Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Iran-Israel Saling Serang, Harga Minyak Dunia Lompat Tinggi Lagi

Achmad Fauzi

Rabu, 18 Juni 2025 | 08:27 WIB
Iran-Israel Saling Serang, Harga Minyak Dunia Lompat Tinggi Lagi
Ilustrasi kilang minyak. [Antara]

Suara.com - Harga minyak mentah global mengalami kenaikan signifikan lebih dari 4 persen pada hari Selasa di tengah berlanjutnya konflik antara Iran dan Israel. Walaupun, infrastruktur minyak dan gas utama sejauh ini belum mengalami dampak substansial.

Kenaikan ini menunjukkan kekhawatiran pasar terhadap risiko geopolitik yang semakin meningkat.

Seperti dilansir Reuters, Rabu 18 Juni 2025, harga minyak mentah Brent ditutup pada level USD 76,45 per barel, melonjak USD 3,22 atau setara 4,4 persen. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS berakhir di USD 74,84 per barel, naik USD 3,07 atau 4,28 persen.

Meskipun belum ada gangguan besar terhadap aliran minyak global, eskalasi konflik telah memicu beberapa insiden penting. Iran dilaporkan menghentikan sebagian produksi gas di ladang South Pars, yang mereka miliki bersama Qatar, setelah serangan Israel pada hari Sabtu memicu kebakaran di sana.

Ilustrasi kilang minyak (Shutterstock).
Ilustrasi kilang minyak (Shutterstock).

Selain itu, Israel juga menyerang depot minyak Shahran di Iran.

Phil Flynn, seorang analis senior di Price Futures Group, mengatakan pertukaran serangan udara yang terus-menerus antara Israel dan Iran telah mengembalikan risiko geopolitik ke pasar minyak, yang sebelumnya sudah menyadari keseimbangan pasokan dan permintaan yang ketat.

"Ini bukan sesuatu yang hanya terjadi satu kali; mungkin lebih mirip dengan Rusia dan Ukraina," kata Flynn.

Kekhawatiran pasar juga diperparah oleh insiden tabrakan dua kapal tanker minyak di dekat Selat Hormuz. Gangguan elektronik yang meningkat selama konflik ini menyoroti potensi terputusnya jalur air vital untuk pengiriman minyak.

Namun, analis Saxo Bank, Ole Hansen, menilai pasar sebagian besar khawatir tentang gangguan melalui (Selat) Hormuz, tetapi risikonya sangat rendah.

baca juga

Hansen menambahkan bahwa tidak ada keinginan untuk menutup jalur perairan tersebut, mengingat Iran akan kehilangan pendapatan dan AS menginginkan harga minyak yang lebih rendah serta inflasi yang lebih rendah.

John Kilduff, mitra di Again Capital, mencatat bahwa ketidakpastian ini membuat para pelaku pasar bertanya-tanya bagaimana para pemimpin Iran akan bereaksi jika mereka merasa kehilangan kendali atas kekuasaannya.

"Kami membicarakan premi keamanan sebesar USD 10 per barel yang sekarang sudah termasuk dalam harga," kata Kilduff.

Di sisi lain, meskipun ada potensi gangguan pasokan, terdapat indikasi bahwa persediaan minyak tetap melimpah di tengah ekspektasi permintaan yang lebih rendah. Dalam laporan minyak bulanannya pada hari Selasa, Badan Energi Internasional (IEA) merevisi perkiraan permintaan minyak dunia turun sebesar 20.000 barel per hari dari perkiraan bulan lalu. Sebaliknya, IEA meningkatkan perkiraan pasokan sebesar 200.000 barel per hari menjadi 1,8 juta barel per hari.

Sebelumnya, harga minyak sempat melonjak lebih dari 7 persen pada Jumat lalu setelah Israel melancarkan serangan udara terhadap fasilitas rudal balistik, nuklir, dan sasaran militer penting di Iran. Lonjakan tersebut sempat membawa harga minyak AS menyentuh puncak intraday di level USD 77,49 per barel.

Namun, optimisme pasar mulai terbentuk setelah muncul laporan bahwa Iran menyampaikan sinyal ingin meredakan konflik kepada Amerika Serikat melalui sejumlah negara perantara seperti Qatar, Arab Saudi, Oman, Turki, dan beberapa negara Eropa.

"Iran telah meminta Qatar, Arab Saudi, Oman, Turki, dan beberapa negara Eropa untuk mendesak Presiden Donald Trump agar menekan Israel agar melakukan gencatan senjata. Teheran telah menjanjikan fleksibilitas dalam perundingan nuklir sebagai gantinya, kata seorang diplomat Timur Tengah yang mengetahui masalah tersebut

Presiden AS Donald Trump pun mengonfirmasi hal tersebut dalam pernyataannya pada KTT G7 di Kanada.

"Mereka ingin berbicara, tetapi mereka seharusnya sudah melakukannya sebelumnya. Mereka seharusnya berbicara dan mereka seharusnya berbicara segera sebelum terlambat," kata Trump kepada wartawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Iran-Israel Bikin Sri Mulyani Was-was, Kenapa?

Perang Iran-Israel Bikin Sri Mulyani Was-was, Kenapa?

Bisnis | Selasa, 17 Juni 2025 | 18:17 WIB

Harga Minyak Dunia Mendidih, Gimana Nasib Harga BBM di Dalam Negeri?

Harga Minyak Dunia Mendidih, Gimana Nasib Harga BBM di Dalam Negeri?

Bisnis | Selasa, 17 Juni 2025 | 18:14 WIB

Imbas Perang Israel Iran Harga BBM Naik dan Rupiah Loyo

Imbas Perang Israel Iran Harga BBM Naik dan Rupiah Loyo

Bisnis | Selasa, 17 Juni 2025 | 15:59 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×