Siapa Zohran Mamdani? Sosok Kiri yang Berpeluang Jadi Wali Kota Muslim Pertama New York

Bangun Santoso

Kamis, 26 Juni 2025 | 13:23 WIB
Siapa Zohran Mamdani? Sosok Kiri yang Berpeluang Jadi Wali Kota Muslim Pertama New York
Zohran Mamdani calon kuat Wali Kota Muslim pertama di New York, AS. (Wikipedia)

Suara.com - Panggung politik New York City, yang selalu riuh dan tak pernah tidur, kini menyorot tajam pada satu nama yang merepresentasikan gelombang perubahan: Zohran K. Mamdani.

Anggota Majelis Negara Bagian New York itu bukan sekadar politisi biasa. Ia adalah seorang sosialis demokrat, putra dari sutradara film ternama Mira Nair, dan seorang Muslim yang taat, yang kini digadang-gadang memiliki potensi besar untuk menjadi wali kota Muslim pertama dalam sejarah New York.

Kemenangan Zohran pada pemilu negara bagian menjadi sebuah kejutan besar. Mewakili distrik Astoria di Queens—sebuah area yang dikenal sebagai 'kuali peleburan' etnis dan budaya—ia berhasil menumbangkan politisi petahana dari Partai Demokrat.

Kemenangannya diraih bukan dengan modal politik tradisional, melainkan dengan gerakan akar rumput yang masif, mengusung isu-isu yang menyentuh langsung denyut nadi warga kelas pekerja: krisis perumahan, transportasi publik yang adil, dan keadilan iklim.

Sebagai anggota Democratic Socialists of America (DSA), Zohran tidak pernah ragu menyuarakan agenda-agenda progresif yang oleh sebagian kalangan dianggap radikal. Ia secara terbuka mengadvokasi program "Tax the Rich" untuk mendanai layanan publik dan secara konsisten mengkritik anggaran kepolisian yang dinilainya terlalu besar.

Pria bernama lengkap Zohran Kwame Mamdani, lahir pada 18 Oktober 1991 di Kampala, Uganda. Dia merupakan anak dari akademisi Uganda Mahmood Mamdani dan produser film India Mira Nair.

Saat berusia 7 tahun, dia dan keluarganya pindah ke New York. Mamdani kemudian meraih gelar sarjana Studi Afrika dari Bowdoin College di Maine. Awal tahun ini, Mamdani menikah dengan seniman Suriah yang tinggal di Brooklyn, Rama Duwaji.

Sebelum terjun ke dunia politik, ia bekerja sebagai konselor perumahan, membantu keluarga ekonomi kelas bawah dan turut mencegah penggusuran.

Identitasnya sebagai seorang Muslim tidak ia sembunyikan, justru menjadi bagian integral dari perjuangan politiknya untuk membangun solidaritas antar komunitas minoritas dan imigran.

baca juga

Visinya untuk sebuah kota yang lebih adil dan setara seringkali ia sampaikan dengan lugas. Dalam sebuah pernyataan yang dirilis di situs resminya pada 4 Juni 2024, Zohran mengkritik keras proposal anggaran kota yang baru.

"Kota kita sedang menghadapi krisis keterjangkauan yang memaksa para pekerja keluar dari rumah mereka, namun anggaran yang diusulkan justru memotong dana untuk sekolah, perpustakaan, dan layanan penitipan anak... Ini adalah anggaran yang dibangun di atas kekejaman," tegas Zohran, menunjukkan keberpihakannya yang tanpa kompromi pada warga biasa.

Potensi Zohran untuk maju dalam kontestasi wali kota di masa depan bukanlah sekadar spekulasi kosong. Ia memiliki modal politik yang signifikan.

Basisnya yang kuat di Queens, kemampuannya menggalang dana dari donatur-donatur kecil, serta dukungannya yang solid dari kalangan aktivis muda, serikat pekerja, dan kelompok progresif, menjadikannya figur yang sangat diperhitungkan.

Jika ia memutuskan maju, ia akan menawarkan alternatif yang sangat berbeda dari politisi Demokrat sentris yang selama ini mendominasi Balai Kota.

Analis politik melihat fenomena Zohran Mamdani sebagai cerminan dari pergeseran politik yang lebih luas di Amerika.

Dr. Alina Hayes, seorang analis politik dari NYU's Wagner Graduate School of Public Service, dalam sebuah diskusi panel pada 20 Mei 2025, menyatakan bahwa pemilih kini mendambakan perubahan yang otentik.
"Kenaikan figur seperti Zohran Mamdani menandakan adanya kelelahan terhadap politik status quo. Pemilih, terutama dari generasi milenial dan Gen Z, tidak lagi puas dengan janji-janji inkremental. Mereka mencari pemimpin yang berani menawarkan visi transformatif, dan Zohran cocok dengan profil itu," jelasnya.

Tentu, jalan menuju Balai Kota tidaklah mudah. Label "sosialis" yang melekat padanya akan menjadi sasaran empuk serangan lawan politiknya. Ia harus mampu membuktikan bahwa gagasannya bukan hanya utopia, melainkan solusi konkret yang dapat diimplementasikan untuk memperbaiki kehidupan jutaan warga New York.

Namun, dengan energi gerakan yang terus membesar di belakangnya, Zohran Mamdani telah membuktikan bahwa ia adalah kekuatan politik yang harus diperhitungkan di masa depan kota ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik Iran-Israel Memanas: Trump Kehilangan Kesabaran, Ada Apa Sebenarnya?

Konflik Iran-Israel Memanas: Trump Kehilangan Kesabaran, Ada Apa Sebenarnya?

Video | Rabu, 25 Juni 2025 | 21:05 WIB

DeepTalk Podcast Ungkap Rencana Rahasia Iran: Penutupan Selat Hormuz?

DeepTalk Podcast Ungkap Rencana Rahasia Iran: Penutupan Selat Hormuz?

Video | Rabu, 25 Juni 2025 | 14:20 WIB

Daftar Pangkalan Militer AS di Asia Tenggara, Indonesia Masuk Kandidat

Daftar Pangkalan Militer AS di Asia Tenggara, Indonesia Masuk Kandidat

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 20:06 WIB

Iran Diserang, Putin Pasang Badan: Rusia Kecam Keras Agresi AS!

Iran Diserang, Putin Pasang Badan: Rusia Kecam Keras Agresi AS!

Video | Selasa, 24 Juni 2025 | 17:05 WIB

Dasco Sebut Calon Dubes Indonesia untuk AS Sudah Ada, Belum Disampaikan ke DPR

Dasco Sebut Calon Dubes Indonesia untuk AS Sudah Ada, Belum Disampaikan ke DPR

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 15:07 WIB

Menteri Luar Negeri Iran: Belum Ada Kesepakatan Gencatan Senjata dengan Israel

Menteri Luar Negeri Iran: Belum Ada Kesepakatan Gencatan Senjata dengan Israel

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 12:36 WIB

Arab Saudi Mengecam Serangan yang Dilancarkan Iran ke Pangkalan Militer AS di Qatar

Arab Saudi Mengecam Serangan yang Dilancarkan Iran ke Pangkalan Militer AS di Qatar

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 12:04 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×