Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Awal Pekan Jadi Rp1.894.000/Gram

Achmad Fauzi

Senin, 19 Mei 2025 | 09:09 WIB
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Awal Pekan Jadi Rp1.894.000/Gram
Seorang karyawan menunjukkan emas batangan Aneka Tambang (Antam) di Butik Emas Antam, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Kamis (23/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Pasar masih memperkirakan bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga sebanyak dua kali sebelum akhir tahun ini, kemungkinan dimulai pada bulan September. Namun demikian, keyakinan investor terhadap prediksi tersebut mulai melemah.

Data penjualan ritel dan indeks harga produsen (PPI) pekan lalu tidak memberikan sinyal yang cukup kuat untuk mendorong pelonggaran kebijakan moneter. Pengeluaran konsumen tetap cukup tangguh, sementara tekanan harga di tingkat produsen masih terjaga.

Kini, fokus pasar beralih kepada komentar pejabat Federal Reserve dan arah kebijakan moneter yang akan diambil. Di tengah meningkatnya ekspektasi inflasi meskipun CPI inti menunjukkan penurunan, pelaku pasar menanti apakah nada dovish yang sempat muncul dari pembuat kebijakan akan berkembang menjadi langkah nyata atau justru kembali menjadi lebih berhati-hati.

Bagi emas, ketidakpastian ini menjadi hambatan tambahan. Tanpa sinyal yang jelas dari The Fed mengenai pivot kebijakan, ruang kenaikan harga emas cenderung terbatas, sementara tekanan jual masih berpotensi berlanjut.

Memasuki pekan baru, prospek harga emas masih dibayangi sentimen bearish. Meski CPI inti bulan April lebih rendah dari ekspektasi, lonjakan ekspektasi inflasi konsumen jangka panjang hingga 7,3 persen menciptakan keraguan atas kemungkinan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.

Situasi ini mendukung dolar dan menambah tekanan pada emas.

Minat institusional terhadap emas juga melemah, dengan pelaku pasar mempertimbangkan kembali potensi aksi The Fed dalam waktu dekat. Kekuatan data penjualan ritel dan PPI menunjukkan bahwa ekonomi masih cukup tangguh untuk menahan inflasi, sementara ekspektasi inflasi yang tinggi bisa mendorong kebijakan moneter tetap ketat.

Tanpa adanya tekanan geopolitik baru atau perubahan sikap dovish yang eksplisit dari The Fed, emas diperkirakan masih akan berada di bawah tekanan.

Kecuali jika komentar mendatang dari The Fed secara tegas menolak prospek kenaikan suku bunga riil atau menyatakan perubahan kebijakan jangka pendek, rotasi modal menuju aset berisiko kemungkinan akan terus berlanjut. Dalam lingkungan dengan permintaan safe haven yang menurun dan ketidakpastian inflasi yang masih tinggi, emas akan terus menghadapi hambatan dalam jangka pendek.

baca juga

Secara teknikal, harga emas masih berada dalam tren naik jangka menengah, namun momentum jangka pendek mengarah ke bawah. Jika harga bergerak di bawah pivot utama USD 3.166,46, tekanan jual diperkirakan akan meningkat, dengan target selanjutnya di USD 3.018,52.

Dukungan utama berada di swing bottom USD 2.956,56. Apabila level ini ditembus, maka moving average 52 minggu di kisaran USD 2.707,24 akan menjadi target koreksi berikutnya.

Sementara beberapa pedagang mungkin akan membeli saat harga menyentuh level support, kondisi saat ini menunjukkan bahwa aksi jual saat harga naik juga meningkat, mencerminkan perubahan sentimen pasar secara menyeluruh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Resmi Pegadaian Terjun Bebas Lagi Pada Minggu, Berikut Daftarnya

Harga Emas Resmi Pegadaian Terjun Bebas Lagi Pada Minggu, Berikut Daftarnya

Bisnis | Minggu, 18 Mei 2025 | 11:43 WIB

Harga Emas Antam Meroket Hari Ini Dibanderol Rp1.891.000/Gram

Harga Emas Antam Meroket Hari Ini Dibanderol Rp1.891.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 09:52 WIB

Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp1.886.000/Gram Hari Ini

Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp1.886.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2025 | 10:10 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×