Aplikasi Kanna Project Management, Rahasia Sukses UMKM Digital

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 09 Juni 2025 | 09:40 WIB
Aplikasi Kanna Project Management, Rahasia Sukses UMKM Digital
Ilustrasi aplikasi pengelolaan bisnis UMKM. (Dok: KPM)

Suara.com - Dalam kondisi ekonomi saat ini, keberadaan UMKM masih menjadi tulang punggung ekonomi, khususnya di Jakarta. Menurut data, ada lebih dari 1,1 juta UMKM yang tersebar di Jakarta, dan berhasil menyerap tenaga kerja hingga 35,07% atau setara 2,5 juta orang. Dengan aplikasi Kanna Project Management, mengelola bisnis UMKM akan jauh lebih mudah.

Pertumbuhan UMKM yang sangat pesat juga memberikan tantangan tersendiri. Salah satunya proses manajemen bisnis yang masih dilakukan secara manual, membuat perkembangan bisnis jadi terhambat.

Adanya digitalisasi bisnis melalui pemanfaatan aplikasi project management, dapat membantu pemilik usaha mengelola bisnis mereka dengan lebih rapi, dan siap bersaing secara digital serta menjangkau lebih banyak konsumen potensial.

5 Masalah Utama Pengusaha di Jakarta
Ketika menjalankan sebuah bisnis, berikut beberapa masalah utama yang sering dihadapi pengusaha di Jakarta, antara lain:
1. Operasional Chaos
Tidak adanya penggunaan platform manajemen bisnis, seringkali membuat operasional jadi chaos. Orderan terus bertambah, namun karyawan yang mengerjakannya tidak memadai. Hal ini dapat memberi kesan buruk dari sisi pelanggan. Penggunaan software manajemen proyek UMKM bisa bantu memaksimalkan usaha dan meminimalisir masalah operasional.

2. Komunikasi Tidak Efektif
Alat komunikasi seperti WhatsApp grup saat ini sudah tidak bisa begitu diandalkan. Terutama dengan kondisi bisnis yang terus berkembang dan menuntut alur komunikasi yang lebih efisien. Hal seperti ini seharusnya bisa ditangani menggunakan software kolaborasi tim.

Dengan adanya komunikasi yang baik antar tim, operasional dan alur pemesanan bisa berjalan lebih baik. Hal tersebut tentunya tidak hanya memudahkan dari sisi pegawai, tetapi juga menambah kepuasan pelanggan.

3. Deadline Terlewat
Manajemen bisnis yang buruk, membuat alur pesanan seringkali terlewat, dan ini membuat reputasi bisnis menurun seiring banyaknya komplain dari para pelanggan.

Untuk menghindari hal tersebut, Anda bisa memanfaatkan tools project management, sehingga proses pemesanan dan komunikasi antar tim terkait bisa berjalan lebih baik.

4. Tim Tidak Terorganisir
Tidak adanya koordinasi yang jelas, membuat pekerja seringkali kewalahan. Mulai dari pekerja yang double job hingga melakukan tugas yang bukan bidangnya. Masalah tersebut bisa diselesaikan dengan baik apabila bisnis Anda telah menerapkan aplikasi manajemen tim.

5. Takut Scaling
Tak jarang masalah juga datang dari sisi owner yang seringkali ragu melakukan scaling bisnis. Khawatir bisnis mengalami kolaps dari proses pengembangannya.

Transformasi Digital dengan Tools yang Tepat
Apabila Anda juga mengalami masalah tersebut, sudah saatnya melakukan transformasi digital dan menggunakan aplikasi produktivitas UMKM seperti:

Ada beberapa alasan kenapa Kanna Project Management sangat cocok untuk UMKM Jakarta:
User-friendly
Digital tools untuk UMKM ini menawarkan user interface sederhana, sehingga mudah dipelajari dan membantu meningkatkan produktivitas karyawan. Kemudahan ini juga membuat proses pelatihan karyawan jauh lebih mudah dan cepat.

Mobile-first
Pengguna tak perlu membuka browser atau menggunakan perangkat khusus untuk mengakses dashboard. Karena semuanya bisa dikelola secara lebih mudah melalui smartphone.

Budget-friendly
Punya banyak fitur yang dapat memaksimalkan bisnis Anda, tak membuat Anda harus pusing dengan harga yang harus dibayarkan. Sebab Kanna Project Management menawarkan harga terjangkau untuk pelaku UMKM.

Support Bahasa Indonesia
Guna semakin memudahkan pengguna, aplikasi ini sudah mendukung penggunaan Bahasa Indonesia secara penuh. Sangat membantu Anda yang mungkin lebih familiar dengan bahasa sehari-hari. Sehingga dapat meningkatkan produktivitas, dan meminimalisir kesalahan penggunaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri UMKM Pastikan Bakal Awasi Peralihan Penjualan Tokopedia-Tiktok Shop

Menteri UMKM Pastikan Bakal Awasi Peralihan Penjualan Tokopedia-Tiktok Shop

Bisnis | Kamis, 05 Juni 2025 | 21:58 WIB

Integrasi Tokopedia-TikTok Shop Dorong UMKM Naik Kelas di Tengah Perlambatan Ekonomi

Integrasi Tokopedia-TikTok Shop Dorong UMKM Naik Kelas di Tengah Perlambatan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 05 Juni 2025 | 14:31 WIB

Gapensi Apresiasi Kebijakan Pro-UMKM di Era Prabowo

Gapensi Apresiasi Kebijakan Pro-UMKM di Era Prabowo

Bisnis | Rabu, 04 Juni 2025 | 13:53 WIB

Kemenkum Genjot Pendaftaran Paten, UMKM Jadi Target Utama

Kemenkum Genjot Pendaftaran Paten, UMKM Jadi Target Utama

News | Rabu, 04 Juni 2025 | 12:45 WIB

Komisi C DPRD DKI Jakarta Pacu Kesejahteraan Pelaku UMKM Lewat Berbagai Program

Komisi C DPRD DKI Jakarta Pacu Kesejahteraan Pelaku UMKM Lewat Berbagai Program

News | Kamis, 05 Juni 2025 | 07:15 WIB

Melalui Program Holding UMKM, Menteri UMKM Lepas Ekspor Ikan Layur ke China

Melalui Program Holding UMKM, Menteri UMKM Lepas Ekspor Ikan Layur ke China

Bisnis | Rabu, 28 Mei 2025 | 19:34 WIB

Terkini

Mudik 2026 Membludak, 2,8 Juta Kendaraan Padati Tol Jasa Marga

Mudik 2026 Membludak, 2,8 Juta Kendaraan Padati Tol Jasa Marga

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:42 WIB

Waspada Penipuan! Ini Daftar Distributor Resmi e-Meterai di Indonesia

Waspada Penipuan! Ini Daftar Distributor Resmi e-Meterai di Indonesia

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:40 WIB

Ini Alasan Saham Garuda Indonesia Melesat 15%

Ini Alasan Saham Garuda Indonesia Melesat 15%

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:34 WIB

IHSG Kembali Ambruk 1,89% Hari Ini, Investor Banyak Ambil Untung

IHSG Kembali Ambruk 1,89% Hari Ini, Investor Banyak Ambil Untung

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:01 WIB

Rupiah Akhirnya Bernapas Lega, Hari Ini Menguat ke Level Rp 16.911

Rupiah Akhirnya Bernapas Lega, Hari Ini Menguat ke Level Rp 16.911

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:46 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Berpotensi Capai 5,5 Persen Berkat Lebaran dan Stimulus

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Berpotensi Capai 5,5 Persen Berkat Lebaran dan Stimulus

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:23 WIB

BRI Konsisten Dukung Perumahan Nasional, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun hingga Februari 2026

BRI Konsisten Dukung Perumahan Nasional, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun hingga Februari 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:22 WIB

Yuk Serbu Diskon Tarif Jalan Tol Mulai 26 Maret 2026, Hindari Puncak Arus Balik di Akhir Pekan

Yuk Serbu Diskon Tarif Jalan Tol Mulai 26 Maret 2026, Hindari Puncak Arus Balik di Akhir Pekan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:18 WIB

Kesadaran Investasi Emas Naik, Masyarakat Manfaatkan THR untuk Aset Masa Depan

Kesadaran Investasi Emas Naik, Masyarakat Manfaatkan THR untuk Aset Masa Depan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:10 WIB

Maskapai Minta Harga Tiket Pesawat Naik 15 Persen, Kemenhub Janji Pertimbangkan

Maskapai Minta Harga Tiket Pesawat Naik 15 Persen, Kemenhub Janji Pertimbangkan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:06 WIB