Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Bank Indonesia Siapkan Strategi Bawa Nilai Tukar Rupiah ke Kisaran Rp 15.000

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Senin, 26 Mei 2025 | 14:51 WIB
Bank Indonesia Siapkan Strategi Bawa Nilai Tukar Rupiah ke Kisaran Rp 15.000
Nilai tukar rupiah (Foto: antara)

Suara.com - Bank Indonesia (BI) terus berusaha menjaga nilai tukar rupiah agar tetap stabil. Apalagi, mata uang Indonesia saat ini terus menguat menghadapi tekanan dolar Amerika Serikat.

Lantas apakah rupiah bisa berada di level Rp15.000 ribu per dolar AS?  Dalam hal ini Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Ramdan Denny Prakoso, mengatakan  bank sentral akan tetap menjaga pergerakan rupiah agar stabil. 

Terlebih, nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan hari Senin pagi di Jakarta menguat sebesar 43 poin atau 0,27 persen menjadi Rp16.175 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.218 per dolar AS.

"Intinya bagaimana kita membuat rupiah stabil," katanya dalam acara Taklimat Media di Gedung BI, Senin (25/5/2025).

Dia pun siap mengerahkan seluruh instrumen yang dimiliki untuk menstabilkan rupiah. Serta berada di pasar untuk menjaga mata uang Indonesia tetap stabil. 

"BI akan all out untuk membuat rupiah itu lebih stabil, dan tentunya BI sudah akan mengoptimalkan instrumen yang ada, melakukan intervensi di pasar offshore, melakukan intervensi di pasar sport, pasar DNDF, dan juga apabila diperlukan BI akan melakukan transaksi, terutama pembelian di pasar SBN di dalam negeri,” katanya.

Salah satu strategi yang menjadi andalan BI adalah kebijakan smart intervention, yakni intervensi cermat dan terukur yang difokuskan pada pasar non-deliverable forward (NDF) dan pasar offshore.

BI pun akan melakukan  pendekatan ini mulai menunjukkan hasil positif.

Berdasarkan pantauan terhadap data kinerja mata uang Asia selama bulan Mei 2025, rupiah tercatat mengalami penguatan sebesar 2,6 persen hingga 26 Mei 2025.

baca juga

"Sama-sama kita ketahui bhawa perkembangan global tidak pasti yang ingin kita pastikan ekonomi domistik harus kuat indlasi harus terjaga nilai tukar rupiah stabil.  bank Indonesia komitmen untuk percepatan pertumbuhan ekonomi sehingga daya tahan Indonesia tinggi di ketidakpastian global," bebernya.

Sebelumnya, Berdasarkan data Bloomberg, rupiah mengakhiri perdagangan pada pekan lalu, Jumat (23/5/2025) dengan menguat 0,67% atau 110 poin ke level Rp16.217 per dolar AS. Pada saat yang sama, indeks dolar AS terpantau melemah 0,51% ke posisi 99,44.

Pengamat Mata Uang Ibrahim Assuaibi mengatakan sentimen global yang mempengaruhi gerak rupiah pada pekan lalu datang dari DPR AS yang meloloskan RUU pemotongan pajak Presiden  Trump secara tipis pada hari Kamis (22/5). 

"Dijuluki "One Big Beautiful Bill," undang-undang tersebut mencakup pemotongan pajak yang substansial, peningkatan pendanaan militer dan penegakan hukum perbatasan, serta pengurangan signifikan terhadap insentif energi hijau dan program sosial," kata Ibrahim dalam riset,

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada April 2025 tetap tumbuh. Pertumbuhan M2 pada April 2025 sebesar 5,2% secara tahunan atau year on year (yoy), setelah pada bulan sebelumnya tumbuh sebesar 6,1% yoy sehingga tercatat Rp9.390,0 triliun.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) dan bank sentral China atau People's Bank of China (PBOC) menandatangani penguatan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) untuk mendorong penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral.

Nota Kesepahaman ini memperkuat Nota Kesepahaman sebelumnya yang telah ditandatangani oleh kedua bank sentral pada tanggal 30 September 2020. 

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, dengan memperluas cakupan kerja sama penyelesaian mata uang lokal bilateral mencakup transaksi berjalan, transaksi modal, dan transaksi keuangan. Tentunya penggunaan mata uang lokal ini agar mengurangi ketergantungan pemakaian dolar.

"Nota Kesepahaman ini juga melengkapi upaya kerja sama dalam meningkatkan konektivitas pembayaran untuk penggunaan mata uang lokal yang lebih luas dalam transaksi bilateral," kata Perry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurangi Penggunaan Dolar, BI dan China Sepakat Gunakan Mata Uang Lokal

Kurangi Penggunaan Dolar, BI dan China Sepakat Gunakan Mata Uang Lokal

Bisnis | Senin, 26 Mei 2025 | 07:52 WIB

Perkasa di Akhir Pekan, Rupiah Berada di Level Rp16.217 Terhadap Dolar AS

Perkasa di Akhir Pekan, Rupiah Berada di Level Rp16.217 Terhadap Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 23 Mei 2025 | 19:56 WIB

Gubernur BI Pamer Program Prabowo pada Negara Muslim

Gubernur BI Pamer Program Prabowo pada Negara Muslim

Bisnis | Jum'at, 23 Mei 2025 | 15:00 WIB

Terkini

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:39 WIB

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:24 WIB

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:59 WIB

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:34 WIB

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:54 WIB

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:06 WIB

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:46 WIB

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:19 WIB

Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Sistem Keamanan dan Perlindungan Nasabah

Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Sistem Keamanan dan Perlindungan Nasabah

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:42 WIB

Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Cek Rincian Harga di Pegadaian Hari Ini

Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Cek Rincian Harga di Pegadaian Hari Ini

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:30 WIB

×