SMI Tawarkan Obligasi Keberlanjutan Rp 12 Triliun

Iwan Supriyatna

Senin, 30 Juni 2025 | 14:25 WIB
SMI Tawarkan Obligasi Keberlanjutan Rp 12 Triliun
SMI meluncurkan Sustainable Funding Framework atau Kerangka Pendanaan Berkelanjutan yang sekaligus menyelenggarakan forum Public Expose.

Suara.com - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (“PT SMI” atau “Perseroan”) meluncurkan Sustainable Funding Framework atau Kerangka Pendanaan Berkelanjutan yang sekaligus menyelenggarakan forum Public Expose.

Melalui framework ini, PT SMI memperluas akses ke pendanaan tematik yang menjadi dasar bagi penerbitan berbagai instrumen keuangan berkelanjutan, seperti Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I yang sedang dalam proses penerbitan.

Direktur Utama PT SMI, Reynaldi Hermansjah mengajak para calon investor, untuk berkolaborasi dalam menyediakan pendanaan bagi pembangunan proyek proyek berkelanjutan.

“Sustainable Funding Framework ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan kami membangun instrumen pendanaan yang sejalan dengan prinsip ESG. Kami ingin memastikan bahwa setiap instrumen yang kami tawarkan tidak hanya kompetitif secara finansial, tetapi juga memberikan dampak sosial dan lingkungan yang nyata, karena 100% dana yang berhasil dihimpun akan disalurkan ke proyek-proyek yang menghasilkan dampak lingkungan dan sosial yang dapat terukur. Selain itu framework ini juga dapat memberikan kepercayaan kepada bapak-ibu semua, para calon investor, melalui transparansi dan tata kelola yang kuat,” kata Reynaldi, Senin (30/6/2025).

Sustainable Funding Framework telah disusun secara komprehensif untuk menguraikan pendekatan PT SMI pada instrumen pendanaan dengan tema Green, Social, Sustainability, Blue, Orange, dan Sustainable Development Goals (SDG), dengan mengacu kepada prinsip internasional, seperti Green Bond Principles, Social Bond Principles, serta Sustainability Bond Guidelines dari ICMA, hingga standar lainnya seperti Blue Bonds Guidelines dari IFC dan Orange Bond Principles dari Orange Movement.

Target instrumen pendanaan meliputi Obligasi, Medium-Term Notes(MTN), Pinjaman Bank, Sukuk & Fasilitas Pembiayaan Syariah, serta instrumen Pendanaan Berkelanjutan lainnya.

Untuk menjamin kualitas dan kredibilitas dari Sustainable Funding Framework tersebut, PT SMI telah memperoleh Second Party Opinion (SPO) dari Sustainalytics.

Hasil SPO mengonfirmasi bahwa framework PT SMI dinilai kredibel dan berdampak, selaras dengan prinsip prinsip global, serta didukung oleh proses seleksi, evaluasi, dan pelaporan yang transparan dan terstruktur.

Penilaian ini turut memperkuat posisi PT SMI sebagai issuer dan borrower yang terpercaya di mata investor, baik domestik maupun global.

baca juga

Peluncuran Sustainable Funding Framework juga bersamaan dengan berlangsungnya masa Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Keberlanjutan I Sarana Multi Infrastruktur Tahap I Tahun 2025.

Total nilai PUB Obligasi Keberlanjutan I Sarana Multi Infrastruktur ini adalah Rp12.000.000.000.000 (dua belas triliun rupiah), dengan target penerbitan Tahap I Tahun 2025 sebanyak-banyaknya sebesar Rp1.000.000.000.000 (satu triliun rupiah).

Obligasi ini telah memperoleh peringkat idAAA (Triple A) dengan prospek stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), mencerminkan kualitas kredit yang sangat baik dan risiko gagal bayar yang sangat rendah untuk utang jangka panjang.

Melalui penerbitan obligasi keberlanjutan dan implementasi Sustainable Funding Framework ini, dana hasil penerbitan akan disalurkan ke sektor-sektor prioritas, seperti:

- Green Projects: energi terbarukan, efisiensi energi, transportasi ramah lingkungan, pengelolaan air dan limbah, serta bangunan berwawasan lingkungan.
- Social Projects: infastruktur kesehatan dan pendidikan, infrastruktur dasar untuk masyarakat (transportasi umum, sanitasi, sistem penyediaan air), ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi bagi kelompok rentan.
- Blue Projects: energi terbarukan kelautan, transportasi maritim berkelanjutan, pelabuhan berkelanjutan.
- Orange Projects: proyek atau insisiatif yang mendukung kesetaraan gender, perempuan, anak-anak dan kelompok rentan.

“Seluruh dana yang diterima menggunakan framework ini akan digunakan untuk pembiayaan dan/atau pembiayaan kembali proyek-proyek yang memenuhi syarat. PT SMI memiliki proses evaluasi dan seleksi berdasarkan kelayakan finansial serta risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola untuk semua proyek yang didanai Perseroan. Sehingga calon investor tidak perlu khawatir, karena kami memiliki mekanisme internal yang dapat menjamin penggunaan pendanaan secara tepat.” lanjut Reynaldi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Mandiri Taspen Terbitkan Obligasi Rp 3 Triliun, Targetkan Pertumbuhan 11,6 Persen

Bank Mandiri Taspen Terbitkan Obligasi Rp 3 Triliun, Targetkan Pertumbuhan 11,6 Persen

Bisnis | Kamis, 12 Juni 2025 | 13:15 WIB

Bank Digital Dorong Literasi Finansial Lewat Fitur Investasi Obligasi Sekunder

Bank Digital Dorong Literasi Finansial Lewat Fitur Investasi Obligasi Sekunder

Bisnis | Selasa, 27 Mei 2025 | 14:43 WIB

Pemerintah Siap Terbitkan Obligasi "Dimsum Bond" dan "Kangaroo Bond" Tahun Ini

Pemerintah Siap Terbitkan Obligasi "Dimsum Bond" dan "Kangaroo Bond" Tahun Ini

Bisnis | Senin, 26 Mei 2025 | 16:14 WIB

Terkini

Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali

Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali

Bali | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:17 WIB

Rupiah Tembus Rp18.100, Bos BI Terus Pantau Pergerakan Pasar

Rupiah Tembus Rp18.100, Bos BI Terus Pantau Pergerakan Pasar

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Apa Manfaat Masker Viva Bengkoang? Ini Khasiat dan Cara Pakainya

Apa Manfaat Masker Viva Bengkoang? Ini Khasiat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Alasan Polda Sulsel Borgol dan Tahan Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang

Alasan Polda Sulsel Borgol dan Tahan Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:06 WIB

Kemenhub Pastikan Tak Ada Bandara Ditutup Imbas Karhutla

Kemenhub Pastikan Tak Ada Bandara Ditutup Imbas Karhutla

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Tayang 25 November, Jang Gyuri dan Kim Min Chul Bintangi Film Horor My Home

Tayang 25 November, Jang Gyuri dan Kim Min Chul Bintangi Film Horor My Home

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

×