Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Emiten Pengolahan Limbah Industri MHKI Tebar Dividen Rp 2,15 per Saham

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 26 Juni 2025 | 16:46 WIB
Emiten Pengolahan Limbah Industri MHKI Tebar Dividen Rp 2,15 per Saham
PT Multi Hanna Kreasindo Tbk. (MHKI) menggelar RUPST dengan sepakati membagikan dividen.

Suara.com - PT Multi Hanna Kreasindo Tbk. (MHKI) membagikan dividen tunai dari hasil laba bersih tahun 2024 sebesar 25 persen dengan besaran Rp 2,15 per lembar saham. Secara total dividen yang dibayarkan sebesar Rp 8,04 miliar.

Keputusan ini sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (Rapat).

Dalam paparan kinerja tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2024, Perseroan berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp 172 miliar, tumbuh besar 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 148 miliar.

Sementara itu, laba tahun berjalan meningkat 12 persen menjadi Rp 32 miliar, dibandingkan Rp 28 miliar pada tahun sebelumnya.

"Pencapaian ini mencerminkan efektivitas strategi operasional dan pengelolaan bisnis yang konsisten, serta menjadi landasan kuat bagi langkah ekspansi dan pertumbuhan kami di tahun mendatang," ujar Direktur Utama PT Multi Hanna Kreasindo Tbk., Alwi dalam paparan publik yang dikutip, Kamis (26/6/2025).

Ilustrasi limbah B3 (Elements Envato)
Ilustrasi limbah B3 (Elements Envato)

Perseroan juga melaporkan perkembangan proyek strategisnya di Kab. Lamongan, Jawa Timur. Setelah memperoleh seluruh izin kontruksi termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Perseroan telah melaksanakan Ceremony Ground Breaking dan kini memasuki tahap awal konstruksi, dimulai dari pembersihan dan perbaikan lahan serta pembangunan struktur dasar.

Disamping itu, sebagai bagian dari strategi ekspansi jangka pendek dan penetrasi pasar, Perseroan merencanaan pembangunan kantor cabag dan fasilitas pengumpulan limbah di wilayah Jawa Tengah.

Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat jaringan layanan nasional serta menjawab permintaan industri akan solusi pengelolaan limbah yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Untuk diketahui, PT Multi Hanna Kreasindo Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan limbah industri dan telah mendapat perizinan resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Perizinan yang dimiliki meliputi pengangkutan (transporter), pengumpul, dan pemanfaatan limah B3 dan non B3.

MHKI merupakan satu-satunya perusahaan pengelolaan limbah industri yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak April 2024.

Perusahaan berkomitmen untuk menyediakan solusi pengelolaan limbah industri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, dengan memanfaatkan teknologi inovatif yang dapat mengurangi dampak buruk limbah terhadap lingkungan. Sejak didirikan, perusahaa telah berperan aktif dalam membantu industri-industri di Indonesia untuk memenuhi regulasi lingkungan yang ketat dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat.

Seelumnya, dana IPO digunakan MHKI untuk investasi pembangunan pabrik tersebut, sedangkan 39,7 persen lainnya digunakan untuk pengembangan kantor pusat dan modal kerja.

Langkah strategis ini ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) pabrik Lamongan pada Mei 2025. Pabrik ini ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal I tahun 2025 dan diproyeksikan memberikan kontribusi sebesar 7 persen terhadap pendapatan perusahaan pada tahun pertama operasionalnya. Kehadiran pabrik ini juga memperluas jangkauan layanan MHKI ke wilayah Indonesia Timur.

Selain ekspansi fisik, MHKI juga berkomitmen pada pengelolaan limbah yang berkelanjutan. Perusahaan menerapkan prinsip 3R (Reuse, Recycling, Recovery) dalam setiap operasionalnya, dan dilengkapi berbagai fasilitas seperti instalasi pengolahan air limbah (WWTP), incinerator, scrubber, dan dust collector. MHKI juga telah mengantongi seluruh izin resmi untuk mengelola limbah B3 dan non-B3.

Dalam bidang inovasi, MHKI menggandeng IPB University untuk melakukan riset terkait pemanfaatan limbah glycerine pitch sebagai katalis karbon, sebuah langkah yang menunjukkan perhatian serius perusahaan terhadap riset dan pengembangan berbasis lingkungan.

Secara keseluruhan, prospek bisnis MHKI dinilai menjanjikan di tengah meningkatnya kebutuhan pengelolaan limbah industri di Indonesia. Dengan dukungan ekspansi, inovasi teknologi, dan orientasi keberlanjutan, MHKI berpotensi memperkuat dominasinya di sektor ini, sekaligus menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham dan lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelar RUPSLB, Emiten TRON Berencana Tambah Modal dari Right Issue

Gelar RUPSLB, Emiten TRON Berencana Tambah Modal dari Right Issue

Bisnis | Rabu, 25 Juni 2025 | 17:08 WIB

MOLI Anggarkan Belanja Modal Rp80 Miliar Tahun Ini

MOLI Anggarkan Belanja Modal Rp80 Miliar Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 24 Juni 2025 | 16:41 WIB

DMS Propertindo (KOTA) Mulai Bisnis di Segmen Real Estate untuk Kerek Kinerja

DMS Propertindo (KOTA) Mulai Bisnis di Segmen Real Estate untuk Kerek Kinerja

Bisnis | Selasa, 24 Juni 2025 | 10:35 WIB

Terkini

Sejumlah SPBU Vivo di Jabodetabek Tutup, Netizen Heboh Keluhkan Isu Pembatasan Kuota

Sejumlah SPBU Vivo di Jabodetabek Tutup, Netizen Heboh Keluhkan Isu Pembatasan Kuota

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:33 WIB

Cara Membersihkan Nama di SLIK OJK, Ini Panduannya agar Pengajuan Pinjaman Disetujui

Cara Membersihkan Nama di SLIK OJK, Ini Panduannya agar Pengajuan Pinjaman Disetujui

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:01 WIB

BI Buka Suara Menkeu Purbaya Mau Turun Tangan Stabilkan Rupiah

BI Buka Suara Menkeu Purbaya Mau Turun Tangan Stabilkan Rupiah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:52 WIB

Pertamina Goes to Campus 2026 Siap Jelajahi Kampus di Indonesia

Pertamina Goes to Campus 2026 Siap Jelajahi Kampus di Indonesia

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:43 WIB

Tembus Top 6 Dunia, Startup Binaan Pertamina Bawa Nama Indonesia di Ajang Inovasi Sosial Global

Tembus Top 6 Dunia, Startup Binaan Pertamina Bawa Nama Indonesia di Ajang Inovasi Sosial Global

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:37 WIB

6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia

6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:25 WIB

Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi

Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:14 WIB

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:13 WIB

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:12 WIB

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:09 WIB