Daftar 10 Negara yang Punya Gaji Rendah, Ternyata Banyak Cetak Orang Pintar

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Senin, 19 Mei 2025 | 12:52 WIB
Daftar 10 Negara yang Punya Gaji Rendah, Ternyata Banyak Cetak Orang Pintar
Daftar 10 negara yang punya gaji rendah, ternyata banyak cetak orang pintar

6. Armenia
Jumlah penduduk Armenia saat ini diperkirakan sekitar 3 juta orang. Beberapa sumber melaporkan jumlah yang sedikit berbeda, seperti 2,777,979 (per 2024), 2,951,745 (2018) atau 3,1 juta. Untuk itu, upah minimum bulanan Armenia adalah 193 dolar AS atau sekitar Rp 3.178.00 juta.

7.Filipina
Filipina adalah negara dengan populasi penduduk yang besar, menempatkannya sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk terbanyak di Asia Tenggara. Dalam hal ini Upah minimum di Filipina bervariasi menurut wilayah dia memiliki gaji sebesar 121 dolar AS atau sekitar Rp 1,9 juta.
8.Ukraina

Jumlah penduduk Ukraina diperkirakan sekitar 38 juta jiwa. Perkiraan ini didasarkan pada catatan sebelum pecah perang Rusia-Ukraina. Saat ini, Ukraina bukan negara maju, melainkan negara berkembang. Ukraina memiliki PDB yang rendah dan termasuk dalam kategori negara termiskin di Eropa. Selain itu, Ukraina juga menempati peringkat ke-88 dalam Indeks Pembangunan Manusia PBB. Sedangkan, upah minimum bulanan Ukraina adalah 193 dolar AS atau sekitar Rp3.178.710

9.Vietnam

Dalam hal ini Vietnam menerapkan dua struktur upah minimum. Pertama, upah minimum bulanan umum dan Upah Minimum Regional.Upah minimum bulanan umum hanya berlaku untuk pegawai negeri dan berjumlah 93 dolar AS atau sekitar Rp 1,5 juta. Sedangkan Upah Minimum Regional berlaku untuk karyawan swasta 137 dolar AS hingga 193 dolar AS atau sekitar Rp 3,1 juta. Meskipun memiliki upah rendah ternyata Vietnam memiliki masyarakat yang cerdas dan pintar.

10.Indonesia
Upah minimum bulanan di Indonesia bervariasi menurut provinsi, berkisar antara 128 dolar AS (IDR 2.036.947) di Jawa Tengah hingga 318 dolar AS (IDR 5.067.381) di DKI Jakarta. Dengan gaji tersebut, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut bahwa masyarakat Indonesia dibilang tidak cerdas dan tidak sehat.

Ia menekankan bahwa kesehatan dan pendidikan yang baik merupakan pilar penting untuk mencapai status negara berpendapatan tinggi. Namun, analogi yang ia gunakan untuk menggambarkan perbedaan antara kelompok berpenghasilan tinggi dan rendah justru menuai kecaman.

"Apa sih bedanya orang yang gajinya Rp15 juta sama Rp5 juta? Cuma dua. Satu, dari Rp15 juta pasti lebih sehat dan lebih pintar. Kalau dia enggak sehat dan enggak pintar, enggak mungkin gajinya Rp15 juta, pasti gajinya Rp5 juta," ujar Budi.

Budi kemudian menjelaskan bahwa untuk mencapai visi negara maju, Indonesia harus memiliki pendapatan per kapita 14 ribu dolar AS atau setara dengan sekitar Rp224 juta per tahun atau Rp18,6 juta per bulan (dengan asumsi kurs Rp16.000 per dolar AS). Ia mengakui bahwa pendapatan per kapita Indonesia saat ini masih jauh dari target, berada di kisaran 4 ribu dolar AS. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang masif untuk meningkatkan pendapatan tersebut 3,5 kali lipat dalam dua dekade mendatang.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Akses Keuangan Belum Tentu Finansial Sehat, Ini Tantangan UMKM Perempuan

Punya Akses Keuangan Belum Tentu Finansial Sehat, Ini Tantangan UMKM Perempuan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 21:16 WIB

Pemerintah Perketat Restitusi Pajak Tahun Depan, Menkeu Bisa Audit Khusus

Pemerintah Perketat Restitusi Pajak Tahun Depan, Menkeu Bisa Audit Khusus

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 19:13 WIB

Pemerintah & DPR Sepakat Anggaran Sekolah Gratis SD-SMA Rp5 Triliun di APBN 2027

Pemerintah & DPR Sepakat Anggaran Sekolah Gratis SD-SMA Rp5 Triliun di APBN 2027

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 18:46 WIB

Perkiraan Gaji Yoseph Jhon Ferry, Kasi Binadik Lapas Cibinong yang Dinonaktifkan

Perkiraan Gaji Yoseph Jhon Ferry, Kasi Binadik Lapas Cibinong yang Dinonaktifkan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 18:46 WIB

Manajer Kopdes Digaji Rp8,3 Juta, Setara Profesi Software Engineer di Jakarta

Manajer Kopdes Digaji Rp8,3 Juta, Setara Profesi Software Engineer di Jakarta

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 18:06 WIB

Perkiraan Gaji Wisnu Hani Putranto, Mantan Kalapas Cibinong yang Dinonaktifkan

Perkiraan Gaji Wisnu Hani Putranto, Mantan Kalapas Cibinong yang Dinonaktifkan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 17:50 WIB

Kabar Baik Guru dan Nakes! APBN 2027 Tanggung Gaji PPPK Daerah Rp23 Triliun

Kabar Baik Guru dan Nakes! APBN 2027 Tanggung Gaji PPPK Daerah Rp23 Triliun

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 16:16 WIB

Pusat Siapkan Rp23 Triliun untuk Gaji PPPK Daerah pada 2027

Pusat Siapkan Rp23 Triliun untuk Gaji PPPK Daerah pada 2027

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:05 WIB

Lowongan Minta Paket Lengkap, Gaji Paket Hemat: Ada Apa dengan Pasar Kerja?

Lowongan Minta Paket Lengkap, Gaji Paket Hemat: Ada Apa dengan Pasar Kerja?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:50 WIB

Gaji Guru dan Nakes PPPK Daerah Bakal Ditanggung APBN 2027, Pemerintah Siapkan Rp 23 Triliun

Gaji Guru dan Nakes PPPK Daerah Bakal Ditanggung APBN 2027, Pemerintah Siapkan Rp 23 Triliun

News | Selasa, 29 September 2026 | 13:00 WIB

Terkini

Suzuki Siapkan Mobil Murah Bermesin Turbo 1.2L, Kebal Etanol E100

Suzuki Siapkan Mobil Murah Bermesin Turbo 1.2L, Kebal Etanol E100

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 14:57 WIB

Gajah TNTN yang Baru Lahir Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto

Gajah TNTN yang Baru Lahir Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 14:57 WIB

Transformasi Mengejutkan Chandra Wahyu: dari Dunia Hiburan ke Ruang Terapi demi Warga Kurang Mampu

Transformasi Mengejutkan Chandra Wahyu: dari Dunia Hiburan ke Ruang Terapi demi Warga Kurang Mampu

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 14:55 WIB

LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027

LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 14:54 WIB

Bukan Cuma Cuaca Ekstrem, Krisis Iklim Juga Ancam Gizi Anak: Kenapa?

Bukan Cuma Cuaca Ekstrem, Krisis Iklim Juga Ancam Gizi Anak: Kenapa?

Health | Rabu, 30 September 2026 | 14:54 WIB

Kemensos Siapkan Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat untuk Masyarakat

Kemensos Siapkan Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat untuk Masyarakat

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:53 WIB

Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:50 WIB

Barangkali yang Kita Butuhkan Hanya Jeda, Bukan Jawaban Baru

Barangkali yang Kita Butuhkan Hanya Jeda, Bukan Jawaban Baru

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:50 WIB

Qodari Tegur Keras Deputi Bakom RI Timothy Ivan soal Gaya Hidup Mewah di Medsos

Qodari Tegur Keras Deputi Bakom RI Timothy Ivan soal Gaya Hidup Mewah di Medsos

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:45 WIB

Wamensos Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Pekalongan

Wamensos Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Pekalongan

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:45 WIB

×