Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.196,430
LQ45 614,786
Srikehati 299,961
JII 371,907
USD/IDR 17.968

Pemerintah Siap Terbitkan Obligasi "Dimsum Bond" dan "Kangaroo Bond" Tahun Ini

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 26 Mei 2025 | 16:14 WIB
Pemerintah Siap Terbitkan Obligasi "Dimsum Bond" dan "Kangaroo Bond" Tahun Ini
Ilustrasi surat utang/bond. (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah Indonesia semakin serius dalam upaya diversifikasi pembiayaan anggaran dengan rencana penerbitan surat utang dalam mata uang Renminbi (RMB) yang dijuluki Dimsum Bond dan mata uang Dolar Australia (AUD) atau yang dikenal sebagai Kangaroo Bond.

Langkah strategis ini diharapkan dapat mengoptimalkan portofolio utang negara dari sisi biaya dan risiko, sekaligus memperluas basis investor.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Suminto, mengungkapkan bahwa penerbitan obligasi ini ditargetkan terlaksana pada tahun ini, tentunya dengan mempertimbangkan kondisi pasar yang kondusif.

"Insya Allah, rencananya tahun ini. We strongly consider to issue this year, subject to market condition," ujar Suminto.

Suminto menjelaskan bahwa alasan utama di balik penerbitan surat utang baru ini adalah untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan dan secara bersamaan mengelola portofolio utang yang optimal.

"Optimal kan dalam pengetahuan cost and risk. Cost of fund yang minimal, risiko yang terkelola, yang terkendalikan, gitu kan? Sehingga diversifikasi instrumen itu menjadi penting," tegasnya.

Diversifikasi instrumen ini juga akan memungkinkan pemerintah untuk memperluas basis investor. Penambahan denominasi mata uang, menurut Suminto, bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan, tetapi juga dalam konteks mengelola portofolio utang yang optimal.

"Diversifikasi instrumen akan memungkinkan kita mengelola portofolio yang lebih baik dalam konteks cost increase, termasuk dalam konteks perluasan basis investor," tambahnya.

Secara lebih umum, optimalisasi portofolio utang mencakup berbagai komposisi, mulai dari tenor, mata uang, hingga suku bunga (antara fixed rate dan floating), serta jenis instrumen (dalam negeri, luar negeri, pinjaman, obligasi, dan sebagainya).

baca juga

Terkait potensi pengurangan porsi penerbitan surat utang domestik dengan adanya obligasi baru ini, Suminto menjelaskan bahwa pemerintah memiliki fleksibilitas untuk mendistribusikan penerbitan.

Dengan adanya instrumen domestik, asing, dan beragam mata uang asing, pemerintah dapat menyesuaikan strategi penerbitan.

"Kan mengenai size kan kita sebenarnya oportunistik aja kan? Makanya kan karena ini instrumen pasar kan sangat subject to market condition, mana yang lebih favorable, secara pricing lebih bagus, cost of fund lebih rendah, kan gitu kan?" jelas Suminto.

Jika kondisi pasar lebih menguntungkan untuk Dimsum Bond atau Kangaroo Bond, pemerintah bisa memperbesar porsinya, dan sebaliknya jika kurang menguntungkan. Ini adalah bagian dari fleksibilitas dalam strategi penerbitan utang pemerintah.

Surat utang, atau obligasi, adalah instrumen investasi yang memungkinkan investor meminjamkan dana kepada penerbit (pemerintah atau perusahaan) dengan imbalan bunga (kupon) yang dibayarkan secara berkala. Saat jatuh tempo, penerbit akan mengembalikan pokok pinjaman kepada investor.

Obligasi sering dianggap sebagai investasi yang lebih aman dibandingkan saham karena memberikan pendapatan tetap dan memiliki risiko gagal bayar yang relatif lebih rendah, terutama obligasi pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Bitcoin Diprediksi Tembus 100.000 Dolar, Dipicu Buyback Obligasi AS

Harga Bitcoin Diprediksi Tembus 100.000 Dolar, Dipicu Buyback Obligasi AS

Bisnis | Rabu, 23 April 2025 | 10:07 WIB

PTPP Lunasi Utang Obligasi III Tahap II dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap II

PTPP Lunasi Utang Obligasi III Tahap II dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap II

Bisnis | Senin, 21 April 2025 | 15:57 WIB

Pefindo Bicara Nasib Surat Utang Korporasi di Tengah Gejolak Ekonomi

Pefindo Bicara Nasib Surat Utang Korporasi di Tengah Gejolak Ekonomi

Bisnis | Selasa, 15 April 2025 | 14:22 WIB

Terkini

Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan

Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:30 WIB

Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan

Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:17 WIB

Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi

Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:02 WIB

Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun

Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:00 WIB

Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?

Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:00 WIB

Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo

Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:50 WIB

Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan

Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:30 WIB

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:24 WIB

Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%

Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:22 WIB

Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:05 WIB

×