Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Iran Tetapkan Tarif Selat Hormuz, Harga Bitcoin Malah Anjlok Parah

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 12 April 2026 | 10:09 WIB
Iran Tetapkan Tarif Selat Hormuz, Harga Bitcoin Malah Anjlok Parah
Ilustrasi - Analisis Harga Bitcoin Terkini. [ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/Foto Dokumen]
  • Iran mewajibkan kapal komersial membayar tarif satu dolar per barel minyak menggunakan Bitcoin saat melintasi Selat Hormuz.
  • Kebijakan ini merupakan langkah strategis Iran untuk menghindari sanksi internasional melalui sistem keuangan di luar jangkauan Amerika.
  • Otoritas Iran menggunakan verifikasi data digital untuk memantau muatan kapal serta mencegah penyelundupan senjata di Selat Hormuz.

Suara.com - Iran mulai memberlakukan kebijakan baru yang mewajibkan seluruh kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz untuk membayar tarif transit atau "tol" menggunakan aset kripto Bitcoin.

Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan; ini adalah langkah strategis Teheran untuk menjaga napas aktivitas ekonominya di tengah tekanan sanksi internasional yang kian mencekik dari blok Barat.

Melalui keterangan Hamid Hosseini, Juru Bicara Serikat Eksportir Minyak, Gas, dan Produk Petrokimia Iran, tarif yang ditetapkan adalah senilai 1 Dollar Amerika Serikat (AS) atau setara dengan Rp17.122 untuk setiap barel minyak yang diangkut oleh kapal-kapal tersebut.

Mekanisme Operasional: Verifikasi Ketat dan Antispionase

Proses pembayaran ini tidak dilakukan secara serampangan. Iran telah menyiapkan sistem birokrasi digital yang mengharuskan setiap operator kapal mengirimkan detail muatan mereka melalui surat elektronik (email) kepada otoritas terkait sebelum memasuki area Selat Hormuz.

Setelah data diverifikasi, tarif akan dihitung dan pembayaran wajib dikirimkan dalam bentuk Bitcoin ke dompet digital yang ditunjuk.

Pemerintah Iran menegaskan bahwa kapal hanya diizinkan melanjutkan pelayaran setelah transaksi Bitcoin tersebut terkonfirmasi di jaringan blockchain.

Namun, skema ini tidak hanya soal pundi-pundi uang kripto. Teheran memanfaatkan proses penilaian muatan ini sebagai alat pemantauan keamanan yang ketat.

Tujuannya jelas: memastikan tidak ada penyelundupan senjata yang melewati jalur perairan strategis tersebut.

Meski pengawasan diperketat, komoditas energi seperti minyak tetap diberikan lampu hijau untuk melintas selama kewajiban pembayaran tol dipenuhi.

Langkah ini dipandang sebagai upaya Iran untuk tetap berdaulat atas wilayah perairannya tanpa harus melakukan blokade fisik yang bisa memicu konflik terbuka lebih luas.

Penggunaan Bitcoin dipilih secara sadar sebagai instrumen perlawanan finansial. Hamid Hosseini menjelaskan bahwa aset kripto memungkinkan Iran beroperasi di luar sistem keuangan tradisional yang didominasi oleh perbankan internasional dan dolar AS.

"Penggunaan Bitcoin merupakan upaya untuk memanfaatkan sistem keuangan yang berada di luar kendali dan jangkauan pemerintah Amerika Serikat. Ini merupakan salah satu strategi Teheran untuk menghindari sanksi internasional dengan memanfaatkan sistem keuangan di luar jangkauan Amerika Serikat," tegas Hosseini.

Kontradiksi Pasar: Sentimen Positif vs Koreksi Harga

Meskipun kebijakan ini memberikan kegunaan nyata (utility) bagi Bitcoin di level negara, kondisi pasar kripto pada hari ini, Minggu (12/4/2026), justru menunjukkan arah yang berlawanan.

Harga Bitcoin terpantau melemah secara moderat. Jika pada Sabtu kemarin harga masih bertahan di kisaran USD 73.000, hari ini Bitcoin diperdagangkan di kisaran USD 71.000.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Murka, China Akan Hadapi Masalah Besar Jika Nekat Pasok Senjata ke Iran

Donald Trump Murka, China Akan Hadapi Masalah Besar Jika Nekat Pasok Senjata ke Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 08:20 WIB

Konflik Selat Hormuz, Kenapa Strategi Pembersihan Ranjau Laut AS Ditolak Mentah-Mentah Militer Iran?

Konflik Selat Hormuz, Kenapa Strategi Pembersihan Ranjau Laut AS Ditolak Mentah-Mentah Militer Iran?

News | Minggu, 12 April 2026 | 07:04 WIB

Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran

Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:45 WIB

Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC

Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 20:29 WIB

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 18:25 WIB

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 15:20 WIB

Terkini

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform

Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:05 WIB