Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Gara-gara Ini AS Terancam Nambah Utang Rp 53 Ribu Triliun

Iwan Supriyatna | Rina Anggraeni | Suara.com

Senin, 30 Juni 2025 | 14:30 WIB
Gara-gara Ini AS Terancam Nambah Utang Rp 53 Ribu Triliun
Ilustrasi Utang (Freepik.com/rawpixel-com)

Suara.com - Amerika Serikat mendapatkan ancaman baru terkait ekonominya. Apalagi, adanya RUU anggaran yang luas di Senat AS dapat memangkas cakupan asuransi kesehatan bagi hampir 12 juta warga Amerika.

Serta menambah utang sebesar 3,3 triliun dolar AS atau sekitar Rp53.790 ribu triliun. Dalam hal ini, anggota parlemen Demokrat telah memimpin kritik terhadap RUU tersebut.

Angka-angka CBO menghitung pemotongan dana perawatan kesehatan sebesar 1 triliun dolar jika tindakan tersebut disahkan.

Terutama karena usulan pemangkasan lebih dari triliun dolar AS terhadap anggaran layanan kesehatan, termasuk program Medicaid, yang selama ini menjadi sandaran jutaan warga lansia, penyandang disabilitas, dan masyarakat berpenghasilan rendah

"Ini adalah pemotongan layanan kesehatan untuk mendanai pemotongan pajak bagi orang-orang kaya. Sangat sederhana," kata Senator Demokrat Mark Warner kepada BCC.

Versi terbaru dari RUU tersebut diajukan dalam pemungutan suara Senat 51-49 pada Sabtu malam. Dua anggota Partai Republik - Tillis dan Rand Paul dari Kentucky - bergabung dengan Demokrat dalam menentang langkah tersebut. Paul mengatakan bahwa ia menentang RUU tersebut karena RUU tersebut menaikkan batas utang AS.

Tillis mengatakan bahwa RUU tersebut akan menghabiskan dana perawatan kesehatan negara bagiannya hingga miliaran dolar.

Sementara para senator memperdebatkan RUU tersebut pada hari Minggu, tidak jelas apakah RUU tersebut memiliki cukup dukungan untuk akhirnya disahkan.

Partai Republik memiliki mayoritas kecil di Senat, dengan 53 kursi. Wakil Presiden JD Vance memiliki suara penentu sehingga partai tersebut hanya mampu membiayai tiga pembelot.

Senator Demokrat menggunakan aturan majelis untuk memaksakan pembacaan RUU setebal hampir 1.000 halaman selama 16 jam dalam upaya untuk menunda pemungutan suara atas pengesahannya.

Berdasarkan aturan Senat, anggota parlemen sekarang memiliki waktu 20 jam untuk memperdebatkan RUU tersebut.

Diperkirakan bahwa Demokrat akan menggunakan seluruh waktu mereka untuk menunda pemungutan suara lebih lanjut, sementara Partai Republik mencoba mempercepat prosesnya.

Anggota parlemen juga dapat mengusulkan amandemen terhadap RUU tersebut. Jika RUU yang direvisi disahkan Senat, RUU tersebut masih harus dikembalikan ke DPR untuk persetujuan akhir sebelum diserahkan ke meja presiden untuk ditandatangani menjadi undang-undang.

Trump telah mendorong agar RUU tersebut disahkan Kongres sebelum batas waktu yang ditetapkan sendiri pada tanggal 4 Juli. Gedung Putih mengatakan bahwa kegagalan untuk meloloskannya akan menjadi "pengkhianatan terbesar".

Pada hari Sabtu, ia menyebut suara Senat untuk memajukan RUU tersebut sebagai "kemenangan besar". Namun, pemotongan yang diusulkan RUU tersebut terhadap Medicaid, sebuah program perawatan kesehatan yang diandalkan oleh jutaan warga Amerika lanjut usia, penyandang disabilitas, dan berpenghasilan rendah, telah menjadi titik api politik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proyek Rumah Tanpa Utang Asing, Menteri Ara: Perintah Prabowo Kita Berdiri di Kaki Sendiri

Proyek Rumah Tanpa Utang Asing, Menteri Ara: Perintah Prabowo Kita Berdiri di Kaki Sendiri

Bisnis | Kamis, 26 Juni 2025 | 20:04 WIB

Siapa Zohran Mamdani? Sosok Kiri yang Berpeluang Jadi Wali Kota Muslim Pertama New York

Siapa Zohran Mamdani? Sosok Kiri yang Berpeluang Jadi Wali Kota Muslim Pertama New York

News | Kamis, 26 Juni 2025 | 13:23 WIB

Konflik Iran-Israel Memanas: Trump Kehilangan Kesabaran, Ada Apa Sebenarnya?

Konflik Iran-Israel Memanas: Trump Kehilangan Kesabaran, Ada Apa Sebenarnya?

Video | Rabu, 25 Juni 2025 | 21:05 WIB

Terkini

Bank Indonesia Sebut Ekonomi Indonesia Dipandang Positif Investor Global, Apa Buktinya?

Bank Indonesia Sebut Ekonomi Indonesia Dipandang Positif Investor Global, Apa Buktinya?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:47 WIB

Bahlil Diminta Kaji Wacana Penghentian Restitusi Pajak Sektor Tambang

Bahlil Diminta Kaji Wacana Penghentian Restitusi Pajak Sektor Tambang

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:43 WIB

Putusan KPPU Soal Pindar Tuai Polemik, Investor Fintech Disebut Bisa Hengkang

Putusan KPPU Soal Pindar Tuai Polemik, Investor Fintech Disebut Bisa Hengkang

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:39 WIB

Investor Masa Bodoh dengan Perang, Wall Street Terus Meluncur Naik

Investor Masa Bodoh dengan Perang, Wall Street Terus Meluncur Naik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:16 WIB

Transformasi SDM, Layanan Logistik RI Mulai Berstandar Global

Transformasi SDM, Layanan Logistik RI Mulai Berstandar Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:04 WIB

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:25 WIB

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:15 WIB

Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik

Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 22:21 WIB

IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis

IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 22:07 WIB

Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia

Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 21:25 WIB