Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Meski Ekonomi Lesu, Tapi Permintaan Rumah Mewah Masih Laris-manis

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Sabtu, 14 Juni 2025 | 16:30 WIB
Meski Ekonomi Lesu, Tapi Permintaan Rumah Mewah Masih Laris-manis
Minat terhadap hunian premium atau mewah dengan harga mulai milaran rupiah ternyata tetap tinggi.

Suara.com - Di tengah gejolak dan ketidakpastian ekonomi nasional, pasar properti di Indonesia menunjukkan ketahanan yang menarik, terutama di segmen hunian mewah. 

Meskipun banyak sektor terdampak perlambatan ekonomi, minat terhadap properti premium dengan harga miliaran rupiah tetap tinggi. Fenomena ini mengindikasikan bahwa kelompok masyarakat menengah ke atas masih aktif mencari hunian ideal, menjadi penopang kuat bagi industri properti di Tanah Air.

Salah satu pemain utama yang giat memanfaatkan momentum ini adalah PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI). Perusahaan pengembang ini terus menggenjot penjualan properti mewah mereka, menargetkan segmen pasar yang memiliki daya beli tinggi dan mencari nilai tambah dari sebuah hunian. Strategi agresif PANI ini membuktikan keyakinan mereka terhadap potensi pasar properti premium yang tidak tergerus oleh fluktuasi ekonomi makro.

Dalam upaya memenuhi permintaan hunian mewah yang tak surut, PANI memperkenalkan salah satu produk andalan mereka bernama Cluster Okinawa, Pasir Putih Residences PIK2.

Properti ini ditawarkan dengan harga mulai dari Rp3 miliar per unit, sebuah investasi signifikan yang menunjukkan target pasar yang jelas. Menariknya, untuk memudahkan konsumen, PANI juga menyediakan promo cicilan ringan yang dimulai dari Rp26 juta per bulan.

Minat terhadap hunian premium atau mewah dengan harga mulai milaran rupiah ternyata tetap tinggi.
Minat terhadap hunian premium atau mewah dengan harga mulai milaran rupiah ternyata tetap tinggi.

Lucia Aditjakra, Sales dan Marketing Director PANI, menjelaskan bahwa konsep hunian di Cluster Okinawa mengutamakan estetika dan kenyamanan. "Setiap unit dirancang unik dengan fitur premium yang tentunya memberi pengalaman eksklusif bagi penghuninya," jelas Lucia di Jakarta, Sabtu (14/6/2025).

Desain rumah di Cluster Okinawa mengadopsi gaya Jepang yang tenang dan harmonis, menciptakan suasana sejuk dan rileks. Elemen-elemen seperti pintu geser shoji, taman pribadi bergaya zen, serta pencahayaan alami dan sirkulasi udara optimal terintegrasi sempurna dalam setiap unit. Interior minimalis yang elegan dipadukan dengan kolam renang pribadi di tepi danau, menjadikan setiap rumah sebagai oase pribadi dengan nuansa resor.

Cluster Okinawa sendiri merupakan bagian dari proyek seluas 16 hektare yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas mewah. Penghuni dapat menikmati taman bonsai, gerbang tori, kolam koi, jalur jogging, bamboo grove, dan area bermain anak yang artistik. Daya tarik utama lainnya adalah danau buatan seluas 16,2 hektare dengan pasir putih alami, menambah nilai estetika dan rekreasi bagi penghuninya.

Minat terhadap hunian premium atau mewah dengan harga mulai milaran rupiah ternyata tetap tinggi.
Minat terhadap hunian premium atau mewah dengan harga mulai milaran rupiah ternyata tetap tinggi.

Cluster Okinawa menawarkan lima tipe unit dengan konfigurasi 3+1 dan 4+1 kamar tidur, memberikan pilihan yang fleksibel sesuai kebutuhan keluarga. Sebagai bagian dari peluncuran terbarunya, Okinawa juga menghadirkan Designer Series unit eksklusif yang dilengkapi dengan fasilitas lengkap, termasuk Smart Home System dan kolam renang pribadi, menegaskan komitmen PANI dalam memberikan inovasi dan kenyamanan tingkat tinggi.

Data dari konsultan properti terkemuka, Colliers Indonesia, menguatkan optimisme terhadap pasar properti. Sektor rumah tapak (landed houses) diproyeksikan masih sangat prospektif pada tahun 2025. Ferry Salanto, Head of Research Colliers Indonesia, menegaskan bahwa rumah tapak merupakan salah satu kebutuhan primer yang akan terus berlanjut dan memiliki permintaan tinggi dari masyarakat.

"Sebenarnya yang paling tetap, yang paling utama itu memang masih rumah tapak atau landed houses, karena memang kebutuhannya riil makanya ada program 3 Juta Rumah dari pemerintahan sekarang karena memang ini salah satu kebutuhan primer yang memang akan continue dan tinggi. Jadi memang ada kebutuhan sana," ujar Ferry.

Meskipun demikian, Ferry juga menyoroti tantangan utama dalam sektor rumah tapak, yaitu daya beli dan kemudahan akses pembiayaan yang diberikan agar rumah tapak bisa terserap optimal. Ia menambahkan bahwa pasokan (supply) dapat diupayakan baik oleh pengembang maupun pemerintah.

"Mungkin kalau supply itu selama demand-nya itu pasti atau bisa ada sebenarnya supply itu bisa diupayakan baik dari pengembang ataupun mungkin dari pemerintah sendiri dengan mungkin mempekerjasamakan lahan-lahan yang memang belum produktif dengan pihak lain bisa itu investor dari lokal ataupun dari luar," jelasnya. Hal ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak untuk memastikan ketersediaan pasokan yang memadai dan terjangkau.

Di luar sektor hunian, Ferry Salanto juga memprediksi bahwa properti di sektor pergudangan logistik dan ritel masih memiliki prospek cerah pada tahun ini. Ini sejalan dengan pertumbuhan e-commerce dan kebutuhan akan infrastruktur logistik yang efisien.

Namun, tidak semua sektor properti menunjukkan tanda-tanda positif. Sektor hotel diperkirakan akan menghadapi tantangan signifikan, terutama karena masih sangat bergantung pada pasar dari pemerintah, khususnya untuk kegiatan pertemuan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minat Properti Mewah di Tengah Besarnya Persaingan Pasar Menengah ke Bawah

Minat Properti Mewah di Tengah Besarnya Persaingan Pasar Menengah ke Bawah

Bisnis | Selasa, 10 Juni 2025 | 19:37 WIB

Alokasi Dana Emiten Capai Rp17,43 Triliun, OJK Ungkap Data Terbaru Buyback Saham

Alokasi Dana Emiten Capai Rp17,43 Triliun, OJK Ungkap Data Terbaru Buyback Saham

Bisnis | Senin, 02 Juni 2025 | 12:24 WIB

Industri Properti Hadapi Tantangan Berat: Peluang Emas Menanti di Tengah "Backlog" Jutaan Unit

Industri Properti Hadapi Tantangan Berat: Peluang Emas Menanti di Tengah "Backlog" Jutaan Unit

Bisnis | Sabtu, 31 Mei 2025 | 13:23 WIB

Terkini

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 23:27 WIB

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 22:48 WIB

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 20:29 WIB

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:53 WIB

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:46 WIB

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:41 WIB

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:31 WIB

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:21 WIB

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:12 WIB