Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.575.000
Beli Rp2.447.000
IHSG 5.643,194
LQ45 553,105
Srikehati 276,229
JII 331,154
USD/IDR 17.957

Harga Emas Antam Meroket Hari Ini Dibanderol Rp1.891.000/Gram

Achmad Fauzi

Jum'at, 16 Mei 2025 | 09:52 WIB
Harga Emas Antam Meroket Hari Ini Dibanderol Rp1.891.000/Gram
Seorang karyawan menunjukkan emas batangan Aneka Tambang (Antam) di Butik Emas Antam, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Kamis (23/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Dampak dari data ini sangat signifikan, dengan pasar saat ini memperkirakan sepenuhnya bahwa The Fed akan memangkas suku bunga dua kali pada tahun 2025. Pemangkasan pertama diperkirakan akan terjadi pada bulan September.

Selain faktor ekonomi, ketidakpastian geopolitik turut menambah daya tarik emas sebagai aset lindung nilai (safe haven). Salah satu katalis terbaru adalah keengganan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam upaya perdamaian yang direncanakan berlangsung di Turki. Ketegangan ini menambah kekhawatiran pasar terhadap prospek stabilitas global, sehingga meningkatkan permintaan terhadap aset-aset aman.

Namun, potensi kenaikan emas juga menghadapi hambatan dari membaiknya hubungan perdagangan antara AS dan Tiongkok. Kesepakatan sementara kedua negara untuk menghentikan saling balas tarif telah memberikan kelegaan bagi pasar global dan menciptakan tekanan terhadap harga emas.

Dalam beberapa sesi terakhir, logam mulia ini bahkan sempat kehilangan lebih dari USD120 dari level tertingginya, akibat meningkatnya optimisme terhadap stabilitas perdagangan global dan penguatan kembali selera risiko investor.

Sepanjang pekan ini, fokus pelaku pasar akan tertuju pada rilis data perumahan di AS serta hasil survei pendahuluan Sentimen Konsumen dari Universitas Michigan untuk bulan Mei. Kedua indikator ini akan membantu pasar dalam mengukur kekuatan permintaan domestik dan kepercayaan konsumen, yang sangat penting untuk menentukan arah kebijakan moneter ke depan.

Dari sisi teknikal, meskipun harga emas mencatat lonjakan tajam, tren penguatan tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut. Kenaikan harga bisa berumur pendek jika para pembeli tidak mampu mempertahankan penutupan harian di atas level psikologis USD3.200.

Jika harga berhasil ditutup di atas level tersebut dan bahkan mampu melampaui puncak harga tertanggal 14 Mei di USD3.257, maka kemungkinan besar harga emas dunia akan menguji resistance berikutnya di kisaran USD3.300. Keberhasilan menembus level ini juga berpotensi memangkas kerugian yang sempat tercatat pada pekan ini.

Namun demikian, indikator teknikal seperti Relative Strength Index (RSI) menunjukkan bahwa momentum belum sepenuhnya berpihak pada para pembeli. RSI saat ini mengindikasikan potensi penurunan lanjutan, yang berarti reli harga emas bisa jadi merupakan koreksi jangka pendek dari tren turun yang masih dominan dalam beberapa pekan terakhir.

Apabila harga emas gagal mempertahankan penutupan di atas USD3.200, maka risiko pelemahan kembali terbuka. Dalam skenario penurunan tersebut, support terdekat diperkirakan berada di Simple Moving Average (SMA) 50-hari yang saat ini berada di level USD3.155. Jika tekanan jual berlanjut, support berikutnya akan diuji di level USD3.100.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp1.886.000/Gram Hari Ini

Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp1.886.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2025 | 10:10 WIB

Harga Emas Pegadaian Anjlok Dua Hari Beruntun, Bakal Menguat atau Melemah Lagi?

Harga Emas Pegadaian Anjlok Dua Hari Beruntun, Bakal Menguat atau Melemah Lagi?

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2025 | 07:47 WIB

Terus Merosot, Pengamat Ungkap Ramalan Harga Emas Dunia

Terus Merosot, Pengamat Ungkap Ramalan Harga Emas Dunia

Bisnis | Selasa, 13 Mei 2025 | 16:22 WIB

Terkini

Perkuat Permodalan dan Perluas Pembiayaan UMKM, OJK Restui Penggabungan Enam BPR Lintas Sumatera

Perkuat Permodalan dan Perluas Pembiayaan UMKM, OJK Restui Penggabungan Enam BPR Lintas Sumatera

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:48 WIB

BEI Bakal Berubah, OJK Godok Aturan Demutualisasi, Danantara, BI Bisa Masuk Jadi Pemegang Saham

BEI Bakal Berubah, OJK Godok Aturan Demutualisasi, Danantara, BI Bisa Masuk Jadi Pemegang Saham

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:15 WIB

Rincian Perubahan Harga BBM Pertamina Per Hari Ini

Rincian Perubahan Harga BBM Pertamina Per Hari Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:21 WIB

Harga BBM Turun per 1 Juli 2026: Pertamax Turbo dan Pertamina Dex Lebih Murah

Harga BBM Turun per 1 Juli 2026: Pertamax Turbo dan Pertamina Dex Lebih Murah

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:16 WIB

QuickPro Apakah Platform Investasi Resmi Berizin di Indonesia? Ini Penjelasannya

QuickPro Apakah Platform Investasi Resmi Berizin di Indonesia? Ini Penjelasannya

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:08 WIB

Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50

Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:43 WIB

J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi

J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:38 WIB

Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan

Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:33 WIB

Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor

Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:28 WIB

BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan

BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:22 WIB

×