soeharto
Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono. (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)

Suara.com - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) mencetak sejarah baru dengan mencatatkan cadangan beras tertinggi sepanjang sejarah, yakni 3,7 juta ton tersimpan di seluruh gudangnya.

Wakil Menteri Pertanian sekaligus Ketua Dewan Pengawas Perum Bulog, Sudaryono menjelaskan, hingga pertengahan bulan Mei tahun 2025, Bulog telah berhasil menyerap gabah setara beras sebanyak 2,1 juta ton, yang merupakan capaian tertinggi dalam sejarah lembaga tersebut sejak didirikan. Angka ini melampaui rekor-rekor sebelumnya dan menjadi tonggak baru dalam pencatatan serapan beras nasional.

"Sampai dengan saya berdiri di sini, total beras yang disimpan di gudang Bulog adalah 3,7 juta ton, di mana serapan tahun 2025 dari Januari sampai dengan hari ini sudah 2,1 juta ton, yang tertinggi sepanjang sejarah," tutur Sudaryono saat meninjau langsung fasilitas modern Rice Mill Unit (RMU) dan gudang Bulog di Karawang, Jawa Barat, Kamis, (15/5/2025).

Sebagai perbandingan historis, rekor serapan tertinggi sebelumnya terjadi pada tahun 1984, ketika Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto mencatatkan serapan sebesar 3 juta ton, yang saat itu menjadi landasan bagi penghargaan swasembada beras yang diberikan oleh FAO. Dengan pencapaian tahun ini, Bulog tidak hanya berhasil melampaui capaian masa lalu, tetapi juga menandai era baru dalam ketahanan pangan nasional.

"Anda semua bisa cek di tahun 1984 Presiden Soeharto mendapatkan penghargaan swasembada beras oleh FAO. Shingga kita telah melampaui, secara kuantitas telah melampaui dari rekor tertinggi yang ada, yaitu tahun 1984 yang kita pecahkan di tahun ini 2025," ujarnya.

Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras semua pihak, terutama para petani yang terus memproduksi dengan semangat tinggi, serta seluruh personel Bulog dari tingkat pusat hingga lapangan yang bekerja tanpa lelah, bahkan banyak yang tinggal langsung di lokasi panen untuk menyerap gabah secara maksimal.

"Ini tentu saja hasil kerja keras semua pihak, khususnya hasil kerja keras semua petani kita yang produksi dan semangatnya luar biasa, ditambah semua pasukan Bulog dari mulai pimpinan dirut sampai dengan level yang di lapangan semuanya kerja keras," katanya.

Dia menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari perubahan kebijakan pemerintah saat ini, ddi mana Bulog kini lebih difokuskan untuk menyerap gabah langsung dari petani, bukan membeli beras dari pedagang. Kebijakan ini bertujuan agar petani mendapatkan harga jual yang layak, dan intervensi pemerintah bisa langsung dirasakan oleh mereka yang selama ini paling terdampak oleh fluktuasi harga pascapanen.

Dengan pencapaian ini, Bulog membuktikan diri sebagai lembaga yang semakin kokoh dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan hadir nyata di sisi petani. ***

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tebar Manfaat Bagi Anak Yatim Piatu dan Tahfidz Quran, Perum Bulog Gelar Bakti Sosial HUT ke-58

Tebar Manfaat Bagi Anak Yatim Piatu dan Tahfidz Quran, Perum Bulog Gelar Bakti Sosial HUT ke-58

Bisnis | Kamis, 15 Mei 2025 | 13:54 WIB

Perum Bulog Terima Kunjungan Menteri Pertanian dan Keterjaminan Makanan Malaysia

Perum Bulog Terima Kunjungan Menteri Pertanian dan Keterjaminan Makanan Malaysia

Bisnis | Rabu, 23 April 2025 | 12:24 WIB

Proyek Pengolahan Gabah Modern Senilai Rp 230,98 Miliar Garapan Waskita Sudah Beroperasi

Proyek Pengolahan Gabah Modern Senilai Rp 230,98 Miliar Garapan Waskita Sudah Beroperasi

Bisnis | Selasa, 22 April 2025 | 13:05 WIB

Mentan Amran dan Wamentan Sudaryono Jadi Ujung Tombak Capai Swasembada Pangan

Mentan Amran dan Wamentan Sudaryono Jadi Ujung Tombak Capai Swasembada Pangan

Bisnis | Senin, 21 April 2025 | 13:22 WIB

Mentan Langsung Sidak Bulog dan PIHC, Begitu Tiba dari Yordania

Mentan Langsung Sidak Bulog dan PIHC, Begitu Tiba dari Yordania

Bisnis | Rabu, 16 April 2025 | 19:07 WIB

BULOG Serap 1 Juta Ton Beras, Panen Raya Jadi Momentum Perkuat Ketahanan Pangan

BULOG Serap 1 Juta Ton Beras, Panen Raya Jadi Momentum Perkuat Ketahanan Pangan

News | Senin, 14 April 2025 | 13:32 WIB

Terkini

Purbaya Sentil BPKP soal Audit 10 Perusahaan Sawit Diduga Manipulasi Ekspor CPO

Purbaya Sentil BPKP soal Audit 10 Perusahaan Sawit Diduga Manipulasi Ekspor CPO

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:06 WIB

Purbaya Jamin Lahan Hibah Meikarta 30 Hektare Tak Bebani APBN Saat Dikelola Danantara

Purbaya Jamin Lahan Hibah Meikarta 30 Hektare Tak Bebani APBN Saat Dikelola Danantara

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:40 WIB

Purbaya Akhirnya Bebaskan Pajak JHT ke 1,64 Juta Pensiunan Usai Diprotes

Purbaya Akhirnya Bebaskan Pajak JHT ke 1,64 Juta Pensiunan Usai Diprotes

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:17 WIB

Rupiah Terpuruk! Kembali Dekati Level 18.000 per Dolar AS.

Rupiah Terpuruk! Kembali Dekati Level 18.000 per Dolar AS.

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:44 WIB

Lahan Meikarta Dibebaskan dari Pajak, Purbaya: Yang Melawan, Saya Pecat

Lahan Meikarta Dibebaskan dari Pajak, Purbaya: Yang Melawan, Saya Pecat

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:04 WIB

Siap-siap! Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce 1 Juli 2026

Siap-siap! Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce 1 Juli 2026

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:40 WIB

CORE Sebut Penurunan Harga LNG Tekan Risiko PHK, Namun Bukan Solusi Tunggal

CORE Sebut Penurunan Harga LNG Tekan Risiko PHK, Namun Bukan Solusi Tunggal

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:31 WIB

Harga Emas Anjlok Parah, Rekor Terburuk Sejak 2008

Harga Emas Anjlok Parah, Rekor Terburuk Sejak 2008

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:17 WIB

Purbaya Akui Belum Terima Usulan Kemenhub soal Anggaran Flyover Kereta Api Rp 4 Triliun

Purbaya Akui Belum Terima Usulan Kemenhub soal Anggaran Flyover Kereta Api Rp 4 Triliun

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:15 WIB

Tren Remitansi Digital Kian Dilirik, Ini Deret Keunggulannya

Tren Remitansi Digital Kian Dilirik, Ini Deret Keunggulannya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:54 WIB

×