Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.195,427
LQ45 619,275
Srikehati 301,815
JII 377,408
USD/IDR 17.858

Pasar Asia Perkasa, IHSG Diprediksi Kembali Menguat Awal Pekan Ini

M Nurhadi

Senin, 26 Mei 2025 | 07:13 WIB
Pasar Asia Perkasa, IHSG Diprediksi Kembali Menguat Awal Pekan Ini
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta [Suara.com/Alfian Winanto]

 Selain itu, investor juga memantau rilis data penting lainnya di kawasan, termasuk indeks harga produsen (PPI) Korea Selatan untuk April, angka penjualan ritel Selandia Baru pada Kuartal I 2025, data inflasi April Singapura, dan data produksi industri Taiwan. Data-data ini memberikan gambaran komprehensif mengenai kesehatan ekonomi di masing-masing negara, yang pada gilirannya memengaruhi sentimen pasar.

Proyeksi IHSG: Berpeluang Lanjutkan Penguatan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia menunjukkan kinerja positif pada penutupan pekan lalu, Jumat (23/5), dengan kenaikan 0,66%. Kenaikan ini disertai dengan catatan net buy asing yang cukup signifikan, mencapai sekitar Rp514 miliar. Saham-saham yang paling banyak dibeli oleh investor asing adalah BBRI (Bank Rakyat Indonesia), ANTM (Aneka Tambang), BBCA (Bank Central Asia), ASII (Astra International), dan TPIA (Chandra Asri Petrochemical). Ini menunjukkan kepercayaan investor asing terhadap fundamental saham-saham blue chip dan prospek ekonomi Indonesia.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG berpotensi melanjutkan kenaikannya. Sentimen positif dari melemahnya dolar AS, yang diakibatkan oleh kekhawatiran global terhadap ancaman tarif Trump ke Uni Eropa, dapat memberikan ruang bagi pasar domestik untuk menguat. Pelemahan dolar AS cenderung menguntungkan pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, karena mengurangi tekanan pada mata uang lokal dan impor.

Support IHSG: Level support kunci IHSG diperkirakan berada pada rentang 7150-7200.
Resist IHSG: Sementara itu, level resistance yang perlu diperhatikan berada di kisaran 7250-7270.

Investor disarankan untuk tetap mencermati perkembangan situasi geopolitik, khususnya terkait ancaman tarif Trump, serta rilis data-data ekonomi penting dari dalam dan luar negeri. Meskipun ada potensi penguatan, volatilitas pasar global tetap menjadi faktor yang harus diwaspadai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BEI Pertimbangkan Perdagangan Saham Ditambah Jadi 3 Sesi

BEI Pertimbangkan Perdagangan Saham Ditambah Jadi 3 Sesi

Bisnis | Sabtu, 24 Mei 2025 | 14:19 WIB

Sritex Pailit, Eks Dirut Jadi Tersangka Korupsi, Sahamnya Bakal Didepak dari Bursa

Sritex Pailit, Eks Dirut Jadi Tersangka Korupsi, Sahamnya Bakal Didepak dari Bursa

Bisnis | Jum'at, 23 Mei 2025 | 20:23 WIB

IHSG Masih Menghijau Hingga Akhir, Berikut Saham-saham yang Cuan Hari Ini

IHSG Masih Menghijau Hingga Akhir, Berikut Saham-saham yang Cuan Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 23 Mei 2025 | 18:31 WIB

IHSG Masih Menghijau, Pagi Ini Dibuka di Level 7.206

IHSG Masih Menghijau, Pagi Ini Dibuka di Level 7.206

Bisnis | Jum'at, 23 Mei 2025 | 09:18 WIB

IHSG Kembali Masuk Fase Konsolidasi dengan Target Level 7.200

IHSG Kembali Masuk Fase Konsolidasi dengan Target Level 7.200

Bisnis | Jum'at, 23 Mei 2025 | 06:54 WIB

Jadwal BSI Tebar Dividen Tunai Rp1,05 Triliun

Jadwal BSI Tebar Dividen Tunai Rp1,05 Triliun

Bisnis | Kamis, 22 Mei 2025 | 10:57 WIB

Terkini

IPO SpaceX Siap Pecahkan Valuasi Tertinggi dalam Sejarah, Setara 10 Kali Lipat APBN

IPO SpaceX Siap Pecahkan Valuasi Tertinggi dalam Sejarah, Setara 10 Kali Lipat APBN

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:09 WIB

S&P Dikabarkan Bahas Downgrade Utang RI, Benarkah?

S&P Dikabarkan Bahas Downgrade Utang RI, Benarkah?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:00 WIB

Purbaya Ancam Pecat Petinggi BUMN Ekspor PT DSI Jika Tak Becus: Saya Anggota Pengawas Danantara!

Purbaya Ancam Pecat Petinggi BUMN Ekspor PT DSI Jika Tak Becus: Saya Anggota Pengawas Danantara!

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:55 WIB

Menkeu Purbaya Ramal Rupiah Menguat 3 Bulan Lagi

Menkeu Purbaya Ramal Rupiah Menguat 3 Bulan Lagi

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:34 WIB

Danantara Akan Terbitkan Surat Utang dalam Dolar AS saat Moody's Beri Outlook Negatif

Danantara Akan Terbitkan Surat Utang dalam Dolar AS saat Moody's Beri Outlook Negatif

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:33 WIB

Rupiah Nyaris Jebol ke Rp18.000! Himbara Ramai-ramai Tunjuk Thomas Djiwandono, Ada Apa?

Rupiah Nyaris Jebol ke Rp18.000! Himbara Ramai-ramai Tunjuk Thomas Djiwandono, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:25 WIB

TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Ekspansi di Bawah Fullerton Health

TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Ekspansi di Bawah Fullerton Health

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:19 WIB

Dua Bulan Beroperasi, Pegadaian Timor Leste Tunjukkan Catatkan Kinerja Gemilang

Dua Bulan Beroperasi, Pegadaian Timor Leste Tunjukkan Catatkan Kinerja Gemilang

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:12 WIB

Rupiah Selangkah Lagi Masuk Jurang Rp18.000, Investor Asing Ramai-Ramai Hengkang dari RI

Rupiah Selangkah Lagi Masuk Jurang Rp18.000, Investor Asing Ramai-Ramai Hengkang dari RI

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:53 WIB

Donald Trump Tuding RI Lakukan Kerja Paksa, Ancam Bea Masuk Tambahan 10 Persen

Donald Trump Tuding RI Lakukan Kerja Paksa, Ancam Bea Masuk Tambahan 10 Persen

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:36 WIB