Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.373

Susunan Komisaris dan Direksi BUMN WIKA Beton yang Baru Pasca RUPST Terkini

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 03 Juni 2025 | 11:59 WIB
Susunan Komisaris dan Direksi BUMN WIKA Beton yang Baru Pasca RUPST Terkini
RUPST WIKA Beton [Antara]

Suara.com - PT Wijaya Karya Beton Tbk. (WTON) telah merombak susunan dewan komisarisnya melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024 yang diselenggarakan pada Senin (2/6) di Jakarta. Perubahan ini merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan untuk memperkuat tata kelola dan mengakselerasi bisnis di tengah dinamika industri konstruksi yang semakin kompetitif.

Direktur Utama WIKA Beton, Kuntjara, menyatakan bahwa keputusan perombakan susunan komisaris ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Ia juga menyoroti pencapaian positif WTON sepanjang tahun 2024, meskipun kondisi sektor konstruksi diwarnai persaingan ketat.

“Sepanjang tahun 2024, WTON berhasil membukukan kinerja positif meski di tengah situasi kompetitif di sektor konstruksi. Omzet yang berhasil diperoleh yakni sebesar Rp4,90 triliun dengan total omzet kontrak baru sebesar Rp5,75 triliun. Sementara itu, perolehan Laba Setelah Pajak yang terealisir yakni sebesar Rp64,20 miliar,” ujar Kuntjara dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/6/2025) seperti yang dikutip melalui Antara. Angka-angka ini menunjukkan resiliensi dan kemampuan perusahaan dalam meraih keuntungan di tengah tantangan.

Perubahan Susunan Dewan Komisaris

Dalam agenda kelima RUPST, para pemegang saham menyetujui pemberhentian dengan hormat lima anggota dewan komisaris sebelumnya. Mereka adalah:

Eko Sujianto (Komisaris Utama)
R. Permadi Mulyajaya (Komisaris)
Miftachul Munir (Komisaris)
Nita Prihutaminingrum (Komisaris Independen)
Iswandi Imran (Komisaris Independen)
Dengan demikian, susunan Dewan Komisaris WIKA Beton mengalami perubahan signifikan menjadi:

Wilan Oktavian sebagai Komisaris Utama
Tjia Marwan sebagai Komisaris
Dwi Gawan Islandhi sebagai Komisaris Independen
Perubahan ini diharapkan membawa perspektif dan strategi baru yang dapat mendukung arah bisnis WIKA Beton ke depan.

Stabilitas Dewan Direksi dan Pembagian Dividen

Berbeda dengan dewan komisaris, susunan Dewan Direksi WIKA Beton tidak mengalami perubahan. Posisi-posisi kunci tetap dijabat oleh para direksi sebelumnya, menunjukkan kesinambungan dalam operasional dan strategi eksekusi perusahaan. Dewan Direksi yang tetap menjabat adalah:

Kuntjara sebagai Direktur Utama
Rija Judaswara sebagai Direktur Pemasaran & Pengembangan
Agus Pramono sebagai Direktur Operasi & SCM
Syailendra Ogan sebagai Direktur Keuangan, HC, & Manajemen Risiko
Verly Widiantoro sebagai Direktur Teknik dan Produksi

Selain itu, dalam mata acara kedua, RUPST juga menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2024. Dari total laba bersih sebesar Rp65 miliar, sejumlah 10 persen atau setara Rp6,53 miliar akan dibagikan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham, dengan nilai Rp0,75 per saham. Sementara itu, sisa 90 persen laba bersih atau sekitar Rp58,47 miliar ditetapkan sebagai cadangan lainnya. Keputusan ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk memberikan value kepada investor sambil tetap menjaga kekuatan finansial untuk pertumbuhan di masa depan.

Kuntjara menegaskan bahwa WIKA Beton berkomitmen untuk terus berinovasi dan menghasilkan solusi terbaik bagi pembangunan infrastruktur di Indonesia. "Berbekal strategi yang telah ditetapkan manajemen, perusahaan optimis mampu memberikan nilai lebih bagi seluruh pemangku kepentingan," terangnya. Pernyataan ini menunjukkan keyakinan manajemen terhadap prospek bisnis dan kemampuannya untuk berkontribusi pada pembangunan nasional.

Dengan adanya perubahan di dewan komisaris dan komitmen yang kuat dari dewan direksi, WIKA Beton optimis dapat menghadapi tantangan industri konstruksi serta terus memberikan kontribusi signifikan dalam pembangunan infrastruktur Indonesia.

Sebagai informasi, WIKA Beton (PT Wijaya Karya Beton Tbk) adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri beton pracetak, merupakan anak perusahaan dari PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA). WIKA Beton dikenal sebagai pionir dalam industri beton di Indonesia dan merupakan produsen beton pracetak terbesar di Indonesia dan bahkan di Asia Tenggara. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketahanan Pangan jadi Andalan Prabowo, Program Makmur PKT Sentuh 73 Ribu Hektar Lahan

Ketahanan Pangan jadi Andalan Prabowo, Program Makmur PKT Sentuh 73 Ribu Hektar Lahan

Bisnis | Selasa, 03 Juni 2025 | 09:28 WIB

Kementerian BUMN Gelar Program "Naik Kelas" di Pegadaian Tower, Perkuat Asta Cita Presiden

Kementerian BUMN Gelar Program "Naik Kelas" di Pegadaian Tower, Perkuat Asta Cita Presiden

Bisnis | Jum'at, 30 Mei 2025 | 21:34 WIB

Erick Thohir Tambah Deputi di Kementerian BUMN, Buat Apa?

Erick Thohir Tambah Deputi di Kementerian BUMN, Buat Apa?

Bisnis | Kamis, 29 Mei 2025 | 10:01 WIB

Indosat Gelar RUPST, Terungkap Pengganti Ritesh Kumar Singh

Indosat Gelar RUPST, Terungkap Pengganti Ritesh Kumar Singh

Tekno | Rabu, 28 Mei 2025 | 19:34 WIB

Dividen Capai Rp21,0 T: RUPST Telkom Tahun Buku 2024 Sahkan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan

Dividen Capai Rp21,0 T: RUPST Telkom Tahun Buku 2024 Sahkan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan

Bisnis | Rabu, 28 Mei 2025 | 14:39 WIB

Rahasia Lolos Seleksi Bank BRI: Panduan Lengkap Syarat dan Tips Melamar Kerja

Rahasia Lolos Seleksi Bank BRI: Panduan Lengkap Syarat dan Tips Melamar Kerja

Bri | Minggu, 25 Mei 2025 | 09:55 WIB

Terkini

CIMB Niaga Cetak Laba Rp2,3 Triliun di Kuartal I 2026

CIMB Niaga Cetak Laba Rp2,3 Triliun di Kuartal I 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:03 WIB

Bank Indonesia Luncurkan PIDI dan QRIS Antarnegara RI-China, Dorong Ekonomi Digital 2026

Bank Indonesia Luncurkan PIDI dan QRIS Antarnegara RI-China, Dorong Ekonomi Digital 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:28 WIB

Update Harga Emas 1 Mei 2026 di Tengah Ketidakpastian Global

Update Harga Emas 1 Mei 2026 di Tengah Ketidakpastian Global

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:08 WIB

Riset Oxford: Produk Tembakau Alternatif Lebih Ampuh Bantu Perokok 'Hijrah'

Riset Oxford: Produk Tembakau Alternatif Lebih Ampuh Bantu Perokok 'Hijrah'

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:36 WIB

Cashlez (CASH) Siap Rights Issue Rp237 Miliar untuk Kurangi Beban Kerugian

Cashlez (CASH) Siap Rights Issue Rp237 Miliar untuk Kurangi Beban Kerugian

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:52 WIB

Kisah Owner Jejamuran, Buka Usaha di Usia 62 Tahun hingga Dua Kali Dipanggil ke Istana

Kisah Owner Jejamuran, Buka Usaha di Usia 62 Tahun hingga Dua Kali Dipanggil ke Istana

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:44 WIB

IHSG Merosot Sepekan, Nilai Kapitalisasi Pasar Menyusut 2,78 Persen

IHSG Merosot Sepekan, Nilai Kapitalisasi Pasar Menyusut 2,78 Persen

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:22 WIB

Harga BBM Pertamina Hari Ini 1 Mei 2026: Harga Pertamax Belum Berubah

Harga BBM Pertamina Hari Ini 1 Mei 2026: Harga Pertamax Belum Berubah

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:12 WIB

Presiden Prabowo: Hilirisasi Harus Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat

Presiden Prabowo: Hilirisasi Harus Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 23:45 WIB

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 23:27 WIB