Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Demi Efisiensi, Amazon Pangkas 100 Karyawan

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Jum'at, 06 Juni 2025 | 15:31 WIB
Demi Efisiensi, Amazon Pangkas 100 Karyawan
PHK karyawan

Suara.com - Amazon telah memangkas pekerjaan di divisi bukunya, termasuk di situs ulasan Goodreads dan unit Kindle, demikian diwartakan kantor berita Reuters pada pekan ini.

Pengecer yang berbasis di Seattle itu mengatakan bahwa kurang dari 100 pekerja terdampak dan langkah itu dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi dan merampingkan operasi.

"Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan kami untuk membuat tim dan program kami beroperasi lebih efisien, dan agar lebih selaras dengan peta jalan bisnis kami, kami telah membuat keputusan sulit untuk menghilangkan sejumlah kecil peran dalam organisasi Buku," kata juru bicara Amazon dalam sebuah pernyataan dilansir Reuters, Jumat (6/6/2025).

Amazon telah melakukan pemutusan hubungan kerja secara bertahap, yang terbaru di unit perangkat dan layanannya, serta divisi podcast Wondery dan staf toko dan komunikasi.

CEO Andy Jassy sedang melakukan inisiatif untuk mengurangi apa yang ia gambarkan sebagai birokrasi yang berlebihan di perusahaan, termasuk dengan mengurangi jumlah manajer.

"Sepanjang kuartal pertama tahun ini, Amazon menambah sekitar 4.000 pekerjaan dibandingkan dengan kuartal keempat tahun lalu," jelasnya.

Saham Amazon ditutup 0,3% lebih tinggi pada hari Kamis dan turun 5,6% sepanjang tahun ini. Pemutusan hubungan kerja di divisi buku pertama kali dilaporkan oleh Business Insider.

-Perbankan Dunia yang Melakukan PHK 

Sebagai informasi, sejumlah bank global besar berada di bawah tekanan baru untuk memangkas biaya dengan latar belakang memburuknya prospek ekonomi global karena kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump memicu kekhawatiran akan menurunnya aktivitas perdagangan.

baca juga

Hang Seng Bank yang berbasis di Hong Kong, anak perusahaan HSBC, mengatakan bulan lalu bahwa mereka sedang merestrukturisasi bisnis dan merampingkan peran ganda dalam sebuah langkah yang akan menyebabkan hilangnya pekerjaan bagi sekitar 1% dari "staf inti"-nya.

Pemutusan hubungan kerja tersebut merupakan bagian dari upaya pemotongan biaya, yang dipimpin oleh CEO HSBC Group Georges Elhedery, yang bertujuan untuk memangkas pengeluaran sebesar 1,8 miliar dolar ASpada akhir tahun 2026.

Pemberi pinjaman yang berfokus pada Hong Kong dan daratan Tiongkok telah melaporkan peningkatan pinjaman macet selama beberapa tahun terakhir karena paparan mereka yang relatif tinggi terhadap sektor properti Tiongkok yang bermasalah. Beberapa bank Wall Street termasuk JPMorgan dan Bank of America telah memulai proses tahunan pemutusan hubungan kerja karyawan yang berkinerja buruk.

Bank of America dilaporkan telah memberhentikan 150 posisi bankir di unit perbankan investasinya, menyusul tindakan serupa yang dilakukan oleh pesaingnya, JPMorgan dan Goldman Sachs.

Sebelumnya, Citigroup kembali memangkas karyawannya. Adapun, perusahaan berencana untuk memangkas sekitar 3.500 posisi teknologi di Tiongkok, dalam langkah terbaru oleh bank besar AS untuk merampingkan operasi global dan mengurangi biaya.

Dilansir CNBC International, pengurangan staf di Tiongkok , Shanghai dan Dalian diharapkan akan selesai pada awal kuartal keempat tahun ini. Pekerjaan yang terpengaruh sebagian besar berada di unit layanan teknologi informasi, yang menyediakan pengembangan teknologi perangkat lunak, pengujian dan pemeliharaan serta layanan operasional untuk bisnis global Citi.

Perusahaan tersebut mengatakan beberapa peran akan dipindahkan ke pusat teknologi Citi di tempat lain, tanpa menyebutkan jumlah pekerjaan atau lokasi tertentu. Pemutusan hubungan kerja di Tiongkok terjadi saat Citi terus bekerja melalui rencana yang lebih luas yang diumumkan Januari tahun lalu, untuk mengurangi 10% dari tenaga kerjanya, atau sekitar 20.000 karyawan secara global. 

Perusahaan telah bergerak untuk merampingkan operasi dan mengurangi kantor di AS, Indonesia, Filipina, dan Polandia, kata pernyataan tersebut. Dipimpin oleh CEO Jane Fraser, Citi telah melakukan reorganisasi menyeluruh yang bertujuan untuk meningkatkan profitabilitas dan memulihkan kepercayaan investor setelah bertahun-tahun tertinggal dari bank-bank besar AS.

Apalagi, Citi mengalami kerugian disebabkan oleh biaya besar yang digelontorkan yaitu sekitar 3,8 dolar AS untuk biaya reorganisasi, cadangan devaluasi mata uang dan tidak stabilnya kondisi Argentina dan Rusia. Kemudian Citi juga harus membayar 1,7 miliar dolar AS untuk topup dana asuransi simpanan pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketika "Bersyukur" Jadi Tameng Eksploitasi: Membedah Crab Mentality di Dunia Kerja

Ketika "Bersyukur" Jadi Tameng Eksploitasi: Membedah Crab Mentality di Dunia Kerja

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:10 WIB

PHK Ribuan Pekerja Garmen di Jateng Akibat Turunnya Ekspor

PHK Ribuan Pekerja Garmen di Jateng Akibat Turunnya Ekspor

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:56 WIB

126.000 Orang Kena PHK Massal, Pemerintah Diminta Tangani Serius

126.000 Orang Kena PHK Massal, Pemerintah Diminta Tangani Serius

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:02 WIB

Maraknya PHK di Emiten, Perusahaan Wajib Transparan ke Investor

Maraknya PHK di Emiten, Perusahaan Wajib Transparan ke Investor

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:42 WIB

Premi Asuransi Kesehatan Terancam Naik? Ini Penjelasan Resmi OJK

Premi Asuransi Kesehatan Terancam Naik? Ini Penjelasan Resmi OJK

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:11 WIB

Gaji vs Kemapanan: Nominal Lebih Besar Ternyata Belum Memberi Rasa Tenang?

Gaji vs Kemapanan: Nominal Lebih Besar Ternyata Belum Memberi Rasa Tenang?

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:30 WIB

Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?

Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 19:30 WIB

Efek Domino Penutupan PT Samwon: Runtuhnya Rantai Ekonomi dan Harapan Warga Jepara

Efek Domino Penutupan PT Samwon: Runtuhnya Rantai Ekonomi dan Harapan Warga Jepara

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:05 WIB

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

IRGC: Iran Hancurkan Pusat Data Amazon karena Dukung Intelijen Amerika

IRGC: Iran Hancurkan Pusat Data Amazon karena Dukung Intelijen Amerika

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:02 WIB

Terkini

Isu Rudal Menipis di Perang Iran, Donald Trump Kasih Kejutan Kondisi Tentara AS Versi Dia Sendiri

Isu Rudal Menipis di Perang Iran, Donald Trump Kasih Kejutan Kondisi Tentara AS Versi Dia Sendiri

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:32 WIB

Link Live Streaming Persib Bandung vs Persebaya: Memburu Gelar Juara Pra-Musim!

Link Live Streaming Persib Bandung vs Persebaya: Memburu Gelar Juara Pra-Musim!

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Ulasan Novel Supernova Akar, Petualangan Bodhi Mencari Jati Diri

Ulasan Novel Supernova Akar, Petualangan Bodhi Mencari Jati Diri

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Sindiran Menohok Pelatih Vietnam: Thom Haye Dibuat Mati Kutu oleh Pemain Lapis Kedua

Sindiran Menohok Pelatih Vietnam: Thom Haye Dibuat Mati Kutu oleh Pemain Lapis Kedua

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:26 WIB

Ratusan Senpi di Ruang Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Terbongkar! Disimpan Dalam Karung dan Styrofoam

Ratusan Senpi di Ruang Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Terbongkar! Disimpan Dalam Karung dan Styrofoam

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:22 WIB

Cara Mencuci Puff Cushion Agar Tidak Menjadi Sarang Bakteri, Pakai 5 Bahan Ini

Cara Mencuci Puff Cushion Agar Tidak Menjadi Sarang Bakteri, Pakai 5 Bahan Ini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:21 WIB

5 Rekomendasi Jam Tangan Pintar dengan Fitur Kesehatan Lengkap 2026, Akurat Pantau Heart Rate

5 Rekomendasi Jam Tangan Pintar dengan Fitur Kesehatan Lengkap 2026, Akurat Pantau Heart Rate

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:21 WIB

Sunscreen Gel untuk Jenis Kulit Apa? Ini 3 Pilihan Murah dan Bagus Menurut Pengguna

Sunscreen Gel untuk Jenis Kulit Apa? Ini 3 Pilihan Murah dan Bagus Menurut Pengguna

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Iran, Oman dan Amerika Hampir Berdamai soal Selat Hormuz, Apa yang Mereka Mau?

Iran, Oman dan Amerika Hampir Berdamai soal Selat Hormuz, Apa yang Mereka Mau?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Review You and Everything Else: Saat Persahabatan Jadi Sumber Luka Dalam

Review You and Everything Else: Saat Persahabatan Jadi Sumber Luka Dalam

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:15 WIB

×