IRGC: Iran Hancurkan Pusat Data Amazon karena Dukung Intelijen Amerika

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:02 WIB
IRGC: Iran Hancurkan Pusat Data Amazon karena Dukung Intelijen Amerika
Logo Amazon. [Unsplash/Christian Wiediger]
baca 10 detik
  • Garda Revolusi Iran mengklaim menghancurkan pusat data Amazon di Bahrain.

  • Fasilitas teknologi AS tersebut dituduh memberikan dukungan intelijen bagi militer.

  • Pihak Amazon dan Pemerintah Bahrain belum memberikan konfirmasi resmi terkait insiden.

Suara.com - Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim telah menggempur pusat data milik raksasa teknologi Amerika Serikat, Amazon, di Bahrain. Serangan tersebut diduga mengincar fasilitas penting yang mendukung operasi intelijen militer AS.

Langkah mendadak ini menandai pergeseran sasaran konflik militer yang kini merambah langsung ke infrastruktur digital vital di kawasan Teluk. Fasilitas komputasi awan yang semula melayani kepentingan komersial kini terseret dalam pusaran peperangan geopolitik.

Keterlibatan penyedia layanan teknologi global dalam medan perang mempertegas bahaya laten penargetan infrastruktur data lintas negara. Klaim IRGC ini memicu kekhawatiran baru atas keamanan pusat data strategis di kawasan Timur Tengah.

Ketakutan melanda pusat wisata dunia saat rudal dan drone menyasar Dubai. Warga serta turis asing terpaksa berlindung di dalam hotel demi keamanan.
Ketakutan melanda pusat wisata dunia saat rudal dan drone menyasar Dubai. Warga serta turis asing terpaksa berlindung di dalam hotel demi keamanan.

Pernyataan resmi mengenai gempuran tersebut disiarkan langsung melalui saluran televisi pemerintah Iran pada Rabu lalu. Pasukan bersenjata Iran menegaskan bahwa sasaran strategis tersebut berhasil dilumpuhkan secara total.

"Pasukan telah menargetkan dan menghancurkan bangunan pusat data intelijen milik perusahaan Amerika Serikat, Amazon, yang memainkan peran utama dalam memberikan dukungan intelijen bagi tentara pembunuh anak-anak Amerika," bunyi pernyataan IRGC.

Pernyataan keras ini mempertegas tuduhan Teheran terhadap keterlibatan korporasi multinasional dalam menyokong logistik serta analisis data militer. Pasukan IRGC mengklaim tindakan ini merupakan respon atas dukungan intelijen yang terus mengalir.

Hingga saat ini, pihak manajemen Amazon belum memberikan tanggapan resmi mengenai kebenaran insiden penyerangan tersebut. Operasi bisnis serta keandalan server raksasa teknologi itu masih terus dipantau secara ketat.

Pemerintah Kerajaan Bahrain juga memilih untuk tetap bungkam dan belum merilis keterangan resmi terkait klaim Iran. Kerahasiaan kondisi di lapangan membuat situasi keamanan di sekitar pusat data masih dipenuhi tanda tanya.

Sebelumnya, IRGC juga sempat merilis klaim serupa mengenai penargetan fasilitas data center tersebut pada hari Rabu. Pengulangan pengumuman ini mengindikasikan tekanan propaganda yang terus ditingkatkan oleh Teheran.

baca juga

Insiden ini menjadi sinyal kuat bahwa aset teknologi milik negara Barat kini berada di garis depan ancaman. Pusat data tidak lagi sekadar entitas bisnis, melainkan target militer yang rawan diserang.

Keberadaan fasilitas data Amazon di Bahrain selama ini menjadi pilar utama transformasi digital dan infrastruktur komputasi awan di Timur Tengah. Negara kepulauan tersebut menyimpan berbagai infrastruktur penting milik perusahaan global.

Ketegangan yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan negara-negara Teluk memang terus membara dalam beberapa waktu terakhir. Konflik ini memicu ancaman nyata bagi keselamatan investasi korporasi asing di wilayah konflik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini

Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:16 WIB

Dubes Dipanggil Amerika Usai PM Malaysia Berani Tolak Israel, Menlu: Kami Tak Akui Rezim Zionis

Dubes Dipanggil Amerika Usai PM Malaysia Berani Tolak Israel, Menlu: Kami Tak Akui Rezim Zionis

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:18 WIB

Iran Masih Sabar 13 Malam Digempur Amerika Serikat, Masih Mau Ngobrol

Iran Masih Sabar 13 Malam Digempur Amerika Serikat, Masih Mau Ngobrol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 14:45 WIB

Terkini

IRGC: Iran Hancurkan Pusat Data Amazon karena Dukung Intelijen Amerika

IRGC: Iran Hancurkan Pusat Data Amazon karena Dukung Intelijen Amerika

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:02 WIB

Proyek Gas Terbesar Mulai Dibangun, Ini Dampaknya bagi Ekonomi

Proyek Gas Terbesar Mulai Dibangun, Ini Dampaknya bagi Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:00 WIB

5 Parfum Beraroma Bakery dengan Wangi Khas yang Unik, Bikin Ketagihan!

5 Parfum Beraroma Bakery dengan Wangi Khas yang Unik, Bikin Ketagihan!

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:00 WIB

Jangan Fokus Proyek EBT Saja, Keandalan Listrik Penting Buat Transisi Energi

Jangan Fokus Proyek EBT Saja, Keandalan Listrik Penting Buat Transisi Energi

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:52 WIB

Prabowo Dituduh Lakukan 'Kejahatan Pembiaran' Terkait Isu Ijazah Palsu Jokowi

Prabowo Dituduh Lakukan 'Kejahatan Pembiaran' Terkait Isu Ijazah Palsu Jokowi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:50 WIB

Benarkah Telinga Berdenging Tanda Ibadah Ditolak? Begini Penjelasan Buya Yahya

Benarkah Telinga Berdenging Tanda Ibadah Ditolak? Begini Penjelasan Buya Yahya

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:50 WIB

Jaksa Agung Minta Jampidsus Kuntadi Tak Tebang Pilih Tangani Kasus: Jangan Takut Ditekan!

Jaksa Agung Minta Jampidsus Kuntadi Tak Tebang Pilih Tangani Kasus: Jangan Takut Ditekan!

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:48 WIB

Khutbah di Bawah Lembah: Melawan Tanpa Kebencian, Bertahan Demi Martabat

Khutbah di Bawah Lembah: Melawan Tanpa Kebencian, Bertahan Demi Martabat

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:45 WIB

Bisnis Agen Logistik Kian Dilirik Anak Muda, Modal Mulai Rp10 Juta

Bisnis Agen Logistik Kian Dilirik Anak Muda, Modal Mulai Rp10 Juta

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:43 WIB

Juminten Edan: Suguhkan Kisah Duka dan Trauma dalam Balutan Misteri Gaib!

Juminten Edan: Suguhkan Kisah Duka dan Trauma dalam Balutan Misteri Gaib!

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:30 WIB

×