PHK Ribuan Pekerja Garmen di Jateng Akibat Turunnya Ekspor

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:56 WIB
PHK Ribuan Pekerja Garmen di Jateng Akibat Turunnya Ekspor
Kementerian Perindustrian menyatakan PHK sekitar 1.500 karyawan PT Victory Apparel dan PT Samwon di Jawa Tengah bukan akibat serbuan produk impor. [Suara.com]
baca 10 detik
  • Kementerian Perindustrian menyatakan PHK sekitar 1.500 karyawan PT Victory Apparel dan PT Samwon di Jawa Tengah bukan akibat serbuan produk impor.
  • Penyebab pemutusan hubungan kerja tersebut adalah penurunan pesanan ekspor luar negeri.
  • Pemerintah menyiapkan mitigasi agar pekerja terdampak dapat segera terserap kembali oleh investasi baru di Jawa Tengah.

Suara.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 1.500 karyawan di dua perusahaan garmen di Jawa Tengah bukan dipicu oleh serbuan barang impor. Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, PHK terjadi karena turunnya pesanan ekspor yang diterima kedua perusahaan.

Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki (ITKAK) Kemenperin Rizki Aditya Wijaya mengatakan dua perusahaan yang dimaksud adalah PT Victory Apparel di Kota Semarang dan PT Samwon di Kabupaten Jepara. Kedua perusahaan tersebut berstatus kawasan berikat yang seluruh produksinya ditujukan untuk pasar ekspor.

"PHK yang terjadi di dua perusahaan tersebut, pertama perlu kami sampaikan bahwa dua perusahaan tersebut adalah perusahaan yang berada di kawasan berikat, yang produksinya diperuntukkan bagi pasar ekspor," kata Rizki dalam konferensi pers Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Juli 2026 di Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Rizki mengatakan Kemenperin telah melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk memastikan penyebab PHK di kedua perusahaan tersebut.

Dari hasil verifikasi, persoalan utama berasal dari penurunan pesanan business to business (B2B) dari luar negeri. Kondisi tersebut membuat perusahaan harus menyesuaikan kegiatan produksinya.

"Setelah kami melakukan kunjungan langsung ke lapangan, kami mengonfirmasi masalah yang terjadi adalah pesanan B2B ke perusahaan tersebut cenderung menurun. Jadi artinya ini adalah masalah internal perusahaan dan bukan karena faktor eksternal seperti lonjakan impor," ujarnya melalui akun Youtube Kemenperin, Kamis (30/7/2026).

Ia menyebut, pelemahan pesanan ekspor merupakan faktor utama yang memicu PHK, sehingga berbeda dengan anggapan yang mengaitkan kondisi tersebut dengan membanjirnya produk impor di pasar domestik.

Meski demikian, Kemenperin telah menyiapkan langkah mitigasi agar pekerja yang terdampak dapat segera kembali bekerja. Menurut Rizki, Jawa Tengah saat ini masih menjadi tujuan investasi baru di sektor garmen dan alas kaki sehingga kebutuhan tenaga kerja masih cukup besar.

"Mitigasi yang kami lakukan, pertama, Jawa Tengah sebetulnya membutuhkan tenaga kerja yang lebih besar untuk investasi-investasi baru yang masuk ke sana. Di 2026 ini masih banyak investasi baru, baik di sektor garmen maupun alas kaki, yang masuk ke wilayah Jawa Tengah. Artinya, tenaga kerja yang di-PHK akan kami upayakan dapat langsung terserap oleh perusahaan-perusahaan baru yang berdiri di area sekitar," kata dia.

baca juga

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arif mengatakan Kemenperin berfokus menjaga keberlangsungan aktivitas produksi industri. Adapun penanganan dampak ketenagakerjaan menjadi kewenangan kementerian atau lembaga terkait.

"Secara umum Kemenperin bertanggung jawab terhadap kelangsungan pada sisi produksi. Pada sisi tenaga kerja itu merupakan ranah kementerian atau lembaga yang lain. Maka Kemenperin hanya melakukan langkah-langkah mitigasi pada penutupan fasilitas produksi," kata Febri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

126.000 Orang Kena PHK Massal, Pemerintah Diminta Tangani Serius

126.000 Orang Kena PHK Massal, Pemerintah Diminta Tangani Serius

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:02 WIB

Maraknya PHK di Emiten, Perusahaan Wajib Transparan ke Investor

Maraknya PHK di Emiten, Perusahaan Wajib Transparan ke Investor

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:42 WIB

Premi Asuransi Kesehatan Terancam Naik? Ini Penjelasan Resmi OJK

Premi Asuransi Kesehatan Terancam Naik? Ini Penjelasan Resmi OJK

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:11 WIB

Efek Domino Penutupan PT Samwon: Runtuhnya Rantai Ekonomi dan Harapan Warga Jepara

Efek Domino Penutupan PT Samwon: Runtuhnya Rantai Ekonomi dan Harapan Warga Jepara

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:05 WIB

Margin Keuntungan Anjlok Parah Porsche Siapkan Gelombang PHK Massal Ribuan Pekerja

Margin Keuntungan Anjlok Parah Porsche Siapkan Gelombang PHK Massal Ribuan Pekerja

Otomotif | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:10 WIB

Terkini

Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:23 WIB

7 Rekomendasi Jam Tangan Casio Wanita yang Murah dan Elegan

7 Rekomendasi Jam Tangan Casio Wanita yang Murah dan Elegan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 14:17 WIB

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

News | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:12 WIB

Cara Menghilangkan Kutu Beras dengan Aman dan Mudah, Begini Langkah yang Tepat

Cara Menghilangkan Kutu Beras dengan Aman dan Mudah, Begini Langkah yang Tepat

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:10 WIB

Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses

Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 14:10 WIB

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:08 WIB

×