Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Awal Pekan Jadi Rp1.894.000/Gram

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 19 Mei 2025 | 09:09 WIB
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Awal Pekan Jadi Rp1.894.000/Gram
Seorang karyawan menunjukkan emas batangan Aneka Tambang (Antam) di Butik Emas Antam, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Kamis (23/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Pasar masih memperkirakan bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga sebanyak dua kali sebelum akhir tahun ini, kemungkinan dimulai pada bulan September. Namun demikian, keyakinan investor terhadap prediksi tersebut mulai melemah.

Data penjualan ritel dan indeks harga produsen (PPI) pekan lalu tidak memberikan sinyal yang cukup kuat untuk mendorong pelonggaran kebijakan moneter. Pengeluaran konsumen tetap cukup tangguh, sementara tekanan harga di tingkat produsen masih terjaga.

Kini, fokus pasar beralih kepada komentar pejabat Federal Reserve dan arah kebijakan moneter yang akan diambil. Di tengah meningkatnya ekspektasi inflasi meskipun CPI inti menunjukkan penurunan, pelaku pasar menanti apakah nada dovish yang sempat muncul dari pembuat kebijakan akan berkembang menjadi langkah nyata atau justru kembali menjadi lebih berhati-hati.

Bagi emas, ketidakpastian ini menjadi hambatan tambahan. Tanpa sinyal yang jelas dari The Fed mengenai pivot kebijakan, ruang kenaikan harga emas cenderung terbatas, sementara tekanan jual masih berpotensi berlanjut.

Memasuki pekan baru, prospek harga emas masih dibayangi sentimen bearish. Meski CPI inti bulan April lebih rendah dari ekspektasi, lonjakan ekspektasi inflasi konsumen jangka panjang hingga 7,3 persen menciptakan keraguan atas kemungkinan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.

Situasi ini mendukung dolar dan menambah tekanan pada emas.

Minat institusional terhadap emas juga melemah, dengan pelaku pasar mempertimbangkan kembali potensi aksi The Fed dalam waktu dekat. Kekuatan data penjualan ritel dan PPI menunjukkan bahwa ekonomi masih cukup tangguh untuk menahan inflasi, sementara ekspektasi inflasi yang tinggi bisa mendorong kebijakan moneter tetap ketat.

Tanpa adanya tekanan geopolitik baru atau perubahan sikap dovish yang eksplisit dari The Fed, emas diperkirakan masih akan berada di bawah tekanan.

Kecuali jika komentar mendatang dari The Fed secara tegas menolak prospek kenaikan suku bunga riil atau menyatakan perubahan kebijakan jangka pendek, rotasi modal menuju aset berisiko kemungkinan akan terus berlanjut. Dalam lingkungan dengan permintaan safe haven yang menurun dan ketidakpastian inflasi yang masih tinggi, emas akan terus menghadapi hambatan dalam jangka pendek.

Secara teknikal, harga emas masih berada dalam tren naik jangka menengah, namun momentum jangka pendek mengarah ke bawah. Jika harga bergerak di bawah pivot utama USD 3.166,46, tekanan jual diperkirakan akan meningkat, dengan target selanjutnya di USD 3.018,52.

Dukungan utama berada di swing bottom USD 2.956,56. Apabila level ini ditembus, maka moving average 52 minggu di kisaran USD 2.707,24 akan menjadi target koreksi berikutnya.

Sementara beberapa pedagang mungkin akan membeli saat harga menyentuh level support, kondisi saat ini menunjukkan bahwa aksi jual saat harga naik juga meningkat, mencerminkan perubahan sentimen pasar secara menyeluruh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Resmi Pegadaian Terjun Bebas Lagi Pada Minggu, Berikut Daftarnya

Harga Emas Resmi Pegadaian Terjun Bebas Lagi Pada Minggu, Berikut Daftarnya

Bisnis | Minggu, 18 Mei 2025 | 11:43 WIB

Harga Emas Antam Meroket Hari Ini Dibanderol Rp1.891.000/Gram

Harga Emas Antam Meroket Hari Ini Dibanderol Rp1.891.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 09:52 WIB

Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp1.886.000/Gram Hari Ini

Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp1.886.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2025 | 10:10 WIB

Terkini

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:22 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB