Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.090

Hampir Rampung, Proyek Pembangunan BSI Tower Masuki Tahap Akhir

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 16 Mei 2025 | 15:06 WIB
Hampir Rampung, Proyek Pembangunan BSI Tower Masuki Tahap Akhir
Proyek BSI Tower uyang sebentar lagi rampung/(Dok PTPP).

Suara.com - PT PP (Persero) Tbk. (PTPP), salah satu emiten konstruksi, terus menggenjot penyelesaian pembangunan BSI Tower Jakarta, yang kini memasuki tahap akhir pengerjaan. Proyek yang dimulai sejak 28 April 2023 ini telah menunjukkan progres signifikan dan siap menjadi ikon arsitektur Islami modern di pusat ibu kota.

BSI Tower Jakarta dirancang sebagai landmark baru yang tidak hanya menambah keindahan skyline kota, tetapi juga memperkuat citra kawasan Monumen Nasional sebagai pusat pemerintahan dan budaya nasional. Bangunan yang menjulang elegan ini memiliki 22 lantai area perkantoran, 1 ballroom berkapasitas 1.100 orang, 1 lantai basement, serta 9 lantai podium parkir.

Tak hanya dari sisi struktur, proyek ini juga dirancang dengan pendekatan fungsionalitas tinggi dan keberlanjutan lingkungan. BSI Tower dilengkapi dengan stasiun pengisian kendaraan listrik, lift sistem kontrol destinasi, serta sistem pengawasan keamanan dan CCTV 24 jam untuk memastikan kenyamanan dan keamanan seluruh pengguna gedung. Selain itu, tersedia juga area parkir sepeda, mobil, dan motor yang luas dan memadai.

"BSI Tower tidak hanya mengedepankan estetika dan nilai-nilai keislaman modern, tetapi juga dirancang secara terintegrasi untuk menciptakan konektivitas ruang yang maksimal, termasuk penggunaan skybridge antarbangunan," ujar Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo di Jakarta yang dikutip, Jumat (16/5/2025).

Dalam membangun BSI Tower, PTPP mengimplementasikan teknologi konstruksi terkini dan berorientasi lingkungan. Pembangunan menggunakan sistem bored pile dengan metode dry boring, perencanaan berbasis Building Information Modeling (BIM), serta pemanfaatan panel surya pada atap gedung.

Sistem operasionalnya juga didukung oleh Building Automation System (BAS) untuk efisiensi energi, serta penggunaan fasad kaca DGU (Double Glass Unit) yang memiliki rongga udara di antara dua lapisan kaca guna mengurangi panas matahari.

Sebagai bagian dari upaya menjadikan kawasan ini sebagai Kompleks Financial Center yang terintegrasi, BSI Tower nantinya akan terhubung langsung dengan Menara Danareksa melalui connecting bridge, memungkinkan mobilitas antarbangunan tanpa hambatan.

BSI Tower hadir dengan visi “Iconic, Integrated, and Islamic”, menjadikannya bukan hanya sebagai pusat bisnis yang strategis tetapi juga ruang publik yang nyaman, inklusif, dan religius. Kehadiran masjid di dalam kompleks ini menjadi simbol kuat dari penggabungan antara fungsi modern dan spiritualitas dalam satu ruang urban yang harmonis. "Dengan pembangunan BSI Tower Jakarta, PTPP menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui pengembangan infrastruktur strategis yang berkelanjutan dan bernilai tinggi," kata Joko.

Proyek ini juga mengusung konsep green building dan ditargetkan meraih sertifikasi emas. Salah satu inovasi yang diterapkan adalah penggunaan trowel otomatis untuk mempercepat proses finishing lantai marmer sebuah langkah efisiensi teknis yang mendukung kualitas dan kecepatan pekerjaan di lapangan.

Nilai Kontrak Baru

PTPP mencatatkan nilai kontrak baru Rp6,27 triliun pada kuartal I tahun 2025. Angka itu naik 32 persen secara tahunan atau Year-on-Year (YoY) atau dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Secara target, perolehan nilai kontrak baru PTPP sampai dengan bulan Maret 2025 berhasil melebihi 151 persen dari yang di targetkan pada Kuartal I Tahun 2025, dan telah mencapai 21 persen dari target akhir tahun 2025.

Terdapat proyek dengan nilai kontrak jumbo yang berhasil diperoleh PTPP di akhir Kuartal I tahun 2025 sehingga terdapat kenaikan signifikan pada pencapaian nilai kontrak baru dari sebelumnya yang dilaporkan pada bulan Februari 2025.

"Pada bulan Maret 2025, PTPP mendapatkan salah satunya proyek pelabuhan yang memiliki nilai kontrak jumbo yaitu proyek NPEA Seksi II dengan nilai Rp 2,33 Triliun. Dengan demikian, terdapat kenaikan sebesar 116 persen dari perolehan nilai kontrak dari Februari 2025," kata Joko.

Selanjutnya, dengan pembukuan nilai kontrak PTPP yang meningkat positif, Joko optimis terhadap kinerja PTPP di akhir tahun 2025. "Dengan pencapaian tersebut, Perseroan akan terus fokus untuk pencapaian target pemasaran sampai dengan akhir tahun 2025," kata Joko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham BRIS Tertekan Usai Kabar Sunarso jadi Kandidat Utama Dirut BSI

Saham BRIS Tertekan Usai Kabar Sunarso jadi Kandidat Utama Dirut BSI

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 10:59 WIB

Gelar RUPS, Ini Kandidat Calon Dirut Baru BSI

Gelar RUPS, Ini Kandidat Calon Dirut Baru BSI

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 07:27 WIB

BSI Catat Penukaran Uang Jamaah Haji Tembus Rp 105 Miliar

BSI Catat Penukaran Uang Jamaah Haji Tembus Rp 105 Miliar

Bisnis | Kamis, 15 Mei 2025 | 16:30 WIB

Terkini

Purbaya Buka Opsi Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Demi Bantu Kredit UMKM

Purbaya Buka Opsi Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Demi Bantu Kredit UMKM

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:44 WIB

Purbaya Girang Kantongi Dana Rp 11,4 Triliun dari Satgas PKH, Buat Tambal Defisit APBN

Purbaya Girang Kantongi Dana Rp 11,4 Triliun dari Satgas PKH, Buat Tambal Defisit APBN

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:38 WIB

Purbaya Ungkap Cara Kerja Dana SAL Rp 300 T Milik Pemerintah Buat Gerakkan Ekonomi

Purbaya Ungkap Cara Kerja Dana SAL Rp 300 T Milik Pemerintah Buat Gerakkan Ekonomi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:35 WIB

Meski IHSG Kinclong, Dana Asing Masih Kabur Rp 193,87 M Sepekan Ini

Meski IHSG Kinclong, Dana Asing Masih Kabur Rp 193,87 M Sepekan Ini

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 11:54 WIB

Menaker: PKB Harus Dikawal Ketat, Tantangan Utama di Tahap Implementasi

Menaker: PKB Harus Dikawal Ketat, Tantangan Utama di Tahap Implementasi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 11:51 WIB

Perundingan AS-Iran Kacau, Trump Malah Nonton UFC Ketimbang Negosiasi Selat Hormuz

Perundingan AS-Iran Kacau, Trump Malah Nonton UFC Ketimbang Negosiasi Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:49 WIB

Pemerintah Klaim Daya Beli Masyarakat Masih Kuat, Begini Datanya

Pemerintah Klaim Daya Beli Masyarakat Masih Kuat, Begini Datanya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:29 WIB

BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi

BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:10 WIB

Iran Tetapkan Tarif Selat Hormuz, Harga Bitcoin Malah Anjlok Parah

Iran Tetapkan Tarif Selat Hormuz, Harga Bitcoin Malah Anjlok Parah

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:09 WIB

Danantara Rebut Pengelolaan Sekuritas Himbara, Mau Bentuk Holding Baru

Danantara Rebut Pengelolaan Sekuritas Himbara, Mau Bentuk Holding Baru

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 09:55 WIB