Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.885

BRI Menanam 'Grow and Green' Libatkan Generasi Muda untuk Pemulihan Ekosistem

M Nurhadi

Kamis, 19 Juni 2025 | 16:03 WIB
BRI Menanam 'Grow and Green' Libatkan Generasi Muda untuk Pemulihan Ekosistem
Program BRI Menanam. (Dok: BRI)

Suara.com - Bank Rakyat Indonesia kembali menegaskan dedikasinya terhadap pemulihan ekosistem lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui program unggulan mereka, BRI Menanam Grow and Green. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada konservasi, tetapi juga pada penciptaan pertumbuhan berkelanjutan yang mampu mengatasi dampak perubahan iklim secara nyata.

Program BRI Menanam Grow and Green telah menunjukkan kontribusi signifikan dalam upaya pemulihan ekosistem, baik di darat maupun di laut. Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata dari komitmen BRI untuk mendukung pembangunan berkelanjutan yang berbasis ESG. Melalui berbagai aktivitas, program ini berfungsi sebagai platform untuk melestarikan lingkungan, menyerap emisi karbon, memberdayakan komunitas lokal, serta meningkatkan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.

Secara khusus, program BRI Menanam Grow and Green dibagi menjadi empat pilar utama yang saling melengkapi. Pertama, Grow and Green Reforestation, berfokus pada aktivitas penanaman pohon di lahan-lahan kritis, dengan prioritas pada jenis pohon produktif yang memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat sekitar. Kedua, Grow and Green Coral Reef, sebuah inisiatif vital yang melibatkan transplantasi terumbu karang untuk meningkatkan tutupan karang, yang berperan penting sebagai habitat bagi beragam biota laut dan menjaga keseimbangan ekosistem bawah laut.

Ketiga, Grow and Green Mangrove, yaitu kegiatan rehabilitasi dan konservasi ekosistem mangrove serta penanaman cemara laut. Program ini merupakan bagian integral dari upaya restorasi daerah pesisir di Indonesia, yang sangat krusial dalam mitigasi abrasi dan menjaga keanekaragaman hayati pesisir. Keempat, Grow and Green Biodiversity, yang mencakup aktivitas penanaman pohon endemik dan konservasi satwa yang dilindungi, menegaskan komitmen BRI terhadap pelestarian keanekaragaman hayati asli Indonesia. Hendy Bernadi menegaskan bahwa keseluruhan program ini secara nyata berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

Program BRI Menanam Grow and Green mengusung tiga nilai inti yang saling terintegrasi: sosial, ekonomi, dan lingkungan. Dari aspek sosial, program ini memberikan pemberdayaan signifikan kepada kelompok-kelompok masyarakat, khususnya kelompok tani.

Secara ekonomi, inisiatif ini membantu meningkatkan pendapatan kelompok tani melalui keterlibatan mereka dalam kegiatan penanaman, perawatan, dan pendataan tanaman. Aspek lingkungan tercermin jelas dari upaya restorasi ekosistem, penyerapan karbon, dan pelestarian keanekaragaman hayati. Sejak diluncurkan pada tahun 2022, program ini telah merambah ke 17 titik di berbagai wilayah Indonesia, menunjukkan jangkauan dan dampak yang luas.

Capaian program ini hingga saat ini sangat mengesankan, antara lain berhasil menanam 70.300 tanaman produktif yang memberikan manfaat ganda bagi lingkungan dan ekonomi lokal. Di sektor kelautan, BRI telah berhasil mentransplantasikan 5.430 fragmen karang di area seluas 0,45 hektare dan merestorasi 3.000 tegakan lamun di area 625 meter persegi. Selain itu, upaya rehabilitasi kawasan hutan dan pesisir telah mencakup area seluas 306,75 hektare. Secara signifikan, program ini juga telah berkontribusi terhadap serapan karbon sebesar 53 ton COe per tahun, serta cadangan karbon sebesar 14 ton COe, menunjukkan peran aktif BRI dalam mitigasi perubahan iklim.

Tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, program ini juga memberikan dampak positif yang besar pada aspek sosial. BRI Menanam Grow and Green telah melibatkan dan memberdayakan 29 kelompok masyarakat, yang terdiri dari Kelompok Tani Hutan (KTH), Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan Kelompok Usaha Bersama (KUB). Melalui program ini, anggota kelompok-kelompok tersebut mendapatkan berbagai manfaat pelatihan, seperti pelatihan selam dan pemandu wisata selam, budidaya ikan ramah lingkungan, serta pelatihan pengelolaan ekosistem terumbu karang.

Hingga bulan Mei 2025, komitmen BRI terhadap pemberdayaan masyarakat ini telah membuahkan hasil nyata berupa 39 sertifikasi di bidang kelautan yang berhasil diraih oleh anggota kelompok masyarakat yang terlibat. Jenis sertifikasi yang diperoleh sangat beragam dan relevan, meliputi Open Water/One Star Scuba Diver, Reef Check EcoDiver, Rescue Diver, One Star Instructor, dan Pemandu Wisata Selam. Pencapaian ini tidak hanya meningkatkan kapasitas individu, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal. Dalam pelaksanaannya, BRI secara konsisten berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi non-profit dan masyarakat lokal, menunjukkan pendekatan kolaboratif yang berkelanjutan dalam setiap inisiatifnya. Program ini merupakan inisiatif jangka panjang yang terus dimonitor dan dievaluasi keberhasilannya untuk memastikan dampak yang maksimal.

baca juga

Secara spesifik, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, BRI mengambil langkah proaktif dengan menggandeng generasi muda dalam aksi nyata pelestarian lingkungan. Fokus kegiatan kali ini adalah di wilayah pesisir Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, dan Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Di Mamuju, program BRI Menanam Grow and Green melibatkan siswa/i SMA Negeri 1 Mamuju dan mahasiswa pencinta alam “Mapala Cakrawala Manakkara” dari Universitas Muhammadiyah Mamuju.

Mereka mendapatkan pengalaman langsung melalui kegiatan transplantasi terumbu karang dan budidaya ikan ramah lingkungan menggunakan keramba jaring apung, sebuah inisiatif yang memperkenalkan praktik konservasi dengan dampak ganda, baik untuk keberlanjutan ekosistem laut maupun peningkatan ekonomi masyarakat pesisir.

Di Kabupaten Tuban, BRI menggandeng siswa/i SMKN 1 Tuban untuk melakukan penanaman cemara laut, sebuah upaya penting dalam mencegah abrasi dan menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain aksi penanaman, para pelajar juga menerima edukasi langsung mengenai tantangan perubahan iklim, kerusakan lingkungan, dan pentingnya peran generasi muda dalam menciptakan solusi berkelanjutan. Wakil Kepala Sekolah SMKN 1 Tuban, Firdaus Dias, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi ini, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar menanam pohon, melainkan menanam kesadaran bagi generasi muda tentang pentingnya menjaga bumi. Kolaborasi ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk mencintai dan merawat lingkungan sejak dini.

Hendy menambahkan bahwa kenaikan suhu global akibat perubahan iklim dalam beberapa dekade terakhir menuntut aksi nyata dan tanggung jawab dari setiap perusahaan dalam menjaga kelestarian alam. Program BRI Menanam Grow and Green adalah contoh konkret bagaimana penerapan prinsip ESG tidak hanya meningkatkan kinerja perusahaan, tetapi juga memberikan kontribusi positif yang signifikan bagi masyarakat dan lingkungan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Fellowship Journalism 2025: Dorong Kualitas Jurnalisme Nasional Melalui Beasiswa S2

BRI Fellowship Journalism 2025: Dorong Kualitas Jurnalisme Nasional Melalui Beasiswa S2

Bisnis | Rabu, 18 Juni 2025 | 21:19 WIB

Profil Andres Nieto,Pemain Timnas Kamboja yang Dirumorkan Baka Gabung BhayangkaraFC

Profil Andres Nieto,Pemain Timnas Kamboja yang Dirumorkan Baka Gabung BhayangkaraFC

Bola | Rabu, 18 Juni 2025 | 17:05 WIB

Ada Eks Real Madrid, 3 Bintang Dilepas JDT yang Cocok Direkrut Klub BRI Liga 1 2025/26

Ada Eks Real Madrid, 3 Bintang Dilepas JDT yang Cocok Direkrut Klub BRI Liga 1 2025/26

Bola | Rabu, 18 Juni 2025 | 15:35 WIB

3 Pelatih asal Belanda di BRI Liga 1 Musim Depan, Dua Pendatang Baru Layak Ditunggu

3 Pelatih asal Belanda di BRI Liga 1 Musim Depan, Dua Pendatang Baru Layak Ditunggu

Bola | Rabu, 18 Juni 2025 | 13:13 WIB

Daftar Lengkap Peserta BRI Liga 1 2025/2026: Musim Baru dengan Wajah Lama dan Pendatang Anyar

Daftar Lengkap Peserta BRI Liga 1 2025/2026: Musim Baru dengan Wajah Lama dan Pendatang Anyar

Bola | Selasa, 17 Juni 2025 | 12:58 WIB

BRI Peduli Komitmen Pembangunan Berkelanjutan dengan Dukungan Pembangunan Masjid

BRI Peduli Komitmen Pembangunan Berkelanjutan dengan Dukungan Pembangunan Masjid

Bisnis | Senin, 16 Juni 2025 | 14:43 WIB

Terkini

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Ulasan Salat in Secret: Kisah Keberanian Anak Muslim yang Menginspirasi

Ulasan Salat in Secret: Kisah Keberanian Anak Muslim yang Menginspirasi

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Jejak Kemerdekaan Indonesia Dibedah di Belanda, Sejarawan Kupas Luka 1945-1949

Jejak Kemerdekaan Indonesia Dibedah di Belanda, Sejarawan Kupas Luka 1945-1949

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:39 WIB

THL Dishub Surabaya Diduga Jual Kursi Pegawai Rp20 Juta, Uang Mengalir ke Oknum Satpol PP

THL Dishub Surabaya Diduga Jual Kursi Pegawai Rp20 Juta, Uang Mengalir ke Oknum Satpol PP

Jatim | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:37 WIB

×