Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Pengamat Sebut Program MBG Kurangi Pengganguran dan Genjot Ekonomi RI

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 23 Mei 2025 | 13:14 WIB
Pengamat Sebut Program MBG Kurangi Pengganguran dan Genjot Ekonomi RI
Ilustrasi Program Makan Bergizi Gratis. [X/fahrihamzah]

Suara.com - Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sekarang ini, bisa menjadi sektor yang dapat menumbuhkan perekonomian Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Profesor Tumiran selaku Pengamat Energi Universitas Gajah Mada (UGM) ketika diketemui awak media di jakarta.

“Kita harus bantu presiden (Prabowo) yang punya pemikiran untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, dan salah satu yang sedang dikerjakan adalah program MBG atau Makan Bergizi Gratis. Selain mencerdaskan anak-anak Indonesia untuk kedepannya, program MBG ini juga harus menggerakan ekonomi baru,” kata Tumiran, Jumat (23/5/2025).

Ekonomi baru yang dimaksud adalah terbukanya lapangan kerja. Pasalnya, untuk memenuhi kebutuhan MBG, selain kebutuhan beras, daging, telur, adalah sarana untuk masak, sarana untuk menyediakan yang sekarang ini belum tersedia semua dengan baik. Oleh karena itu, hal tersebut akan menjadi angin segar disaat terjadinya badai PHK belakangan ini.

Namun mirisnya, disaat terjadi PHK dimana-mana, Kementrian Perdagangan berencana untuk menderegulasi permendag no 8 dengan membebaskan import foodtray tanpa PI dan LS justru akan menghambat industri lokal yg memproduksi foodtray dalam negeri yang sudah dapat memenuhi kebutuhan foodtray untuk kegiatan MBG padahal industri lokal sudah mampu untuk memproduksi foodtray dalam jumlah yg di butuhkan oleh dapur MBG sebesar 82 juta pcs Tentunya hal tersebut berlawanan dengan tujuan Presiden Prabowo menjalankan program MBG.

Dimana salah satu tujuanya adalah dapat menggerakan ekonomi Dalam Negeri.

“Kenapa gak kita disiapin? Apa kerja Menteri terkait? Menteri Perindustrian misalnya, ya dikerjain, industri-nya tumbuh dong. Menteri Tenaga Kerja, gimana mendorong tenaga kerja terampil untuk bisa mencetak peralatan-peralatan itu? Sekarang lapangan kerja susah, gimana? Masa pemerintah ngasih makan, kemudian bapaknya gak dikasih kerjaan,” ucap Tuminan.

Melalui program MBG, Tuminan pun optimistis apabila seluruh kebutuhannya diserahkan kepada industri Dalam Nengeri, maka perekonomian Indonesia bisa tumbuh pesat. Pasalnya, jika seluruh kebutuhan pokok serta kebutuhan sarana MBG diambil dari Dalam Negeri maka akan menjadi pemasukan bagi negara.

“Melalui pengembangan MBG tadi, ya rupanya petani bisa tumbuh, industri yang memenyiapkan peralatan makannya tumbuh, industri karton dalam negeri juga tumbuh, industri plastik dalam negeri tumbuh, tisu dalam negeri tumbuh, industri sendok dalam negeri juga tumbuh semua. Jadi kenapa harus kita kasih ke orang lain?” ujar Tuminan.

Program makan bergizi gratis tengah menjadi sorotan sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Lebih dari sekadar pemberian makanan, program ini merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

Asupan gizi yang baik, terutama pada masa pertumbuhan, memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan fisik dan kognitif anak-anak.

Kekurangan gizi dapat menyebabkan stunting, gangguan perkembangan otak, dan penurunan daya tahan tubuh, yang pada akhirnya menghambat potensi mereka di masa depan.

Makan bergizi gratis diharapkan dapat mengatasi masalah kekurangan gizi pada anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Dengan menyediakan makanan yang seimbang dan mengandung nutrisi penting seperti protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral, program ini membantu memenuhi kebutuhan gizi harian mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hashim Bilang Tak Ada Paksaan Ikut Program MBG, BGN Sediakan Alternatif Lain Sebagai Ganti?

Hashim Bilang Tak Ada Paksaan Ikut Program MBG, BGN Sediakan Alternatif Lain Sebagai Ganti?

News | Kamis, 22 Mei 2025 | 11:29 WIB

Raffi Ahmad Terlibat Dapur Makan Bergizi Gratis? Kepala BGN Pastikan Hal Ini

Raffi Ahmad Terlibat Dapur Makan Bergizi Gratis? Kepala BGN Pastikan Hal Ini

News | Kamis, 22 Mei 2025 | 08:33 WIB

Kepala BGN Ungkap Sejumlah Langkah Biar Keracunan MBG Tak Terjadi Lagi

Kepala BGN Ungkap Sejumlah Langkah Biar Keracunan MBG Tak Terjadi Lagi

News | Rabu, 21 Mei 2025 | 18:38 WIB

Terkini

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 20:29 WIB

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:53 WIB

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:46 WIB

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:41 WIB

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:31 WIB

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:21 WIB

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:12 WIB

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB

Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi

Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:03 WIB