Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BUMN RI dan Malaysia Sepakat Jual Beli Gas dari Blok Ketapang

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 19 Juni 2025 | 12:21 WIB
BUMN RI dan Malaysia Sepakat Jual Beli Gas dari Blok Ketapang
Ilustrasi gas alam - energi terbarukan. (Photo by Pixabay/Pexels)

Suara.com - Petrokimia Gresik anggota holding Pupuk Indonesia menandatangani Head of Agreement (HoA) dengan PC Ketapang II Ltd, anak perusahaan Petronas perusahaan BUMN asal Malaysia untuk rencana jual-beli gas dari Blok Ketapang.

Kesepakatan penting ini ditandatangani oleh Petrokimia Gresik bersama Direktur Utama PC Ketapang II Ltd, Yuzaini Md Yusof, dan disaksikan langsung oleh Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas, Kurnia Chairi, di Jakarta beberapa waktu lalu.

Penandatanganan HoA ini menjadi sinyal kuat bahwa Petrokimia Gresik tak hanya mengamankan pasokan energi, tetapi juga membuka jalan bagi ekspansi ambisius perusahaan.

SVP Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo menjelaskan bahwa melalui kesepakatan dengan PC Ketapang II Ltd ini, Petrokimia Gresik berharap mendapatkan tambahan suplai gas hingga 25 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD) saat Blok Ketapang mulai berproduksi (onstream).

Tambahan pasokan gas ini vital, tak hanya untuk memenuhi kebutuhan eksisting produksi pupuk, tetapi juga untuk mendukung rencana pengembangan perusahaan di masa depan.

Petrokimia Gresik berkomitmen mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional melalui penyediaan pupuk bersubsidi. Untuk menjalankan komitmen tersebut secara berkelanjutan, Petrokimia Gresik membutuhkan tambahan gas guna mengamankan kebutuhan eksisting dan proyek pengembangan.

"Dengan tambahan gas ini, Petrokimia Gresik bisa merealisasikan rencana pengembangan perusahaan untuk kemajuan Petrokimia Gresik di masa yang akan datang," ujar Adit, Kamis (19/6/2025).

Salah satu rencana pengembangan yang akan segera direalisasikan adalah pembangunan Pabrik Soda Ash. Proyek ini bahkan telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 dan masuk dalam daftar indikasi Proyek Strategis Nasional (PSN) program hilirisasi garam. Dengan adanya tambahan gas dari Blok Ketapang, yang terletak di perairan utara Madura, Petrokimia Gresik semakin leluasa dalam merealisasikan target-target pengembangan ini.

"Produksi pupuk bersubsidi untuk swasembada pangan nasional juga semakin terjamin," tambah Adit, menunjukkan dampak positif yang luas dari ketersediaan gas ini, mulai dari industri hulu hingga ketahanan pangan di tingkat petani.

baca juga

Tidak hanya dengan PC Ketapang II Ltd, Adityo Wibowo juga mengungkapkan bahwa Petrokimia Gresik telah mengambil langkah proaktif lainnya untuk mengamankan pasokan gas. Sebelumnya, perusahaan ini juga telah menandatangani HoA dengan KrisEnergy (Satria) Ltd untuk mendapatkan pasokan gas dari Lapangan Lengo Blok Bulu, Tuban Jawa Timur. Dalam HoA ini, Petrokimia Gresik berpotensi mendapatkan tambahan suplai gas sebesar 60 MMSCFD.

Total potensi penambahan suplai gas ini mencapai 85 MMSCFD, sebuah angka yang signifikan untuk mendukung ambisi Petrokimia Gresik.

"Dengan penambahan suplai gas ini, kami optimis Petrokimia Gresik semakin siap menjalankan amanah penyaluran pupuk bersubsidi serta memenuhi kebutuhan pupuk nasional melalui pasar komersial dengan baik," pungkas Adit.

Informasi saja, pada tahun lalu PC Ketapang II Ltd telah mendapatkan perpanjangan Kontrak Bagi Hasil (Production Sharing Contract/PSC) selama 20 tahun untuk Wilayah Kerja (WK) atau Blok Ketapang yang terletak di Laut Jawa.

Wakil Presiden Eksekutif dan Chief Executive Officer Hulu Petronas, Datuk Adif Zulkifli, mengatakan perpanjangan PSC ini memungkinkan Petronas untuk terus memanfaatkan portofolio di Indonesia melalui proyek-proyek strategis utama yang telah direncanakan untuk Blok Ketapang.

Adif memastikan Petronas akan terus membina kolaborasi yang kuat dengan Pemerintah Indonesia dan mitra untuk berkontribusi terhadap pencapaian target produksi nasional.

Saat ini, Petronas adalah operator PSC Ketapang, Madura Utara II, dan Ketapang Utara, yang berlokasi di lepas pantai Jawa Timur, dan merupakan mitra usaha patungan di tujuh PSC yang berlokasi di darat dan lepas pantai Sumatra, Laut Natuna, Jawa Timur, serta Laut Timur. Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malaysia Gelar Audisi Massal Pemain Argentina, 37 Orang Siap Dinaturalisasi

Malaysia Gelar Audisi Massal Pemain Argentina, 37 Orang Siap Dinaturalisasi

Bola | Kamis, 19 Juni 2025 | 09:14 WIB

Ramai-ramai BUMN Garap Proyek 3 Juta Rumah Prabowo

Ramai-ramai BUMN Garap Proyek 3 Juta Rumah Prabowo

Bisnis | Rabu, 18 Juni 2025 | 19:42 WIB

Pupuk Indonesia Rombak Susunan Pengurus, Timses Prabowo Hingga Yovie Widianto Jadi Komisaris

Pupuk Indonesia Rombak Susunan Pengurus, Timses Prabowo Hingga Yovie Widianto Jadi Komisaris

Bisnis | Rabu, 18 Juni 2025 | 15:44 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×