OJK Ungkap Banyak Investor Asing Mau Caplok Bank di Indonesia

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Selasa, 27 Mei 2025 | 13:19 WIB
OJK Ungkap Banyak Investor Asing Mau Caplok Bank di Indonesia
Ilustrasi investor.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan ketertarikan investor asing untuk mencaplok perbankan di Indonesia.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan pada prinsipnya, otoritas akan memberikan dukungan terhadap segala upaya penguatan permodalan perbankan, termasuk dalam hal masuknya investor strategis baru.

Apalagi, hingga posisi Maret 2025, pangsa pasar bank asing dan kantor cabang bank asing di perbankan Indonesia baru mencapai sebesar 24,99%.

Hal ini terlihat dengan kontribusi pada penyaluran kredit mencapai sebesar Rp1.776,02 triliun atau 22,46% dari total penyaluran kredit perbankan Indonesia serta penghimpunan Dana Pihak Ketiga mencapai sebesar Rp1.927,08 triliun atau 21,39% dari total penghimpunan DPK perbankan nasional.

"Ini menunjukan ruang partisipasi bank asing di Indonesia masih sangat terbuka untuk berkontribusi pada industri perbankan di Indonesia sesuai dengan risk appetiteinvestor asing yang masih tinggi, sejalan dengan kebutuhan foreign direct investment (FDI) dan peningkatan likuiditas valas di Indonesia," katanya dalam pernyataan tertulis OJK, Selasa (27/5/2025).

Pada prinsipnya, OJK akan memberikan dukungan terhadap segala upaya penguatan permodalan perbankan, termasuk dalam hal masuknya investor strategis baru. Apabila hal tersebut akan berdampak positif bagi kinerja Bank pada khususnya.

"Serta turut mendukung perbankan nasional yang lebih sehat, efisien, lebih berdaya saing dan berkontribusi terhadap perekonomian nasional," katanya.

OJK pun membeberkan skema investor asing yang ingin berinvestasi pada perbankan Indonesia. Salah satunya dengan mengajukan permohonan terhadap OJK.

"Dalam hal terdapat pengajuan permohonan dari calon investor strategis kepada OJK untuk melakukan investasi di sektor perbankan Indonesia. Maka akan segera dilakukan evaluasi dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku," imbuhnya.

baca juga

Saat ini iklim investasi dan kepercayaan atas kondisi fundamental di sektor perbankan masih positif tercermin dari pertumbuhan kredit industri perbankan yang tetap solid sebesar 9,16 persen (yoy) per Maret 2025 didukung kondisi likuiditas yang memadai, di tengah dinamika perekonomian global yang bergerak cepat.

Untuk diketahui, ada sejumlah bank yang dikabarkan tengah mencari atau diminati investor. Seperti PT Bank JTrust Indonesia Tbk. (BCIC), yang sedang melakukan negosiasi dengan beberapa investor, untuk membantunya memenuhi ketentuan free float saham 7,5%.

Kemudian, PT Bank Pan Indonesia Tbk. (PNBN) atau Panin Bank dikabarkan sedang ramai diincar peminat asing. Para raksasa bank Asia yang dikabarkan peminat bank milik Keluarga Gunawan itu termasuk DBS Group Holdings, Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG) dan Sumitomo Mitsui Financial Group, OCBC, CIMB, hingga Maybank.

Sementara itu, dilihat dari sisi perbankan, porsi kredit KPR terhadap total kredit cukup stabil pada kisaran 10% selama 4 (empat) tahun terakhir.

Berdasarkan data Maret 2025, porsi kredit KPR terhadap total kredit nasional sebesar 10,16%. Adapun penyumbang kredit KPR terbesar adalah kredit pemilikan rumah tipe 22 sd 70 (porsi 60,27% dari total kredit KPR), dan kredit pemilikan rumah tipe di atas 70 (porsi 28,96% dari total kredit KPR), yang keduanya tumbuh cukup tinggi dan mendorong pertumbuhan KPR.

Berdasarkan hasil survei properti Bank Indonesia (SHPR), KPR masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk mengakses pembelian rumah di pasar primer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Bocorkan Perbankan Syariah yang Bakal Jadi Pesaing Berat BSI

OJK Bocorkan Perbankan Syariah yang Bakal Jadi Pesaing Berat BSI

Bisnis | Senin, 26 Mei 2025 | 14:20 WIB

OJK Segera Blokir 4.000 Rekening Bank dari Dua Bos Judol yang Ditangkap

OJK Segera Blokir 4.000 Rekening Bank dari Dua Bos Judol yang Ditangkap

Bisnis | Senin, 26 Mei 2025 | 11:24 WIB

Ketidakjelasan Tarif Trump Dorong IHSG Bisa Menghijau Hari Ini, Cek Saham-saham Pilihan

Ketidakjelasan Tarif Trump Dorong IHSG Bisa Menghijau Hari Ini, Cek Saham-saham Pilihan

Bisnis | Senin, 26 Mei 2025 | 08:13 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×